Showing posts sorted by date for query dongeng-ayam-jantan-yang-cerdik-melawan. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query dongeng-ayam-jantan-yang-cerdik-melawan. Sort by relevance Show all posts

Monday, December 17, 2018

Cerita Anak : Si Kancil Yang Usil Dan Pembohong Besar

Selamat sore adik-adik yang baik. Kali ini si kancil yang usil dan pembohong besar. Seperti biasanya dongeng anak akan membagikan dongeng cerita anak anak yang mendidik. Gak usah panjang lebar deh intronya, yuk adik-adik mari kita baca saja dongeng anaknya.

 akan update dengan dongeng dongeng terbaru yang berjudul  Cerita Anak : si Kancil Yang Usil Dan Pembohong Besar

Pada suatu hari di padang rumput yang terhampar hijau oleh rerumputan, hiduplah seekor kancil. Ia sangat gemar menjahili dan usil terhadap hewan lain.

Tidak hanya itu, sikancil juga sangat suka berbohong, bahkan akhir kebohongannya itu banyak hewan binatang penghuni padang rumput celaka dibuatnya.

Pada suatu hari sikancil berjalan jalan untuk mencari korban kesenangannya. Ia melihat segerombolan kawanan rusa yang sedang makan rumput.

Melihat kawanan rusa itu mulai niat jahatnya untuk menjahili.

"Nah, ada kumpulan rusa disana, saya akan kerjai pak rusa, tapi bagaimana caranya ya?" si kancil mulai berfikir keras dan tak usang lalu muncul lah pandangan gres jahil dikepala sikancil.

"Ha.. ha.. ha... saya buat panik saja mereka dan niscaya mereka akan lari saling bertubrukan alasannya yakni ketakutan... ha.. ha.. ha..." benak sikancil.

Dan sikancil pun mulai melaksanankan pandangan gres nakalnya untuk mengerjai kawanan rusa. Ia mulai berlari menghampiri kawanan rusa itu dengan sembari berteriak " lari... lari... lari pak rusa... ada singa sedang mengamuk..."

Seketika itu juga kawanan rusa lari berhamburan tak beraturan, hingga ada salah satu anak rusa yang terjatuh kejurang.

Si kancil terlihat merasa puas melihat kawanan rusa lari terbirit birit.

Setelah menjahili kawanan rusa sikancil pun melanjutkan perjalanan kembali sembari mencari cari korban lainnya di padang rumput.

Tak usang Ia melihat keluarga pak kerbau dari arah kejauhan. Dan sikancil pun melaksanakan hal sama ibarat apa yang diperbuatnya kepada kawanan rusa.

"Lari... cepat lari... lari pak kerbau, ada singa mengamuk," teriak sikancil sambil berlari.

Dan sontak saja kerbau kerbau pun berlarian, hingga ada salah satu kerbau betina yang sedang hamil mengalami keguguran. Duka si kerbau telah menjadi suka cita bagi sikancil yang nakal.

Pada hari berikutnya pak rusa bertemu dengan pak kerbau, mereka berdua menceritakan kejadian yang mereka alami ketika kemarin.

Selagi mereka bercerita membahas kejadian yang mereka alami kemarin, yang disebsbkan oleh ulah si kancil. Tiba datang terdengar bunyi teriakan sikancil dari arah kejauhan meminta tolong.

"Tolong .. tolong .. tolong aku, saya dikejar pak singa, tolong .. pak singa mengamuk," teriak sikancil meminta tolong.

Tapi semua hewan binatang di padang rumput itu sudah tidak perduli lagi dengan sikancil, alasannya yakni mereka sering di jahili dan dibohongi olehnya.

Dan dengan sekuat tenaga sikancil berusaha berlari menghindar dari kejaran pak singa yang sedang lapar.

Akan tetapi apalah daya, singa berlari lebih cepat dari si kancil. Dan kesudahannya sikancil pun disergap dan dilahap oleh singa.

Nah adik-adik, tau kan makna dari dongeng binatang diatas. Maknanya yakni kita dihentikan jahil, usil dan berbohong kepada orang lain ya. Kalau suka berbohong nanti yang rugi kita-kita juga ya.

Mungkin adik-adik suka dongeng hewan yang lainnya juga, silahkan adik-adik baca juga dongeng dibawah ini ya.

Dongeng Lainnya:
Hikayat Sapi Dan Kerbau Bertukar Kulit
Sikancil, Tikus dan Harimau Yang Bodoh
Kisah Persahabatan Tupai Dan Ikan Gabus
Semut, Ulat dan Sikancil
Ayam Jantan Yang Cerdik Melawan Rubah Yang Licik

Sunday, November 25, 2018

Dongeng Ayam Jantan Yang Arif Melawan Rubah Yang Licik

Adik-adik yang baik, hari ini si Ayam jantan yang bakir melawan si Rubah yang licik. Hikmah yang dapat kita ambil dari dongeng hari ini ialah "Jadilah orang yang bakir tetapi tidak licik" Nah, kini kita baca Dongengnya yuk...

si Ayam jantan yang bakir melawan si Rubah yang licik Dongeng Ayam Jantan Yang Cerdik Melawan Rubah Yang Licik

Pada suatu dihari senja, sosok sang matahari pun mulai tengelam. Terlihat seekor ayam jantan terbang keatas dahan pohon untuk bertengger dan beristirahat.

Ayam jantan pun mengepakan sayapnya dan mulai berkokok dengan keras mengabarkan bahwa hari mulai malam.

Samar-samar dari kejauhan, ada seekor Rubah yang sedang kelaparan mencari makan. Mendengar kokokan Ayam si Rubah melihat seekor Ayam jantan sedang bertengger diatas dahan pohon.

Si Rubah berpikir sejenak untuk menjebak bagaimana semoga si Ayam jantan mau turun dari atas dahan pohon.

Saat Ayam jantan jawaban berkokok sebagai kiprah sorenya, tiba seekor Rubah menghampirinya.

Baca dongeng anak lainnya:
Dongeng kupu-kupu dan semut yang sombong
Dongeng pendek lucu : dongeng monyet dan kelinci
Dongeng anak inspiratif : Cerita ayah, anak dan seekor keledai
Dongeng anak : Asal ajakan guntur dilangit
Dongeng anak : Cerpen burung hantu renta dan belalang

Si Ayam jantan pun kaget dan sekaligus curiga melihat kedatangan si Rubah dengan muka yang bersahabat.

"Ada apa kau tiba kemari Rubah," tanya si Ayam jantan

"Hey, kau ayam. Sudahkah kau mendengar? bahwa ada info yang sangat bagus," ujar si Rubah dengan gelagat menyenangkan dan bersemangat.

"Kabar wacana apa itu Rubah?" tanya si Ayam jantan dengan tenang, walaupun si Ayam jantan merasa absurd dan sedikit gugup sebab si Ayam jantan bekerjsama merasa takut dengan Rubah.

"Kini kita dekat teman, keluarga mu dan keluarga ku dan semua hewan lainnya telah bersepakat untuk melupakan perbedaan, mulai kini dan selamanya kita semua hidup dalam perdamaian dan persahabatan. Coba kau pikir teman, wacana kabar manis ini. Aku sangat bahagia sekali dan ingin sekali untuk memeluk mu sahabatku, turunlah kau kesini teman, dan marilah kita rayakan kabar manis ini dengan gembira," rayu si Rubah, memulai agresi liciknya.

"Wah, ini kabar yang manis sekali Rubah, saya sangat bahagia mendengar kabar ini," ujar si Ayam Jantan.

Sambil berbicara si Ayam jantan menjinjitkan kakinya dan menoleh kiri kanan, seakan-akan si ayam jantan melihat dan menantikan kedatangan sesuatu dari kejauhan.

"Kau sedang melihat apa sahabatku, mari sini peluk sahabat gres mu ini teman," tanya si Rubah sedikit cemas.

"Aku melihat sepasang anjing, tampaknya menuju kemari. Mereka pun niscaya telah mendengar kabar baik ini," jawab si Ayam jantan.

Si Rubah sudah tampak ketakutan mendengar sepasang anjing akan datang. Dan tak menunggu usang lagi si Rubah pun kabur berlari.

"Hey sahabat ku, tungguuu... kenapa engkau lari? kini anjing ialah sahabat kau juga...," teriak si Ayam jantan.

"Aku terlupa sesuatu sahabatku... saya masih memiliki kiprah yang sangat penting sahabatku" jawab si Rubah sambil terus berlari.

Si Ayam jantan tertawa terbahak-bahak, sebab ia telah berhasil memperdaya si Rubah yang licik dan melihat si Rubah lari tunggang langgang.