Cerita binatang kali ini sangat bermakna,karena kita dapat tahu kalau sifat yang tamak,sombong dan tak mau berfikir itu akan menciptakan susah sendiri nantinya.
Tokoh-tokoh dalam kisah ini,
Singa
Kera
Tupai
Macan Tutul
Badak
Gajah
Srigala
Dan penghuni Hutan lainnya.
Langsung saja kita simak ceritanya,selamat membaca yah adik-adik.
![]() |
| Sang Kera |
Pada suatu hari di tengah dalam hutan rimba,terdengar bunyi singa si Raja hutan mengeram kesakitan,ternyata singa si raja hutan di tembak oleh seorang pemburu hutan.mendengar kabar menyerupai itu semua penghuni hutan jadi gelisah alasannya mereka kini tidak punya raja lagi ,di karenakan Raja nya sudah di tembak oleh si pemburu.
Singkat cerita,seisi penghuni hutan pun berkumpul,untuk pemilihan raja hutan yang baru,semuanya berdiskusi untuk menentukan raja mereka yang baru,yang paling pertama di pilih ialah si macan tutul,tetapi si macan tutul menolaknya dengan alasan " jangan aku,aku melihat insan saja sudah lari tunggang langgang" ujar macan tutul.
"Jika macan tutul tidak mau,kalau begitu badak,karena kamu amat kuat" kata hewan lain.
"Tidak-tidak saya tidak mau,karena pengelihatanku kurang baik,aku sering sekali menabrak pohon-pohonan" Ujar Si badak.
"mungkin yang pantas kamu saja gajah yang jadi raja,karena Badan mu paling Besar di sini" kata hewan lainnya.
"Gerakan tubuhku sangat lambat,dan saya pun tidak dapat berkelahi" sahut si gajah.
Sangat berisik terdengar alasannya mereka harus menentukan siapa yang pantas menjadi Raja,semuanya saling menunjuk kandidat-kandidatnya,dan semua yang di tunjuk pun menolak untuk menjadi raja.
"Mungkin hari ini kita cukupkan hingga disini ,kita akan lanjut besok" kata Gajah.
Saat semua hewan akan bubar tiba-tiba dari arah belakang kera berteriak dan berkata "Tunggu,Bagaimana bila insan saja yang menjadi Raja,manuisia kan sudah membunuh singa".
"Tidak Mungkin" jawab si tupai
"Coba kalian perhatikan aku,aku sangat menyerupai dengan insan bukan?"ujar si monyet "Maka akulah yang sangat cocok menjadi raja kan" lanjut perkataan si kera.
Dan sehabis melalui perundingan,akhirnya semua penghuni hutan pun setuju Kera lah yang akan menjadi raja hutan yang Baru.
Tapi sehabis monyet menjadi raja,ternyata tingkah lakunya monyet sama sekali tidak menyerupai seorang Raja.Kerja si kera hanya bermalas-malasan sambil menyantap hidangan makanan-makanan yang lezat.Binatang yang lain pun merasa kesal,yang paling kesal terhadap monyet ialah srigala.
"bagaimana si monyet dapat menyamakan dirinya dengan manusia?" pikir si srigala."Badan nya memang ada kesamaan,tapi Otaknya tidak" lanjut pikir si srigala.
Setelah usang berfikir,akhirnaya si srigala pun mendapat ide.
Suatu Hari,si srigala pun menghadap raja.srigala berkata " tuanku,aku menemukan masakan yang amat sangat lezat,dan saya yakin tuanku niscaya sangat menyukainya,bila tuan mau saya akan antar tuan ke kawasan itu".
Dan tanpa berfikir lagi si monyet pun alhasil pergi berdua dengan srigala.
Di dalam di tengah-tengah hutan rimba,terlihat onggokan buah-buahan kesukaan kera,karena sifatnya yang tamak,kera eksklusif menyergap buah-buahan kesukaannya.ternyata si kera kena jebakan yang di buat manusia,dia pun eksklusif terperosok ke dalam lubang tanah.
"Tolong,,tolong," si monyet berteriak, sambil berjuang dengan keras biar ia dapat keluar dari perangkap yang di buat insan itu.
"Ha,,ha,,ha,, Tak ku sangka dan tak pernah saya banyangkan,seorang raja bertingkah bodoh,Dia dapat terjebak perangkap yang di buat oleh manusia,kalau punya raja terbelakang mana mungkin ia dapat melindungi rakyatnya".Ujar si srigala di saksikan binatang-binatang lainnya.
Para binatang pun meninggalkan monyet yang sedang terkena perangkap alasannya ketamakan,dan kebodohannya.
Dan monyet pun menjadi tangkapan manusia.
Demikian adik-adik cerita wacana monyet yang menjadi raja tamak.
