Showing posts with label Dongeng Binatang. Show all posts
Showing posts with label Dongeng Binatang. Show all posts

Sunday, December 23, 2018

Dongeng Semut, Ulat Dan Kancil

Mari selamatkan budaya membaca cerita Semut, ulat dan kancil.

Awal cerita, dipagi hari yang cerah sekali. Seekor Semut sedang berjalan kesana kemari sedang mencari makan. Diperjalanan pencarian makannya, Si semut bertemu dengan seekor ulat yang sedang berjalan lambat.

Diperjalanan pencarian makannya timbul perasaan Sisemut ingin mengejek Siulat.
"Hai, Ulaaattt," semut menyapa kepada ulat
"Hai juga Semut" Jawab Siulat sambil menoleh kan kepalanya kearah si Semut.

 Seekor Semut sedang berjalan kesana kemari sedang mencari makan  Cerita Semut, Ulat Dan Kancil
dongeng anak bergambar

Mungkin kau suka juga :
"Ulat, Bolehkah saya bertanya sesuatu?" Tanya Semut
"Silahkan Semut, kau mau tanya apa?" jawab si Ulat.
"Selama saya hidup saya telah hampir semua hutan ini ku jelajahi. Tapi saya sangat heran jikalau melihat mu Ulat, Binatang-binatang yang pernah kutemui yang berada di dalam hutan ini memiliki warna-warni yang terlihat sangat menarik dan cantik. akan tetapi, Sepertinya hanya kau ulat yang terlihat tidak anggun dan menarik" Ejek Sisemut.

Siulat hanya membisu saja mendengar kata-kata si semut tadi. Si Ulat sama sekali tidak menanggapi perkataan si Semut tadi. Si ulat pun melanjutkan langkah nya meninggalkan si semut, namun tampaknya si Semut sengaja sekali ingin meng ejek si ulat.

Si semut mengejar si Ulat dan memberhentikannya.
"Hey, ulat kenapa kau tidak jawab pertanyaan ku tadi? kau hanya pergi begitu saja tanpa kata jawaban sedikit pun,?" Kata si Semut

Namun si ulat kembali tidak menjawab perkataan si semut tadi, Si ulat kembali melangkahkan kaki nya. Begitu terus menerus,dan hingga balasannya Si kancil melihat insiden itu dan berkata kepada semut "Hei semut, apa yang kau lakukan? mengapa kau suka sekali mengejek Ulat? Kita kan sama-sama binatang, tak baik lah jikalau kita suka mengejek satu sama lain," Kata sikancil kepada semut.
"Aku sama sekali tidak mengejek ulat kancil, saya memang berkata benar bukan!" Jawab si Semut.

Singkat cerita, beberapa ahad kemudian. Tampak semut yang sedang asyik berjalan meniti bebatuan di tepian sungai. Karena keasikannya sisemut tidak melihat jalan dan tanpa disadari si semut menginjak kerikil yang licin dan terjatuh ke Air sungai.

"Tolooonng ... tolooooooooonnng...!" teriak semut meminta pertolongan.

Kncil yang mendengar teriakan minta tolong itu pun eksklusif menghapiri. Sikancil pun sangat terkejut melihat sisemut hampir karam didalam air.

Akan tetapi, sikancil tidak dapat berbuat apa-apa. Karena si semut sudah terbawa arus ketengah sungai.

"Tolooong ... tolooooonnng ..." kancil pun ikut berteriak meminta bantua kepada hewan lain penghuni hutan.

Mungkin kau suka juga :
Tiba-tiba, tampak dari kejauhan Se ekor kupu-kupu yang sangat anggun menghapiri sikancil dan bertanya "Kenapa kancil ? ada apa?" tanya sikupu-kupu anggun itu kepada kancil.

"Kau lihat ditengah sungai itu, ada semut yang hanyut dan hampir mati tenggelam" Jawab sikancil
Melihat sisemut hampir tenggelam, sikupu-kupu pun eksklusif mencari selembar daun kering dan ia letakan di permukaan air sungai erat semut. Si semut pun eksklusif menaiki daun tersebut dan kupu-kupu menarikanya kepinggiran sungai.

"Syukurlah, kau selamat semut, kupu-kupu tiba sempurna waktu untuk menolong mu" ujar kancil
"Aku sangat berhutang akal kepada mu Kupu-kupu, terimakasih kau sudah menolong ku tadi. Namun, saya sama sekali gres melihatmu, kau benar-benar anggun dengan saya yang indah itu" ujar semut

"Sebenarnya kita sudah pernah bertemu dan saling mengenal jikalau kau masih mengingatnya semut, saya yaitu seekor ulat yang pernah kau ejek. Aku gres saja metamorfosa menjadi seekor kupu-kupu" Jawab Kupu - kupu sambil tersenyum

Terlihat semut sangat aib sesudah mendengar jawaban dari kupu-kupu. Dan didalam hatinya ia berjanji tidak akan pernah mengejek siapa pu lagi.


Thursday, December 20, 2018

Dongeng Fabel - Si Kancil, Tikus Dan Harimau Yang Bodoh

Cerita Fabel Kancil - Adik-adik yang baik, Dongeng anak kali ini akan bercerita perihal kancil, tikus dan harimau. Nah adik-adik yuk kita baca saja dongeng nya.

Awal cerita, suatu hari di tengah hutan terlihat seekor tikus yang sedang asyik bermain. Ia berkeliling-keliling dan bernyanyi dengan sangat riang. Akan tetapi, si tikus tidak sadar kalau iya bermain sudah sangat kemudian jauh dari rumah.

 suatu hari di tengah hutan terlihat seekor tikus yang sedang asyik bermain Dongeng Fabel - Si kancil, Tikus Dan Harimau Yang Bodoh
cerpen kancil

Setelah sangat jauh dari rumahnya, si tikus pun menyadari bahwa beliau bermain sudah sangat jauh. Si tikus eksklusif tetapkan untuk kembali pulang kerumahnya, dan akan tetapi karena si tikus terlalu jauh masuk ke dalam hutan balasannya ia pun tersesat di dalam hutan.

Namun ,saat si Tikus dalam kebingungan Mencari jalan untuk pulang kembali ke rumahnya, beliau malah kesasar hingga ke sebuah sarang Harimau. Ia pun melihat harimau jantan itu sedang tertidur lelap, terlihat di muka si tikus sangat ketakutan. Karena kepanikan nya melihat harimau yang sedang tidur beliau pun berlari dan tidak sadar telah menginjak kaki si harimau itu.

Si harimau pun terbangun dari tidurnya dan terlihat sangat murka alasannya waktu istirahatnya telah terganggu. Ditangkap lah si tikus oleh harimau itu, dicengkeram nya si tikus dengan kuku-kuku yang tajam.

Cerita Yang Kamu Suka Lainnya :



Si tikus pun berusaha sekuat tenaga untuk sanggup lepas dari cengkraman kuku kuku harimau itu sambil berteriak-teriak " lepaskan saya tuan Harimau, lepaskanlah aku. Aku sungguh tidak sengaja telah mengganggu istirahat mu. Tolong tuan Harimau lepaskan aku."

" saya tidak akan Melepaskanmu, kamu sudah ganggu saya sedang beristirahat. Kau tahu kan sifatku? Aku sangat murka kalau ada binatang lain mengganggu istirahat ku." jawab siHarimau

Tidak jauh dari kawasan itu nada si kancil yang sedang minum di tepian sebuah sungai. Kancil pun mendengar suara teriakan si tikus, dan ia pun mencari sumber bunyi itu. Setibanya si kancil terkejut, melihat seekor tikus dalam cengkraman Harimau dan sedang memohon minta dilepaskan. Sebenarnya si kancil merasa sangat takut melihat si harimau yang besar dan berpengaruh itu, akan tetapi beliau sangat kasihan melihat nasib si tikus sudah siap dimangsa oleh si harimau.

Dan pada akhirnya, si kancil memberanikan diri untuk mendekati dan menghampiri mereka. Terlihat raut muka si tikus sangat bahagia melihat kancil datang. Siti ku sangat berharap bahwa kancil sanggup menolongnya. Berpura-pura tidak tahu si kancil pun menyapa kepada Harimau dan tikus.
" hey, kalian berdua sedang apa? Sepertinya asik sekali kalian bermain. Bolehkah saya ikut?" tanya si kancil

" hahaha, kancil, kamu sangat berani tiba ke sini. Sini kamu kancil kebetulan perutku kini sangat lapar." kata si harimau

" hahaha... Hahaha harimau, kenapa saya harus takut kepadamu harimau. Kau tahu, saya yakni Raja di dalam hutan ini. Mana mungkin saya takut kepadamu Harimau. Aku sanggup mengalahkan semua penghuni hutan ini." jawab Si Kancil dengan gaya bijaknya

" apa benar yang kamu katakan, kancil?" tanya Harimau dan harimau pun merasa penasaran

" hai Harimau, kamu tidak percaya? Jika kamu tidak percaya kalau saya yakni raja di hutan ini, kamu sanggup tanyakan eksklusif pada penasehat ku." tukas Si Kancil

" hahaha... Penasehat??? Hahaha, di mana kancil saya sanggup menemui penasehat mu itu....?" tanya si harimau yang makin mulai penasaran

" hey Harimau, kamu akal-akalan tidak tahu saja. Itu kini yang kamu cengkram yakni penasehat yang paling saya percaya. Disini di dalam hutan ini ia yakni penasehat yang sangat disegani. Jika kamu melukai penasehat ku dan hingga terjadi apa-apa dengan nya, saya benar-benar tidak akan memaafkanmu Harimau." jawab Si Kancil sambil berlaga dengan tegas

Si harimau pun mulai terpengaruh dengan ucapan ucapan Si Kancil, penghuni gres yang belum usang tinggal di dalam hutan itu. Makara memang benar-benar tidak tahu perihal semua hal di dalam hutan ini termasuk siapa raja di dalam hutan ini.

" hei kamu tikus, benarkah apa yang dikatakan kancil? Bahwa beliau yakni seorang raja di dalam hutan ini." tany harimau kepada si tikus

Akhirnya, si tikus menyadari bahwa Si Kancil telah berbohong untuk menolongnya dan si tikus pun mengikuti drama yang sedang dimainkan oleh si kancil.
" iya benar sekali, kancil memang yakni raja di dalam hutan ini, dan saya yakni penasehatnya. Di hutan ini kancil sangat ditakuti dan disegani oleh semua binatang di dalam hutan ini. Jika kamu tidak percaya kamu sanggup tanya eksklusif kepada binatang-binatang di dalam hutan ini." jawab si tikus

Harimau pun mulai merasa takut mendengar jawaban dari si tikus, akan tetapi si harimau tidak mengatakan rasa ketakutannya.
" hahaha... Tikus, kancil... Aku tidak percaya dengan omong kosong kalian. Coba kalian buktikan kalau apa yang kalian katakan itu memang benar?" tanya Harimau

 suatu hari di tengah hutan terlihat seekor tikus yang sedang asyik bermain Dongeng Fabel - Si kancil, Tikus Dan Harimau Yang Bodoh
Dongeng Kancil

Cerita Yang Kamu Suka Lainnya :


Kancil pun terlihat bingung, beliau melongo sejenak di dalam hati kecilnya ia berkata bagaimana ia sanggup membuktikan. Namun alasannya kecerdikannya ia berusaha Tetap hening di depan harimau, meskipun gotong royong beliau merasa sangat takut.

" kamu masih tidak percaya kepada ku Harimau? Kau perlu bukti? Baiklah Harimau, beberapa hari yang kemudian saya pernah mengalahkan Harimau besar sepertimu, saya sangat murka alasannya Harimau itu sangat kurang didik kepadaku dan saya masih menyimpan kepalanya di dalam sumur dipinggir sungai. Untuk dijadikan peringatan bagi hewan-hewan lain tegar tidak bersikap kurang didik kepadaku di dalam hutan ini. Jika kamu mau bukti, oke saya akan menunjukkannya kepadamu Harimau. Dan kamu dihentikan menyesal" kata si kancil sambil sedikit mengeluarkan kata-kata ancamannya

Mendengarkan kancil berbicara, harimau pun sudah mulai merasa ketakutan
" oke kancil, coba kamu tunjukan dimana kamu simpan kepala harimau malang itu. Akan tetapi kancil, kalau kamu menipuku kamu akan menjadi makan siangku" kata Harimau

Mendengar gertakan si harimau si tikus pun merasa ketakutan namun ya tahu akan budi Si Kancil, dan si kancil pun mengedipkan mata kepada si tikus.

Akhirnya kancil membawa harimau itu ke tepi sungai. Mereka menuju sumur di pinggir sungai dan sumur itu sangat gelap dan dalam. Namun, alasannya pantulan cahaya matahari yang menciptakan air bening di dalam sumur itu itu berkilau ibarat cermin.

" kita sudah hingga di kawasan yang saya maksud harimau, kini kamu sanggup membuktikannya sendiri. Kau coba lihat sendiri di dalam sumur itu. Aku menyimpan kepala harimau malang itu di dalam sumur itu." kata kancil

Si harimau pun merasa sangat penasaran, tapi hatinya sangat takut. Ia pun memberanikan diri untuk melihat ke dalam sumur itu. Ia hanya mengintip saja alasannya gotong royong hatinya sangat takut. Tetapi sesudah ia membuka mata dan melihat kepala harimau di dalam sumur itu benar-benar ada beliau sangat terkejut. Di dalam hatinya harimau itu berkata " ternyata, apa yang dikatakan oleh si kancil memang benar." si harimau sangat ketakutan, beliau pun eksklusif melarikan diri berlari dengan cepat alasannya takut nasibnya ibarat harimau Malang yang pernah dikalahkan oleh kancil.

Kancil dan si tikus pun tertawa puas melihat harimau berlari ketakutan begitu cepat, mereka sudah berhasil mengelabui Harimau yang sombong itu.

Sebenarnya, di dalam sumur itu tidak ada apapun selain air yang sangat bening ibarat kaca. Hanya saja alasannya Harimau bodoh, harimau tidak menyadari bahwa kepala harimau yang ada di dalam sumur itu yakni bayangannya sendiri.
Tag:
cerita, kisah anak, cerpen, dongeng untuk tidur, dongeng anak, si kancil, cerpen kancil, cerpen si tikus, cerpen si harimau, cerita bergambar, cerpen bahasa, content positif, facebook kisah anak, kisah raja hutan,

Monday, December 17, 2018

Cerita Anak : Si Kancil Yang Usil Dan Pembohong Besar

Selamat sore adik-adik yang baik. Kali ini si kancil yang usil dan pembohong besar. Seperti biasanya dongeng anak akan membagikan dongeng cerita anak anak yang mendidik. Gak usah panjang lebar deh intronya, yuk adik-adik mari kita baca saja dongeng anaknya.

 akan update dengan dongeng dongeng terbaru yang berjudul  Cerita Anak : si Kancil Yang Usil Dan Pembohong Besar

Pada suatu hari di padang rumput yang terhampar hijau oleh rerumputan, hiduplah seekor kancil. Ia sangat gemar menjahili dan usil terhadap hewan lain.

Tidak hanya itu, sikancil juga sangat suka berbohong, bahkan akhir kebohongannya itu banyak hewan binatang penghuni padang rumput celaka dibuatnya.

Pada suatu hari sikancil berjalan jalan untuk mencari korban kesenangannya. Ia melihat segerombolan kawanan rusa yang sedang makan rumput.

Melihat kawanan rusa itu mulai niat jahatnya untuk menjahili.

"Nah, ada kumpulan rusa disana, saya akan kerjai pak rusa, tapi bagaimana caranya ya?" si kancil mulai berfikir keras dan tak usang lalu muncul lah pandangan gres jahil dikepala sikancil.

"Ha.. ha.. ha... saya buat panik saja mereka dan niscaya mereka akan lari saling bertubrukan alasannya yakni ketakutan... ha.. ha.. ha..." benak sikancil.

Dan sikancil pun mulai melaksanankan pandangan gres nakalnya untuk mengerjai kawanan rusa. Ia mulai berlari menghampiri kawanan rusa itu dengan sembari berteriak " lari... lari... lari pak rusa... ada singa sedang mengamuk..."

Seketika itu juga kawanan rusa lari berhamburan tak beraturan, hingga ada salah satu anak rusa yang terjatuh kejurang.

Si kancil terlihat merasa puas melihat kawanan rusa lari terbirit birit.

Setelah menjahili kawanan rusa sikancil pun melanjutkan perjalanan kembali sembari mencari cari korban lainnya di padang rumput.

Tak usang Ia melihat keluarga pak kerbau dari arah kejauhan. Dan sikancil pun melaksanakan hal sama ibarat apa yang diperbuatnya kepada kawanan rusa.

"Lari... cepat lari... lari pak kerbau, ada singa mengamuk," teriak sikancil sambil berlari.

Dan sontak saja kerbau kerbau pun berlarian, hingga ada salah satu kerbau betina yang sedang hamil mengalami keguguran. Duka si kerbau telah menjadi suka cita bagi sikancil yang nakal.

Pada hari berikutnya pak rusa bertemu dengan pak kerbau, mereka berdua menceritakan kejadian yang mereka alami ketika kemarin.

Selagi mereka bercerita membahas kejadian yang mereka alami kemarin, yang disebsbkan oleh ulah si kancil. Tiba datang terdengar bunyi teriakan sikancil dari arah kejauhan meminta tolong.

"Tolong .. tolong .. tolong aku, saya dikejar pak singa, tolong .. pak singa mengamuk," teriak sikancil meminta tolong.

Tapi semua hewan binatang di padang rumput itu sudah tidak perduli lagi dengan sikancil, alasannya yakni mereka sering di jahili dan dibohongi olehnya.

Dan dengan sekuat tenaga sikancil berusaha berlari menghindar dari kejaran pak singa yang sedang lapar.

Akan tetapi apalah daya, singa berlari lebih cepat dari si kancil. Dan kesudahannya sikancil pun disergap dan dilahap oleh singa.

Nah adik-adik, tau kan makna dari dongeng binatang diatas. Maknanya yakni kita dihentikan jahil, usil dan berbohong kepada orang lain ya. Kalau suka berbohong nanti yang rugi kita-kita juga ya.

Mungkin adik-adik suka dongeng hewan yang lainnya juga, silahkan adik-adik baca juga dongeng dibawah ini ya.

Dongeng Lainnya:
Hikayat Sapi Dan Kerbau Bertukar Kulit
Sikancil, Tikus dan Harimau Yang Bodoh
Kisah Persahabatan Tupai Dan Ikan Gabus
Semut, Ulat dan Sikancil
Ayam Jantan Yang Cerdik Melawan Rubah Yang Licik

Sunday, December 16, 2018

Cerita Monyet Jadi Raja Hutan

Kali ini guru akan bercerita wacana kera yang jadi raja hutan rimba.

Cerita binatang kali ini sangat bermakna,karena kita dapat tahu kalau sifat yang tamak,sombong dan tak mau berfikir itu akan menciptakan susah sendiri nantinya.

Tokoh-tokoh dalam kisah ini,

Singa

Kera

Tupai

Macan Tutul

Badak

Gajah

Srigala

Dan penghuni Hutan lainnya.

Langsung saja kita simak ceritanya,selamat membaca yah adik-adik.

karena kita dapat tahu kalau sifat yang tamak Cerita Kera Makara Raja Hutan
Sang Kera

Pada suatu hari di tengah dalam hutan rimba,terdengar bunyi singa si Raja hutan mengeram kesakitan,ternyata singa si raja hutan di tembak oleh seorang pemburu hutan.mendengar kabar menyerupai itu semua penghuni hutan jadi gelisah alasannya mereka kini tidak punya raja lagi ,di karenakan Raja nya sudah di tembak oleh si pemburu.

Singkat cerita,seisi penghuni hutan pun berkumpul,untuk pemilihan raja hutan yang baru,semuanya berdiskusi untuk menentukan raja mereka yang baru,yang paling pertama di pilih ialah si macan tutul,tetapi si macan tutul menolaknya dengan alasan " jangan aku,aku melihat insan saja sudah lari tunggang langgang" ujar macan tutul.

"Jika macan tutul tidak mau,kalau begitu badak,karena kamu amat kuat" kata hewan lain.

"Tidak-tidak saya tidak mau,karena pengelihatanku kurang baik,aku sering sekali menabrak pohon-pohonan" Ujar Si badak.

"mungkin yang pantas kamu saja gajah yang jadi raja,karena Badan mu paling Besar di sini" kata hewan lainnya.

"Gerakan tubuhku sangat lambat,dan saya pun tidak dapat berkelahi" sahut si gajah.

Sangat berisik terdengar alasannya mereka harus menentukan siapa yang pantas menjadi Raja,semuanya saling menunjuk kandidat-kandidatnya,dan semua yang di tunjuk pun menolak untuk menjadi raja.

"Mungkin hari ini kita cukupkan hingga disini ,kita akan lanjut besok" kata Gajah.

Saat semua hewan akan bubar tiba-tiba dari arah belakang kera berteriak dan berkata "Tunggu,Bagaimana bila insan saja yang menjadi Raja,manuisia kan sudah membunuh singa".

"Tidak Mungkin" jawab si tupai

"Coba kalian perhatikan aku,aku sangat menyerupai dengan insan bukan?"ujar si monyet "Maka akulah yang sangat cocok menjadi raja kan" lanjut perkataan si kera.

Dan sehabis melalui perundingan,akhirnya semua penghuni hutan pun setuju Kera lah yang akan menjadi raja hutan yang Baru.

Tapi sehabis monyet menjadi raja,ternyata tingkah lakunya monyet sama sekali tidak menyerupai seorang Raja.Kerja si kera hanya bermalas-malasan sambil menyantap hidangan makanan-makanan yang lezat.Binatang yang lain pun merasa kesal,yang paling kesal terhadap monyet ialah srigala.

"bagaimana si monyet dapat menyamakan dirinya dengan manusia?" pikir si srigala."Badan nya memang ada kesamaan,tapi Otaknya tidak" lanjut pikir si srigala.

Setelah usang berfikir,akhirnaya si srigala pun mendapat ide.

Suatu Hari,si srigala pun menghadap raja.srigala berkata " tuanku,aku menemukan masakan yang amat sangat lezat,dan saya yakin tuanku niscaya sangat menyukainya,bila tuan mau saya akan antar tuan ke kawasan itu".

Dan tanpa berfikir lagi si monyet pun alhasil pergi berdua dengan srigala.

Di dalam di tengah-tengah hutan rimba,terlihat onggokan buah-buahan kesukaan kera,karena sifatnya yang tamak,kera eksklusif menyergap buah-buahan kesukaannya.ternyata si kera kena jebakan yang di buat manusia,dia pun eksklusif terperosok ke dalam lubang tanah.

"Tolong,,tolong," si monyet berteriak, sambil berjuang dengan keras biar ia dapat keluar dari perangkap yang di buat insan itu.

"Ha,,ha,,ha,, Tak ku sangka dan tak pernah saya banyangkan,seorang raja bertingkah bodoh,Dia dapat terjebak perangkap yang di buat oleh manusia,kalau punya raja terbelakang mana mungkin ia dapat melindungi rakyatnya".Ujar si srigala di saksikan binatang-binatang lainnya.

Para binatang pun meninggalkan monyet yang sedang terkena perangkap alasannya ketamakan,dan kebodohannya.

Dan monyet pun menjadi tangkapan manusia.

Demikian adik-adik cerita wacana monyet yang menjadi raja tamak.

Monday, December 3, 2018

- Anak Katak Sombong Dengan Anak Lembu

Pada suatu hari, ditengah padang rumput yang luas, ada sebuah bak yang di huni oleh berpuluh puluh ekor anak katak yang berjulukan Kethus.

Si kethus yaitu anak katak yang berbadan beasr dan paling kuat, dan alasannya kelebihannya itu. Si kethus pun hidup nya sangat sombong sekali, Karena ia merasa ia lah yang paling besar dan besar lengan berkuasa diantara bawah umur katak lainnya, dan tidak ada anak katak seumuran ia yang sanggup mengalahkannya.

 ada sebuah bak yang di huni oleh berpuluh puluh ekor   - Anak Katak Sombong dengan Anak Lembu
: Anak Katak Sombong dengan Anak Lembu

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Sebenarnya abang nya si kethus sudah sering kali menasehati nya, biar kethus tidak bersikap besar kepala dan sombong terhadap sobat temannya. Akan tetapi si kethus tidak pernah menghiraukan nasehat-nasehat dari kakaknya.

Karena kesombongannya, teman-teman si kethus pun mulai menghindarinya, dan pada balasannya si kethus pun tidak memiliki sobat lagi.

Singkat cerita pada suatu pagi hari, si kethus sedang berlatih melompat, ketika ia sedang berlatih melompat ia situ juga ada seekor anak lembu yang sedang bermain disitu.

Terlihat sesekali anak lembu itu mendekati ibunya untuk menyedot susu. Si anak lembu itu terlihat gembira sekali, Ia berlari lari sambil se sekali menyegok rumput yang segar, dan dengan tidak sengaja pengecap si anak sapi itu terkena tubuh si kethus.

Si kethus pun murka sambil menggumam di dalam hatinya "Huh,, Berani sekali makhluk ini mengusik ku", sikethus pun menjauhi anak lembu itu. Sebenarnya si anak lembu itu tidak berniat untuk mengganggu si kethus, namun alasannya kebetulan pergerakan si anak sapi dan si kethus sama sehingga menyebabkan kethus menjadi cemas dan melompat menyelamatkan diri.

Dengan nafas yang terengah-engah, sikethus hingga di tepi kolam. Melihat si kethus sangat kecapean, mitra kawannya pun nampak heran. "Hei kethus,,, kau tampak nya lelah sekali hingga terengah-engah, dan muka kau juga terlihat sangat pucat sekali." tanya salah satu temannya.

"Tidak,, saya tidak apa apa. Aku hanya cemas saja, kau lihat makhluk di tengah padang rumput itu, saya tidak tahu makhluk apa itu, tapi makhluk itu sangat sombong dan hendak menelanku." kata si kethus kepada sobat temannya.

Tak usang kakaknya si kethus tiba menghampiri dan berkata, "makhluk itu anak lembu, kethus. dan sepengetahuan abang anak lembu itu tidak jahat. Mereka memang biasa di lepaskan dipadang rumput ini setiap pagi."

"Kenapa abang sanggup bilang makhluk itu tidak jahat, saya hampir hampir saja ditelannya tadi," kata si kethus.

"Tidak mungkin kethus, alasannya lembu hanya makan rumput saja. Dia tidak makan katak ataupun ikan." jawab si abang nya kethus.

"kakak, saya tidak percaya bila makhluk itu tidak makan katak. Tadi saja saya dikejarnya dan hampir ditendang olehnya." celah si kethus.

Kemudian sifat sombong si kethus pun muncul dan berkata kepada kawan-kawan nya, "Hey kawan-kawan, sebetulnya saya sanggup saja melawan makhluk itu dengan menggembungkan diriku." sombongnya dengan bangga.

"Lawan saja kethus... lawan makhluk itu, kau niscaya menang." teriak kawan-kawan si kethus.

Mendengar itu kakaknya si kethus pun mengingatkan kepada si kethus, "Sudah lah kethus, kau tidak akan sanggup menandingi lembu itu. itu sangat berbahaya, bisa-bisa kau akan menerima celaka, sudah hentikan."

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Akan tetapi si kethus tidak memperdulikan omongan dari kakaknya. Si kethus terus saja menggembungkan dirinya alasannya menerima dorongan dari sobat temannya. Sebenarnya temen-temannya sengaja hendak memberi pelajaran kepada si kethus yang sombong itu.

"Ayo kethus...ayo sedikit lagi kethus...teruskan..." teriak teman-temannya seolah-olah menyemangati si kethus.

Tiba-tiba si kethus jatuh lemas, alasannya di menggembung terlalu sangat besar. Si kethus pun mencicipi perutnya sangat sakit dan perlahan lahan dikempiskannya.

Melihat keadaan adiknya yang jatuh alasannya lemas, kakaknya pun kemudian membantu.
"Sukurlah kau kethus, kau tidak apa-apa" kata kakaknya.

Singkat cerita si kethus pun telah sembuh dari sakitnya, dan ia mengerti ia jatuh sakit alasannya kesombongannya.

Tag:
dongeng anak, dongeng anak, dongeng anak terbaru, dongeng sebelum tidur, dongeng bergambar, dongeng dongeng, guru cerita, dongeng anak terbaru, fairy tales

Friday, November 30, 2018

Kancil Hakim Yang Pintar - Cerita Binatang

Adik - adik dongeng sang kancil memang sangat paling di minati oleh anak-anak, dongeng si kancil mempunya banyak kisah dan judul dengan aksara kancil yang pandai dan pintar. Adik-adik tentu suka membaca juga kan. Kali ini kaka akan menuliskan dongeng kancil dengan judul "KANCIL HAKIM YANG CERDIK", mari adik-adik kita lanjutkan membaca ceritanya.

Search suggest : kancil menjadi hakim, hakim binatang, dongeng rimba, kancil yang cerdik, cerpen kancil, dongeng kancil, kancil dan buaya, dongeng sang kancil, sang kancil

Hakim Yang Cerdik Memperdaya Buaya

Pada suatu hari ditepi hutan yang subur ada tiga ekor Sapi, mereka yaitu Sapi betina, Sapi jantan dan anak mereka seekor Sapi yang gres beranjak remaja.

Tampak pemandangan tepi hutan yang indah dan rumput yang hijau tumbuh subur menciptakan mereka gembira. Terlihat anak Sapi berlarian kesana kemari.
"Bu saya mau jalan ke tepi sungai"
"Boleh tapi jangan jauh-jauh ya!" jawab Ibu Sapi
"iya Bu . . !"

Sapi muda itu pun berjalan pergi ketepi sungai, ia melihat banyak hewan-hewan kecil di sekitar sungai. Hatinya bahagia ketika melihat katak berloncatan kian kemari.

 adik dongeng sang kancil memang sangat paling di minati oleh anak Kancil Hakim Yang Cerdik - Dongeng Binatang
Dongeng kancil

Tak terasa ia pun sudah jauh meninggalkan daerah kedua orang tuanya.
"Toolooong . . .!" tiba-tiba si Sapi muda mendengar bunyi merintih minta tolong. Aih, ternyata didepan sana ada seekor Buaya sedang tertindih batang pohon yang patah.

"Tolong, tolong lah saya . . ." rintih siBuaya dengan bunyi sangat memelas.
"Kau ini kenapa Buaya" tanya Sapi sambil mendekat
"Aduh Sapi yang baik, sudah dua hari saya tertindih kayu besar ini"
"Siapakah yang menindihmu dengan batang kayu besar ini Buaya" Tanya Sapi lagi.
"gara-gara gempa bumi dua hari yang lalau. dan kini tolong lah saya Sapi yang baik" Jawab si Buaya
"Ah, saya rasa saya tidak akan sanggup menolong mu" Kata Sapi
"Lho, kenapa? kamu niscaya besar lengan berkuasa mendorong kayu yang menindihku ini."
"Kuat sih besar lengan berkuasa Buaya, tapi. . . . .!!"
"Tapi kenapa Sapi?"

Anak Sapi itu teringat pesan-pesan dari ibunya bahwa bangsa Buaya tidak sanggup dipercaya, mereka memiliki sifat licik sekali dan suka makan daging binatang lainnya.

"Tidak Buaya, saya ingat pesan Ibuku dan saya tidak mau menolong mu Buaya" Kata Sapi."Kalau kamu ku tolong nanti jangan-jangan kamu akan memangsaku Buaya. ."

"Jangan kuatir Sapi, saya tidak akan melukai mu."
"Tidak Buaya . .! Aku tidak sanggup mempercayaimu."
"Oh, Sapi yang baik. Apakah kamu tidak kasihan kepadaku, sudah dua hari saya tersiksa begini, tak sanggup makan tak sanggup minum, dan dada saya pun terasa sangat sesak Sapi" rayu si Buaya.

"Tapi kamu binatang jahat Buaya"
"Oh Sapi yang baik, itu kan dulu. Dan sesudah tertindih kayu begini kini saya sadar bahwa saya memerlukan binatang lain, maka kini ini saya sudah bertobat, tolonglah saya Sapi, huk..huk..huk. . ." Rayu Buaya sambil mengeluarkan air mata.

Sapi muda itu pun mulai terpengaruh oleh rayuan Buaya, dan lama-lama Sapi pun merasa kasihan juga terhadap Buaya.
"Baiklah Buaya, saya akan menolongmu, tapi kamu harus komitmen Buaya, nanti sesudah saya tolong kamu jangan memakan atau mencelakakan saya Buaya"
"Iya saya komitmen Sapi, percayalah" jawab Buaya.

Lalu Sapi muda pun berusaha menolong Buaya dengan mendorong kayu sekuat tenaga, dan akhirnya plong! Buaya terlepas dari tindihan batang kayu. Tapi....astaga! begitu Buaya sudah bebas dan terlepas dari tindihan kayu Buaya itu eksklusif meloncat ke punggung Sapi dan menerkam punuk si Sapi.

 adik dongeng sang kancil memang sangat paling di minati oleh anak Kancil Hakim Yang Cerdik - Dongeng Binatang
dongeng untuk anak

"Aduuhh..!" pekik Sapi kesakitan. "kenapa kamu menggigit punukku Buaya?"
"Lho, saya kan sudah minta tolong kepadamu Sapi, bahwa saya tertindih kayu selama dua hari, tidak makan dan tidak minum. Sekarang kamu harus menolongku supaya saya bebas dari rasa haus dan lapar." kata si Buaya.
"Dengan memakan dagingku?" tukas Sapi.
"Betul Sapi, sekaligus meminum darahmu."
"Dasar Buaya licik, tidak tahu balas budi!"
"Sudahlah Sapi muda yang bodoh!" sergah Buaya."kau terima saja nasibmu."
"Tidak Buaya, ini tidak adil" teriak Sapi.
"Lho, ini sudah aturan rimba Sapi, Siapa yang besar lengan berkuasa dialah yang menang"
"Tidak Buaya, saya tidak sanggup terima." tukas Sapi.
"Kau sanggup bertanya pada makhluk yang lain, boleh binatang ataupun benda apa saja, niscaya mereka akan membenarkanku" Sahut Buaya.
"Ya, saya akan meminta keadilan pada yang lain" kata Sapi.


Datang santunan kancil ditunjuk sebagai hakim

Dan kebetulan ketika itu ada tikar lapuk hanyut di sungai. Sapi menceritakan insiden yang menimpanya dan meminta pendapat tikar lapuk. Apa jawabannya?
"Itu sudah benar, terimalah nasibmu. Aku juga mengalaminya, ketika saya masih dalam keadaan gres saya di pakai, jikalau saya kotor saya dibersihkan tapi sesudah ku lapuk dan banyak yang bolong saya dibuang begitu saja kesungai" jawab Tikar lapuk.
"Nah, benarkan kataku Sapi" sahut Buaya.
"Tidak, nah itu ada keranjang hanyut." protes Sapi. Tapi ketika keranjang itu di tanya jawabannya persis ibarat tikar
"ketika masih gres da masih utuh saya dipakai, kini sesudah rusak saya dibuang begitu saja kesungai"
"Nah, benar'kan?" sahut Buaya.

Tiba-tiba ada seekor belibis betina bau tanah berenang, Sapi dan Buaya pun meminta pendapat bebek.
"Kukira Buaya benar, alasannya insan juga kejam, ketika saya masih muda dan sanggup bertelur saya dipelihara, kini ketika saya mau disembelih, untungnya saya sanggup melarikan diri, jadi tirulah perbuatan manusia, mereka mau enaknya sendiri"
"Hohoho... kamu mau mengadu kemana lagi Sapi."

Saat itu kebetulan kancil lewat didepan Buaya dan Sapi. Kali ini Buaya yang meminta pendapat kancil. Buaya juga yakin kalau kancil juga akan membenarkan pendiriannya.

"Kalau saya diminta menjadi hakim, saya harus tahu awal kejadiannya." kata kancil."Apakah kalian keberatan jikalau mengulang awal insiden yang kalian alamai?"
"Tidak! saya tidak keberatan." sahut Buaya.

 adik dongeng sang kancil memang sangat paling di minati oleh anak Kancil Hakim Yang Cerdik - Dongeng Binatang
dongeng anak

Maka dilakukanlah pengulangan itu. Buaya kembali ketempatnya semula dan Sapi mengembalikan kayu yang semula menindih Buaya kepunggung Buaya.
"Benarkah kejadiannya ibarat ini?" tanya kancil
"Benar!" jawab Sapi dan Buaya bersamaan
"lalu Buaya memanggilku supaya saya mau menolongnya" sahut Sapi

Kancil mendekati Sapi dan berbisik kepada Sapi "Ayo Sapi kita tinggalkan saja Buaya jahat ini. Tidak usah kamu tolong"
Sapi gres sadar inilah kesempatan baginya lolos dari ancaman maut. Tanpa basa busuk lagi Sapi mengikuti arah lari kancil yang sudah meloncat lri lebih dulu.

"Hei..... tunggu.... ! Jangan pergi dulu.... !" teriak Buaya. Tapi Sapi dan kancil tidak menghiraukannya.

Baca juga dongeng lainnya:
Kancil Dan Siput Lomba Berlari

Hikmah Cerita :

Adik-adik yang baik dari cerita pendek tadi kita sanggup ambil hikmahnya. Bahwa memiliki sifat yang Rakus dan tidak tahu balas kebijaksanaan jadinya sanggup celaka.
Nah adik-adik yang baik sekian cerita kancil yang cerdik dari kakak, baca lagi yuk, cerita-cerita kancil lainnya.

Thursday, November 29, 2018

Dongeng Pendek - Bangau Renta Yang Licik

Cerita Bangau bau tanah yang licik hasil sadur ulang terjemahan kedalam bahasa indonesia. Cerita berisi pesan moral bahwa perbuatan licik akan mendapat jawaban celaka.

Diceritakan dahulu kala. Ada seekor bangau bau tanah yang susah, susah alasannya ia tidak sanggup menangkap ikan secepat dulu lagi. Usianya telah menggerogoti kekuatan dan kegesitan nya, padahal Talaga dimana daerah ia tinggal aneka macam ikannya yang berwarna-warni.

 hasil sadur ulang terjemahan kedalam bahasa indonesia Dongeng Pendek - Bangau Tua Yang Licik
dongeng pendek

Si bangau yang sudah bau tanah itu telah menjadi loyo dan lemah, ia tidak sanggup lagi menangkap ikan-ikan di danau itu. Sejenak bangau itu berpikir,
" tampaknya saya harus memakai siasat" dalam pikiran bangau bau tanah itu.
Kemudian bangau bau tanah itu pasang agresi di tepi Telaga. Ia bangun terpekur dengan wajah murung dan sedih. Walau pun kan-ikan yang berenang di dekatnya sengaja tidak ia hiraukan, padahal menyerupai biasanya ia selalu mematuk atau memangsa ikan-ikan di dalam danau itu.

Tiba-tiba seekor kodok menghampirinya dan bertanya " pak Bangau, mengapa engkau kelihatan duka sekali? Mengapa engkau tidak mencoba menangkapku?"
" tidak," kata bangau dengan sedih. " saya sudah tua, saya sudah cukup puas alasannya sudah aneka macam ikan ikan, kodok kodok dan kepiting kepiting yang ku makan dari Telaga ini."
" lho? Terus kenapa kok kelihatannya engkau bersedih?" sahut Si Kodok
" semuanya akan berakhir..." kata bangau tua.
" ada apa kiranya bangau?" si Kodok penasaran.

Kembali sibangau berkata dengan sedih, " kemarin saya telah mendengar rencana penduduk setempat, rupanya mereka akan mengosongkan Telaga ini dan akan menimbun dengan tanah untuk menanam buah dan sayuran."
" wah, itu gawat sekali...!" seru Si Kodok
" Iya, semua ikan-ikan, kodok, kepiting dan hewan-hewan lainnya akan mati tertimbun oleh tanah, kemudian saya juga mungkin akan mati alasannya tidak sanggup mencari makan lagi." ujar si bangau duka dengan diiringi tetes air mata.

Si Kodok yang lincah berenang itu segera memberitahukan hal itu kepada penghuni Telaga lainnya. Semua ikan, kodok, kepiting dan hewan-hewan kecil lainnya ketakutan mendengar informasi jelek itu.
" apa yang harus kita lakukan?" tanya mereka kepada sesamanya
" mari kita menemui Pak Bangau, ia lebih bau tanah dan berpengalaman Mungkin ia bisa membantu untuk menyelamatkan kita."

Sambil menangis tersedu-sedu semua penghuni Telaga menghadap bangau tua, mereka memohon," selamatkanlah kami, kami tidak mau mati. Hanya engkau bangau bau tanah yang sanggup memikirkan rencana untuk menyelamatkan kami."
Si burung bangau bau tanah berpura-pura berfikir dengan keras dan berkata
" saya akan mencoba kemampuan terbaik untuk menyelamatkan nyawa kalian semua, saya tahu Telaga lain cuma agak sedikit jauh dari sini. Bila kalian percaya kepadaku, saya akan membawamu dan semuanya ke sana." begitu ucap bangau bau tanah kepada para penghuni danau.

Akhirnya, semua ikan, kodok dan kepiting mulai bertengkar di antara mereka sendiri. Masing-masing ingin paling dulu dibawa oleh si Bangau.
" sebentar, sebentar semuanya," kata si bangau dengan tegas " kita semua harus sabar. Aku sudah bau tanah dan lemah serta gampang lelah. Aku akan membawamu seekor seekor pada waktu pada satu waktu. Aku akan membawa ikan-ikan terlebih dahulu."
" kini saatnya menjalankan rencana itu," pikir sang Bangau.
Lalu kemudian ia cepat-cepat mematuk seekor ikan di paruhnya yang tajam itu kemudian bangau bau tanah pun terbang.

" sudah hingga kah kita ke Telaga, tuan Bangau?" tanya si ikan dengan sangat ketakutan sesudah beberapa usang dibawa terbang oleh si Bangau bau tanah dua.
" ehem, ehem," jawab sibangau dengan paruhnya mengatup lebih erat pada ikan. Kemudian si bangau bau tanah hinggap pada tebing Karang dan dengan cepat yang melahap mangsanya.

Hari-hari berlalu penuh kegembiraan bagi sang Bangau. Manakala ia merasa lapar, ia akan mengambil seekor ikan dan berpura-pura mengangkutnya ke Telaga yang baru, menjadikannya santapan lezat.

Suatu hari, seekor Kepiting tiba menuju sang Bangau dan bersungut-sungut " pak bangau, itu tidak adil. Kau tampaknya hanya membantu para ikan saja. Setiap hari engkau membawanya meninggalkan Telaga ini, kemudian kapan giliranku?"
Si bangau bau tanah pun tersenyum licik pada dirinya " hehehe... Kesempatan baik mendapat ekor kepiting untuk makan siang hari ini," pikir Si bangau bau tanah di dalam hatinya
" sepakat kepiting," kata si Bangau, " hari ini giliranmu."

Akhirnya, si bangau bau tanah itu membawa si kepiting dalam paruhnya dan segera terbang. Mereka terbang agak jauh tetapi kepiting tidak sanggup melihat gejala adanya telaga yang dijanjikan.
Ketika sang bangau mulai menukik menuju tebing Karang di bawah, sedikit timbul kecurigaan si kepiting. Ketika mereka semakin akrab pada tebing, sang kepiting terkejut menyaksikan tulang tulang ikan awut-awutan dimana-mana. Akhirnya sang kepiting menyadari, apa yang bergotong-royong yang telah dilakukan oleh si bangau tua.

Cerita Lainnya :

" ternyata ia menipu kami," pikir Si kepiting." awas ya, akan kubalas kamu bangau tua."
Ketika bangau mulai terbang merendah, tiba-tiba si kepiting mencengkeram leher bangau yang panjang dan ramping itu dengan cupit nya yang berpengaruh dan menjepitnya kuat-kuat.

" aduh," sang bangau memekik " lepaskan aku!"
Akan tetapi sikepiting malah justru menguatkan dan mengeraskan jepitannya. Sibangau bau tanah berusaha sekuat tenaga melepaskan diri dari cengkraman Kepiting itu akan tetapi ia tidak berhasil.

" mampuslah kamu bangau keparat," teriak si kepiting dengan mengerahkan seluruh tenaganya hingga leher sibangau putus. Kepalanya menggelinding ke tanah. Si kepiting yang pemberani itu menyeret kepala bangau yang putus ke dalam telaga. Semua penghuni Telaga bertanya heran,

"lho,,? Kamu kenapa kok kembali lagi?"
" Iya," jawab si kepiting dengan sangat murka " pak bangau rupanya yaitu penipu besar. Ia secara licik telah menciptakan jebakan untuk membunuh semua ikan, kodok dan kepiting dari Telaga ini. Ia telah berbohong perihal membawa kita dengan selamat. Ia hanya membawa kita satu persatu pada tebing Karang yang tandus Dan melahap Kita. Namun bagaimanapun juga, saya telah mengakhiri rencana jahatnya itu dengan cara memutus lehernya."

Seluruh penghuni Telaga itu bersorak gembira, mereka mengelu-elukan si kepiting sebagai pahlawan yang telah menyelamatkan jiwa mereka.

Terms :
bangau licik,

Wednesday, November 28, 2018

- Si Renta Burung Hantu Dan Belalang

Cerita Burung Hantu Tua Dan Belalang
Pada suatu hari disebuah pohon bau tanah hidup seorang burung hantu, ia ialah burung hantu bau tanah pemarah dan galak. terutama bila ada yang mengganggu ketika ia sedang tidur. burung hantu itu selalu tidur di siang hari dan ia akan berdiri bila matahari sudah terbenam ketika cahaya mulai memudar di langit.

Dan perlahan lahan ia menggeliat dan metanya berkedip kedip dari dalam lubang pohon bau tanah itu. Siburung hantu berseru "hooo..hooo..hooo..oo..ooo." Suaranya menggema melalui kayu yang rimbun ia mulai memburu serangga, katak, tikus dan kumbang sebagai masakan favorite nya.

 Pada suatu hari disebuah pohon bau tanah hidup seorang burung hantu  - Si Tua Burung Hantu Dan Belalang
dongeng dongeng anak

Singkat cerita, disuatu sore pada isu terkini panas dengan udara yang terasa hangat. Ia sedang tertidur pulas di dalam lubang pohon tua, tiba-tiba ada seekor belalang yang sedang beryanyi lagu gembira. namun nyanyiannya itu sangat menyesakan indera pendengaran si burung hantu. Burung hantu bau tanah itu pun menengok dari dalam lubang pohon yang dipakai sebagai pintu dan jendela itu.

"Hey, pergi dari sini kamu belalang," katanya kepada si belalang tersebut.
"Apakah kamu tidak mempunyai sopan santun belalang? kamu setidaknya harus menghormati usia ku yang sudah bau tanah dan membiarkan saya tidur dengan hening !!!"

Akan tetapi si belalang itu menjawab dengan nada yang sangat agresif bahwa ia juga punya hak di pohon bau tanah ini. si belalang itu pun malah menjadi-jadi dengan sengaja bernyanyi kembali dengan bunyi lebih keras dari sebelumnya.

Dongeng anak Lainnya :
Si burung hantu bau tanah pun sadar bahwa tidak ada gunanya berdebat dengan si belalang yang keras kepala ini, selain itu alasannya matahari masih bersinar menciptakan matanya masih rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum si belalang itu.

Terdengar si belalang terus saja bernyanyi dengan bunyi yang keras dan menciptakan si burung hantu bau tanah itu tidak sanggup memejamkan matanya. Si burung hantu pun berfikir dan menerima wangsit bagaimana menghukum si belalang itu di siang hari ini.

Si burung hantu kembali menengokan kepalanya dari dalam lobang pohon bau tanah itu. Namun kali ini si burung hantu berbicara dengan sangat ramah sekali kepada si belalang.

"Hay, tuan belalang yang baik hati. Jika saya terus terjaga saya niscaya akan mendengarkan kamu bernyanyi. Tapi ketika ini saya mempunyai anggur yummy disini, anggur ini kiriman dari Olympus, dan anggur ini saya pikir minuman Apollo sebelum ia menyanyi untuk para tuhan tertinggi. Jika kamu mau, saya persilahkan kamu tiba berkunjung kesini untuk menikmati anggur yummy ini bersama-sama. Dan saya tahu bila kamu meminum anggur ini, niscaya kamu sanggup bernyanyi ibarat Apollo." rayu si burung hantu kepada si belalang.

Belalang kurang akil itu pun terbawa hanyut oleh kata - kata sanjungan si burung hantu bau tanah itu. Dan Si belalang melompat kesarang burung hantu, begitu si belalang cukup akrab dalam jangkauan pengelihatan si burung hantu. Si burung hantu tua itu pun pribadi menerkam dan memakan nya.



Tag :
cerpen, dongeng pendek, dongeng bergambar, dongeng, dongeng sebelum tidur, dongeng bagus, download dongeng,

Monday, November 26, 2018

Dongeng Pendek - Asal Mula Nyamuk Pertama Kali

dongeng bergambar untuk anak sebelum tidur. Mari kita baca kisah dongengnya.

Dahulu kala, di sebuah perkampungan ada seorang petani yang sedehana dengan bersama istrinya yang sangat cantik. Mereka ber dua tingal di rumah yang sedehana dan hidup mereka pun bergantung kepada hasil tani. Sipetani selalu bekerja keras setiap hari di ladang, akan tetapi siistri kerjanya hanya bersolek saja bahkan siistri tidak mempedulikan akan rumah tangganya.

Cerita dongeng wacana asal usul nyamuk pertama kali Dongeng Pendek - Asal Mula Nyamuk Pertama Kali
Dongeng anak

Dongeng Lainnya :

Dalam hidup yang serba sederhana, rupanya sang istri tidak puas dengan keadaan hidup mereka. Dia merasa selayaknya suaminya itu berpenghasilan besar semoga supaya Ia dapat merawat kecantikannya. Karena si Petani sangat mencintai istrinya ia pun bekerja lebih keras untuk memnuhi tuntutan si istri. Akan tetapi sekeras apapun ia bekerja, tetap saja si petani itu tidak dapat memenuhi kebutuhan istrinya, alasannya selain istrinya suka minta di belikan obat-obat kecantikan yang harganya mahal, Si istri juga suka minta di belikan pakaian yang bagus - bagus yang berharga mahal juga.

Si istri petani pun risikonya jatuh sakit alasannya Dia hanya sibuk mengurusi penampilan dan kecantikannya saja, dan tidak memperhatikan kesehatannya. hari demi hari siistri sakitnya makin parah saja dan pada risikonya Siistri petani itu meningal dunia. Terlihat si suami sangat begitu sedih, sepanjang hari ia terus saja menangisi istrinya yang sekarang sudah terbujur kaku tanpa daya. Karena ia sangat menyayanginya, si petani pun tidak mau menguburkan badan istri yang sangat dicintainya itu. Dan beliau pun berfikir dan berniat untuk menghidupkan nya kembali.

Pada Esok harinya si petani malang itu menjual semua miliknya untuk membeli sebuah sampan. Untuk di gunakan menyusuri sungai menuju daerah yang diyakininya sebagai daerah persemayaman para dewa-dewa. "Pasti para yang kuasa mau menghidupkan kembali istriku", begitu yang ada dipikiran nya. Walau pun beliau tidak begitu tahu persis dimana daerah persemayaman para yang kuasa itu, petani itu terus saja mengayuh sampannya hingga risikonya sampan itu pun tersangkut alasannya kabut tebal yang menghalangi pandangannya.

Ketika kabut menguap, terlihat samar dihadapannya bangun sebuah gunung yang sangat tinggi, yang puncak gunung itu hingga menembus awan. Dia berpikir disinilah tempat tinggal para yang kuasa dewa. Dan beliau pun kemudian mendaki gunung yang sangat tinggi itu dengan membawa jasad istrinya.

Didalam perjalanannya si petani itu bertemu dengan seorang lelaki tua.
"Kau pasti yang kuasa penghuni khayangan ini," seru sipetani kepada si lelaki renta itu. Dan Dia pun menjelaskan panjang lebar wacana maksud kedatangannya ketempat itu. Lelaki renta menjawab sambil tersenyum " sungguh, kamu ialah suami yang baik sekali. Akan tetapi, apa gunanya kalau meng hidupkan kembali istrimu? " tanya lelaki renta itu.
"Dia sangat berarti bagiku, dan beliau lah yang menciptakan saya bersemangat. Maka tolong hidupkan lah istriku kembali," Jawab sipetani dengan penuh harap.

Lalu lelaki renta itu menganggukan kepalanya dan berkata, "Baiklah kalu itu kemauan mu, akan saya turuti undangan mu itu. Sebagaimana sebagai jawaban atas kerjakeras mu selamaini, saya akan memberimu diam-diam bagaimana caranya menghidupkan kembali istri mu. Sekarang kamu tusuk ujung jarimu, kemudian kamu teteskan 3 tetes darah mu ke mulutnya. Dan pasti istrimu akan hidup kembali, dan kalau istri mu macam-macam, kamu ingatkan beliau bahwa beliau hidup dari tiga tetes darah mu."

Dan sipetani pun pribadi dengan segera melakukan pesan dari lelaki renta tadi. Dan ajaib, istrinya benar - benar hidup kembali. Dan tanpa berpikir panjang, sipetani pun membawa pulang istrinya. Tapi sang istri tahu , bahwa selain sampan yang dinaiki mereka berdua, sekarang si suaminya pun tidak punya apa-apa lagi alasannya semuanya sudah ia jual. Lalu bagaimana dan dengan apa suaminya dapat memenuhi untuk merawat kecantikannya.

Setelah usang perjalanan menyusuri sungai, kemudian hingga lah si petani dan istrinya itu disebuah pelabuhan yang begitu ramai. Sipetani pun turun dari sampannya dan pergi kepasar untuk membeli bekal perjalanan mereka. Kebetulan disebelah sampan mereka bersandar sebuah bahtera yang sangat indah milik saudagar kaya yang sedang bersinggah juga di daerah itu. Si saudagar pun melihat kecantikan si istri sipetani itu, si saudagar pun jatuh cinta dan membujuk perempuan anggun itu semoga ikut bersamanya.

"Seandainya kalau kamu mau ikut bersamaku, saya berjanji apa pun yang kamu minta akan saya berikan," kata sang saudagar.
Dan siistri petani itu tergoda, risikonya Dia pun pergi ikut dengan sang saudagar kaya itu. Sepulangnya daripasar si petani terkejut bukan main, alasannya istrinya tidak ada di sampannya. Dia pun mencari istrinya kesana kemari, akan tetapi sia-sia.

Dongeng Lainnya :

Singkat cerita, Setahun sudah berlalu. Sipetani pun risikonya bertemu dengan istrinya. Akan tetapi istrinya menolak untuk kembali kepadanya. Sipetani pun kemudian teringat kepada yang kuasa di gunung khayangan itu. Sipetani pun berkata kepada istrinya, "Sungguh, sungguh kamu tidak tahu berterima kasih. Asal kamu tahu, bahwa kamu dapat hidup kembali alasannya kamu minum tiga tetes darah ku."

Istrinya pun tertawa mengejek, "Jadi, saya harus mengembalikan tiga tetes darah mu? baiklah...." Sang istri pun menusuk salah stu ujung jarinya dengan maksud memberi tiga tets darahnya kepada suaminya. Namun, begitu tetes darah ketiga menitik dari jari nya, tiba-tiba wajah nya menjadi pucat, dan tubuhnya pun menjadi lemas, dan hingga risikonya jatuh mati tak berdaya.

Setelah si istri mati, beliau pun berubah menjadi menjadi seekor nyamuk. Nah semenjak itu, disetiap malam nyamuk jelmaan perempuan anggun itu berusaha menghisap darah manusia, dengan impian semoga Dia dapat kembali ke wujudnya semula.
Tag :
cerita dongeng, kisah dongeng anak, dongeng anak, dongeng anak terbaru, dongeng anak sebelum tidur, kisah nyamuk, dongeng nyamuk, cerpen nyamuk, dongeng nyamuk pertama, asal usul nyamuk pertama kali, kisah rakyat, dongeng bergambar

Sunday, November 25, 2018

Dongeng Ayam Jantan Yang Arif Melawan Rubah Yang Licik

Adik-adik yang baik, hari ini si Ayam jantan yang bakir melawan si Rubah yang licik. Hikmah yang dapat kita ambil dari dongeng hari ini ialah "Jadilah orang yang bakir tetapi tidak licik" Nah, kini kita baca Dongengnya yuk...

si Ayam jantan yang bakir melawan si Rubah yang licik Dongeng Ayam Jantan Yang Cerdik Melawan Rubah Yang Licik

Pada suatu dihari senja, sosok sang matahari pun mulai tengelam. Terlihat seekor ayam jantan terbang keatas dahan pohon untuk bertengger dan beristirahat.

Ayam jantan pun mengepakan sayapnya dan mulai berkokok dengan keras mengabarkan bahwa hari mulai malam.

Samar-samar dari kejauhan, ada seekor Rubah yang sedang kelaparan mencari makan. Mendengar kokokan Ayam si Rubah melihat seekor Ayam jantan sedang bertengger diatas dahan pohon.

Si Rubah berpikir sejenak untuk menjebak bagaimana semoga si Ayam jantan mau turun dari atas dahan pohon.

Saat Ayam jantan jawaban berkokok sebagai kiprah sorenya, tiba seekor Rubah menghampirinya.

Baca dongeng anak lainnya:
Dongeng kupu-kupu dan semut yang sombong
Dongeng pendek lucu : dongeng monyet dan kelinci
Dongeng anak inspiratif : Cerita ayah, anak dan seekor keledai
Dongeng anak : Asal ajakan guntur dilangit
Dongeng anak : Cerpen burung hantu renta dan belalang

Si Ayam jantan pun kaget dan sekaligus curiga melihat kedatangan si Rubah dengan muka yang bersahabat.

"Ada apa kau tiba kemari Rubah," tanya si Ayam jantan

"Hey, kau ayam. Sudahkah kau mendengar? bahwa ada info yang sangat bagus," ujar si Rubah dengan gelagat menyenangkan dan bersemangat.

"Kabar wacana apa itu Rubah?" tanya si Ayam jantan dengan tenang, walaupun si Ayam jantan merasa absurd dan sedikit gugup sebab si Ayam jantan bekerjsama merasa takut dengan Rubah.

"Kini kita dekat teman, keluarga mu dan keluarga ku dan semua hewan lainnya telah bersepakat untuk melupakan perbedaan, mulai kini dan selamanya kita semua hidup dalam perdamaian dan persahabatan. Coba kau pikir teman, wacana kabar manis ini. Aku sangat bahagia sekali dan ingin sekali untuk memeluk mu sahabatku, turunlah kau kesini teman, dan marilah kita rayakan kabar manis ini dengan gembira," rayu si Rubah, memulai agresi liciknya.

"Wah, ini kabar yang manis sekali Rubah, saya sangat bahagia mendengar kabar ini," ujar si Ayam Jantan.

Sambil berbicara si Ayam jantan menjinjitkan kakinya dan menoleh kiri kanan, seakan-akan si ayam jantan melihat dan menantikan kedatangan sesuatu dari kejauhan.

"Kau sedang melihat apa sahabatku, mari sini peluk sahabat gres mu ini teman," tanya si Rubah sedikit cemas.

"Aku melihat sepasang anjing, tampaknya menuju kemari. Mereka pun niscaya telah mendengar kabar baik ini," jawab si Ayam jantan.

Si Rubah sudah tampak ketakutan mendengar sepasang anjing akan datang. Dan tak menunggu usang lagi si Rubah pun kabur berlari.

"Hey sahabat ku, tungguuu... kenapa engkau lari? kini anjing ialah sahabat kau juga...," teriak si Ayam jantan.

"Aku terlupa sesuatu sahabatku... saya masih memiliki kiprah yang sangat penting sahabatku" jawab si Rubah sambil terus berlari.

Si Ayam jantan tertawa terbahak-bahak, sebab ia telah berhasil memperdaya si Rubah yang licik dan melihat si Rubah lari tunggang langgang.

Saturday, November 24, 2018

Bergambar - Kisah Kupu-Kupu Dan Semut

cerita anak-anak. Maaf yah adik-adik. Nah kali ini abang akan menceritakan kisah semut yang sombong dan kupu-kupu. Seru lho dongeng nya. Yuk kita baca dongeng bersama-sama.

 Nah kali ini abang akan menceritakan kisah   Bergambar - Cerita Kupu-kupu dan Semut

Pada suatu hari, di kisahkan didalam hutan yang sangat lebat, didalamnya tinggal majemuk binatang, ada semut, ada gajah, harimau, burung, kupu-kupu dan sebagainya.

Satu malam datanglah topan yang sangat dahsyat, topan yang menciptakan seluruh penghuni hutan itu menjadi panik. Semua para binatang berlarian ketakutan dan berusaha berlindung dari topan yang dahsyat itu.

Keesokan harinya matahari muncul dengan sangat cerah, sesudah semalam diporak porandakan oleh badai. Terdengar bunyi kicauan-kicauan burung yang merdu. Akan tetapi aneka macam pepohonan yang tumbang dan terlihat awut-awutan jawaban topan semalam.

Di salah satu dahan pohon yang tumbang tersebut melekat satu kepompong. Ia tampak duka alasannya ketika semalam topan datang, ia tidak dapat lari untuk berlindung.

Tak usang lalu keluar seekor semut yang muncul dari balik tanah. Semut yang memiliki sifat sombong dan arogan seakan tidak perduli melihat keadaan kepompong.

Baca dongeng anak lainnya :
Anak katak yang sombong dan anak lembu
Dongeng asal mula rumah siput
Kisah persahabatan bajing dan ikan gabus
Dongeng kancil yang arif dan harimau
Dongeng bangau bau tanah yang licik
Dongeng merak dan bangau

Dengan sombongnya si semut berkata "Hey, kamu kepompong. Coba kamu lihat aku, saya dapat berlindung dari serangan topan semalam. Aku tidak menyerupai kamu kepompong, lihat badan mu yang hampir rusak dan lembap kuyup jawaban badai, ha..ha...ha.... " ucap sisemut dengan sombongnya.

Tak hanya sombong dihadapan kepompong saja, ternyata si semut pun menyombongkan dirinya kepada hewan lain didalam hutan yang sedang bersedih alasannya kerusakan topan semalam.

Sampai ke esokan harinya, ketika sisemut berjalan-jalan, si semut tidak sadar kalau ia telah menginjak lumpur hidup. Tak usang semut pun terjebak dan hampir terhisap oleh lumpur itu.

"Toolooonggg... toloooooongggg... saya terjebak dilumpur ini... tolong lah aku," teriak si semut.

Tak usang muncul lah seekor kupu-kupu terbang diatas si semut.

"Hey, kamu kupu-kupu. tolong lah aku," pinta si semut

"Kenapa saya harus menolong mu semut, bukankah kamu itu ahli dapat selamat dari apapun," jawab kupu-kupu.

"aku masih ingat perkataan mu semut, dengan sombongnya kamu menghina dan tertawa diatas penderitaan ku kemarin. Apakah kamu masih ingat saya semut? saya kepompong yang kamu tertawakan disaat saya sedang duka alasannya topan kemarin," lanjut kata sikupu-kupu.

Sisemut mendengar itu merasa aib sekali atas kesombongannya dan atas sikapnya yang mentertawakan hewan lain yang sedang kesusahan.

"Maafkan saya kupu-kupu, memang kemarin saya telah salah kepada mu. Tapi jikalau kamu jikalau kamu mau menolongku, saya sangat berhutang kebijaksanaan kepada mu. Dan jikalau kamu tidak mau menolong ku, saya tidak akan menyalahkan mu, agar lah saya mati bersama kesombongan ku terhisap oleh lumpur ini," kata si semut.

Kupu-kupu yang melihat bencana itu tentu saja tidak tega melihat semut yang sedang kesulitan bertaruh nyawa dengan lumpur. Dan kesudahannya si kupu-kupu menolong sisemut keluar dari lumpur itu.

Sisemut pun berjanji tidak akan menghina dan mentertawakan binatang-binatang didalam hutan yang sedang kesusahan.

Nah adik-adik yang baik, hikmah yang dapat kita petik dari Dongeng anak diatas bahwa kita sebagai makhluk yang kuasa memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Makara janganlah kita menyombongkan diri atas apa yang kita punya. Apalagi kita mentertawakan sobat kita yang sedang dalam kesulitan dan kesusahan.