Showing posts sorted by date for query dongeng-anak-kisah-persahabatan-tupai. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query dongeng-anak-kisah-persahabatan-tupai. Sort by relevance Show all posts

Monday, December 17, 2018

Cerita Anak : Si Kancil Yang Usil Dan Pembohong Besar

Selamat sore adik-adik yang baik. Kali ini si kancil yang usil dan pembohong besar. Seperti biasanya dongeng anak akan membagikan dongeng cerita anak anak yang mendidik. Gak usah panjang lebar deh intronya, yuk adik-adik mari kita baca saja dongeng anaknya.

 akan update dengan dongeng dongeng terbaru yang berjudul  Cerita Anak : si Kancil Yang Usil Dan Pembohong Besar

Pada suatu hari di padang rumput yang terhampar hijau oleh rerumputan, hiduplah seekor kancil. Ia sangat gemar menjahili dan usil terhadap hewan lain.

Tidak hanya itu, sikancil juga sangat suka berbohong, bahkan akhir kebohongannya itu banyak hewan binatang penghuni padang rumput celaka dibuatnya.

Pada suatu hari sikancil berjalan jalan untuk mencari korban kesenangannya. Ia melihat segerombolan kawanan rusa yang sedang makan rumput.

Melihat kawanan rusa itu mulai niat jahatnya untuk menjahili.

"Nah, ada kumpulan rusa disana, saya akan kerjai pak rusa, tapi bagaimana caranya ya?" si kancil mulai berfikir keras dan tak usang lalu muncul lah pandangan gres jahil dikepala sikancil.

"Ha.. ha.. ha... saya buat panik saja mereka dan niscaya mereka akan lari saling bertubrukan alasannya yakni ketakutan... ha.. ha.. ha..." benak sikancil.

Dan sikancil pun mulai melaksanankan pandangan gres nakalnya untuk mengerjai kawanan rusa. Ia mulai berlari menghampiri kawanan rusa itu dengan sembari berteriak " lari... lari... lari pak rusa... ada singa sedang mengamuk..."

Seketika itu juga kawanan rusa lari berhamburan tak beraturan, hingga ada salah satu anak rusa yang terjatuh kejurang.

Si kancil terlihat merasa puas melihat kawanan rusa lari terbirit birit.

Setelah menjahili kawanan rusa sikancil pun melanjutkan perjalanan kembali sembari mencari cari korban lainnya di padang rumput.

Tak usang Ia melihat keluarga pak kerbau dari arah kejauhan. Dan sikancil pun melaksanakan hal sama ibarat apa yang diperbuatnya kepada kawanan rusa.

"Lari... cepat lari... lari pak kerbau, ada singa mengamuk," teriak sikancil sambil berlari.

Dan sontak saja kerbau kerbau pun berlarian, hingga ada salah satu kerbau betina yang sedang hamil mengalami keguguran. Duka si kerbau telah menjadi suka cita bagi sikancil yang nakal.

Pada hari berikutnya pak rusa bertemu dengan pak kerbau, mereka berdua menceritakan kejadian yang mereka alami ketika kemarin.

Selagi mereka bercerita membahas kejadian yang mereka alami kemarin, yang disebsbkan oleh ulah si kancil. Tiba datang terdengar bunyi teriakan sikancil dari arah kejauhan meminta tolong.

"Tolong .. tolong .. tolong aku, saya dikejar pak singa, tolong .. pak singa mengamuk," teriak sikancil meminta tolong.

Tapi semua hewan binatang di padang rumput itu sudah tidak perduli lagi dengan sikancil, alasannya yakni mereka sering di jahili dan dibohongi olehnya.

Dan dengan sekuat tenaga sikancil berusaha berlari menghindar dari kejaran pak singa yang sedang lapar.

Akan tetapi apalah daya, singa berlari lebih cepat dari si kancil. Dan kesudahannya sikancil pun disergap dan dilahap oleh singa.

Nah adik-adik, tau kan makna dari dongeng binatang diatas. Maknanya yakni kita dihentikan jahil, usil dan berbohong kepada orang lain ya. Kalau suka berbohong nanti yang rugi kita-kita juga ya.

Mungkin adik-adik suka dongeng hewan yang lainnya juga, silahkan adik-adik baca juga dongeng dibawah ini ya.

Dongeng Lainnya:
Hikayat Sapi Dan Kerbau Bertukar Kulit
Sikancil, Tikus dan Harimau Yang Bodoh
Kisah Persahabatan Tupai Dan Ikan Gabus
Semut, Ulat dan Sikancil
Ayam Jantan Yang Cerdik Melawan Rubah Yang Licik

Wednesday, November 28, 2018

- Si Renta Burung Hantu Dan Belalang

Cerita Burung Hantu Tua Dan Belalang
Pada suatu hari disebuah pohon bau tanah hidup seorang burung hantu, ia ialah burung hantu bau tanah pemarah dan galak. terutama bila ada yang mengganggu ketika ia sedang tidur. burung hantu itu selalu tidur di siang hari dan ia akan berdiri bila matahari sudah terbenam ketika cahaya mulai memudar di langit.

Dan perlahan lahan ia menggeliat dan metanya berkedip kedip dari dalam lubang pohon bau tanah itu. Siburung hantu berseru "hooo..hooo..hooo..oo..ooo." Suaranya menggema melalui kayu yang rimbun ia mulai memburu serangga, katak, tikus dan kumbang sebagai masakan favorite nya.

 Pada suatu hari disebuah pohon bau tanah hidup seorang burung hantu  - Si Tua Burung Hantu Dan Belalang
dongeng dongeng anak

Singkat cerita, disuatu sore pada isu terkini panas dengan udara yang terasa hangat. Ia sedang tertidur pulas di dalam lubang pohon tua, tiba-tiba ada seekor belalang yang sedang beryanyi lagu gembira. namun nyanyiannya itu sangat menyesakan indera pendengaran si burung hantu. Burung hantu bau tanah itu pun menengok dari dalam lubang pohon yang dipakai sebagai pintu dan jendela itu.

"Hey, pergi dari sini kamu belalang," katanya kepada si belalang tersebut.
"Apakah kamu tidak mempunyai sopan santun belalang? kamu setidaknya harus menghormati usia ku yang sudah bau tanah dan membiarkan saya tidur dengan hening !!!"

Akan tetapi si belalang itu menjawab dengan nada yang sangat agresif bahwa ia juga punya hak di pohon bau tanah ini. si belalang itu pun malah menjadi-jadi dengan sengaja bernyanyi kembali dengan bunyi lebih keras dari sebelumnya.

Dongeng anak Lainnya :
Si burung hantu bau tanah pun sadar bahwa tidak ada gunanya berdebat dengan si belalang yang keras kepala ini, selain itu alasannya matahari masih bersinar menciptakan matanya masih rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum si belalang itu.

Terdengar si belalang terus saja bernyanyi dengan bunyi yang keras dan menciptakan si burung hantu bau tanah itu tidak sanggup memejamkan matanya. Si burung hantu pun berfikir dan menerima wangsit bagaimana menghukum si belalang itu di siang hari ini.

Si burung hantu kembali menengokan kepalanya dari dalam lobang pohon bau tanah itu. Namun kali ini si burung hantu berbicara dengan sangat ramah sekali kepada si belalang.

"Hay, tuan belalang yang baik hati. Jika saya terus terjaga saya niscaya akan mendengarkan kamu bernyanyi. Tapi ketika ini saya mempunyai anggur yummy disini, anggur ini kiriman dari Olympus, dan anggur ini saya pikir minuman Apollo sebelum ia menyanyi untuk para tuhan tertinggi. Jika kamu mau, saya persilahkan kamu tiba berkunjung kesini untuk menikmati anggur yummy ini bersama-sama. Dan saya tahu bila kamu meminum anggur ini, niscaya kamu sanggup bernyanyi ibarat Apollo." rayu si burung hantu kepada si belalang.

Belalang kurang akil itu pun terbawa hanyut oleh kata - kata sanjungan si burung hantu bau tanah itu. Dan Si belalang melompat kesarang burung hantu, begitu si belalang cukup akrab dalam jangkauan pengelihatan si burung hantu. Si burung hantu tua itu pun pribadi menerkam dan memakan nya.



Tag :
cerpen, dongeng pendek, dongeng bergambar, dongeng, dongeng sebelum tidur, dongeng bagus, download dongeng,

Tuesday, November 27, 2018

Dongeng Pendek Lucu - Dongeng Kera Dan Kelinci

Monyet dan kelinci yang berlomba untuk menghilangkan kebiasaan jelek mereka. terlihat kelakuan yang sangat lucu dari mereka ketika mereka berusaha untuk tidak melaksanakan kebiasaan buruknya. Simak saja yu dongeng anak lucu nya

Awal dongeng pada suatu hari, terlihat di pinggir sungai ada seekor monyat dan seekor kelinci. Biasanya si kelinci suka mendengar kebiasaan jelek si monyet yang suka menggaruk-garuk hampir semua bab tubuhnya ia garuk-garuk.

Dan begitupun sebaliknya, Si monyetpun suka apabila mengobrol dengan si kelinci, akan tetapi si simpanse pun merasa terganggu dengan kebiasaan jelek si kelinci yang suka mengendus-endus dan suka menggerakan kuping nya kesisi kanan dan kesisi kiri.

 yang berlomba untuk menghilangkan kebiasaan jelek mereka Dongeng Pendek Lucu - Cerita Monyet Dan Kelinci
Lucu

Dongeng anak Lainnya :

Dan pada hasilnya simonyet pun memberanikan diri berkata dengan maksud menegur kepada si kelinci. "Hei kamu kelinci, apakah kamu sanggup menghentikan kebiasaan jelek mu itu ?" tegur si simpanse kepada si kelinci

"Menghentikan apa monyet?" si kelinci balik bertanya
"Berhenti mengendus-endus, berhenti menggerak-gerakan hidung, dan berhenti menggerak-gerakan indera pendengaran mu yang panjang itu kelinci..., Betapa buruknya kebiasaan kamu kelinci ..." Jawab si monyet

"Hei kamu monyet, kamu hanya sanggup menilai kebiasaan jelek ku saja, bagimana dengan kebiasaan jelek mu? di setiap kita lagi asik ngobrol kamu selalu saja menggeruk-garuk. Sungguh sangat jelek kebiasan mu itu monyet" Tegur si kelinci membalas teguran si simpanse tadi

"kelinci, saya tidak sanggup menghentika nya," kata si monyet
"Monyet, saya tidak selalu harus mengendus, menggerakan indera pendengaran dan hidung ku." kata si kelinci membalas perkataan yang di lontarkan si simpanse kepadanya tadi. Akhirnya mereka pun saling membalas pembicaraan itu. Dan si simpanse pun alasannya yakni tidak terima di tegur menyerupai itu oleh si kelinci, akhiranya si simpanse pun menantang kelinci untuk bertanding.

Si simpanse meminta si kelinci mulai ketika ini ia dihentikan lagi mengendus-endus dan menggerak-gerakan hidung dan telinganya lagi. dan si simpanse pun sama, ia tidak akan lagi menggaruk-garuk lagi.

Singkat cerita, keesokan harinya mereka berdua pun bertemu kembali di pinggir sungai ditempat biasanya mereka berdua bertemu. Mereka berdua sedang menjalankan misi tantangan yang susah, si simpanse jangan menggeruk-garuk lagi, begitupun si kelinci dihentikan mengendus-endus, atau menggerak-gerakan hidung dan telinganya.

Akhirnya sesuai dengan hasil keputusan komitmen mereka berdua, kelinci dan simpanse pun hanya duduk melamun saja. si simpanse tetap membisu tapi ia membisu sedang menahan ingin menggaruk mencicipi kulitnya yang sangat gatal, ia ingin menggaruk dagunya, dan lengan kiri dan kanan nya pun angat terasa gatal. Akan tetapi si simpanse tetap mencoba bertahan dan tetap terdiam.

Begitu pun halnya, si kelinci pun sedang berusaha menahan kebiasaan buruknya itu. Sebenarnya Ia ingin sekali mengendus-enduskan hidungnya, ingin sekali menggerakan kupingnya, tapi ia tetap terlihat duduk diam.

"Monyet, saya punya ide, Kita duduk membisu di sini sudah sangat lama, dan saya pun sudah mulai bosan. Bagaimana jikalau kita mengobrol dan bercerita untuk menghabiskan waktu." Kata si kelinci

"Itu inspirasi yang sangat anggun kelinci, silahkan kamu kelinci bercerita terlebih dahulu " Kata si monyet

Si kelinci pun mulai bercerita. "Monyet, ketika kemarin saya akan tiba kesini untuk menemui mu, saya mencium menyerupai ada singa di balik rerumputan. Oleh alasannya yakni itu, saya pun mengendus-endus udara, tetapi singa itu tidak ada disana. Tapi saya belum yakin di balik rumput itu tidak ada singa, Nah untuk memastikannya saya pun menggerakan hidung ku beberapa kali, tapi tidak ada wangi singa disana. Kemudian saya menggerak-gerakan indera pendengaran ku ke kiri dan kekanan untuk mendengarkan, tetapi memang tidak ada singa di sana. Dan hasilnya saya pun yakin bahwa di balik rumput itu memang tidak ada singa. Kemudian akupun melanjutkan perjalanan ke sini untuk menemuimu temanku."

Simonyet pun mendengarkan dongeng si kelinci itu yang bercerita sambil menggerak-gerakan hidung dan telinganya.

Kemudian si simpanse pun mulai bercerita. "temanku, kemarin pun sama. Saat saya akan menemuimu disini di tengah jalan saya berpapasan dengan beberapa anak-anak, mereka jahil sekali kepadaku kelinci. pertama salah satu diantara mereka melemparkan kelapa dan mengenai kepalaku sempurna disini, dan sianak satunya melemparkan batok kelapa dan sempurna sekali mengenai daguku disini kelinci. Dan dua anak wanita itu melempar ku dengan batok kelapa juga sempurna mengenai tangan kiri dan asisten ku. Kemudian akupun lari secepat-cepatnya ketepi sungai ini untuk menemui mu sahabat ku."

Sikelinci pun mendengarkan dan melihat gerakan simonyet ketika bercerita. Dan sikancil pun tertawa cekikikan, dan si monyetpun tertawa lebar. Sebenarnya sikelinci tahu apa yang dilakukan oleh simonyet, dan sebaliknya si simpanse pun tahu apa yang dilakukan si kelinci.

Dongeng anak Lainnya :

"ya...ya..ya monyet, dongeng mu memang sangat anggun monyet. tapi kamu kalah dalam pertandingan ini monyet, alasannya yakni kamu menggeruk ketika bercerita." kata sikelinci

"Iya kelinci, dongeng mu juga benar-benar anggun kelinci. Tetapi ketika kamu bercerita kamu mengendus-endus dan menggerakan indera pendengaran mu." balas si monyet

"aku pikir kita berdua tidak ada yang sanggup menghilangkan kebiasan jelek kita ini. Karena saya sendiri tidak sanggup menghilangkan kebiasaan ini " kata sikelinci sambil mengendus-endus dan mengerak-gerakan telinganya

"Aku pun sama kelinci, saya pun tidak sanggup menghilangkan kebiasaan jelek ini." Kata si simpanse sambil menggaruk-garuk kepala, dagu dan menggeruk asisten kirinya.

Akhirnya keduanya setuju, bahwa kebiasaan jelek mereka berdua susah dihilangkan. dan mereka pun oke untuk tidak merasa terganggu dengan kebiasaan mereka masing-masing.

Pesan moral dari Dongeng pendek ini yakni Bahwa setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan, Dan kita sebagai makhluk sosial harus sanggup mendapatkan kekurangan orang lain dan tidak memaksakan kehendak kita.
Tag:
dongeng pendek, dongeng anak, dongeng lucu, cerpen lucu, dongeng anak lucu, dongeng lucu untuk anak, dongeng sebelum tidur, dongeng fabel lucu, dongeng hewan lucu, cerpen monyet, cerpen kelinci, buku, cerpen simpanse yang rakus, cerpen simpanse serakah, dongeng simpanse dan kelinci

Monday, November 26, 2018

Dongeng Pendek - Asal Mula Nyamuk Pertama Kali

dongeng bergambar untuk anak sebelum tidur. Mari kita baca kisah dongengnya.

Dahulu kala, di sebuah perkampungan ada seorang petani yang sedehana dengan bersama istrinya yang sangat cantik. Mereka ber dua tingal di rumah yang sedehana dan hidup mereka pun bergantung kepada hasil tani. Sipetani selalu bekerja keras setiap hari di ladang, akan tetapi siistri kerjanya hanya bersolek saja bahkan siistri tidak mempedulikan akan rumah tangganya.

Cerita dongeng wacana asal usul nyamuk pertama kali Dongeng Pendek - Asal Mula Nyamuk Pertama Kali
Dongeng anak

Dongeng Lainnya :

Dalam hidup yang serba sederhana, rupanya sang istri tidak puas dengan keadaan hidup mereka. Dia merasa selayaknya suaminya itu berpenghasilan besar semoga supaya Ia dapat merawat kecantikannya. Karena si Petani sangat mencintai istrinya ia pun bekerja lebih keras untuk memnuhi tuntutan si istri. Akan tetapi sekeras apapun ia bekerja, tetap saja si petani itu tidak dapat memenuhi kebutuhan istrinya, alasannya selain istrinya suka minta di belikan obat-obat kecantikan yang harganya mahal, Si istri juga suka minta di belikan pakaian yang bagus - bagus yang berharga mahal juga.

Si istri petani pun risikonya jatuh sakit alasannya Dia hanya sibuk mengurusi penampilan dan kecantikannya saja, dan tidak memperhatikan kesehatannya. hari demi hari siistri sakitnya makin parah saja dan pada risikonya Siistri petani itu meningal dunia. Terlihat si suami sangat begitu sedih, sepanjang hari ia terus saja menangisi istrinya yang sekarang sudah terbujur kaku tanpa daya. Karena ia sangat menyayanginya, si petani pun tidak mau menguburkan badan istri yang sangat dicintainya itu. Dan beliau pun berfikir dan berniat untuk menghidupkan nya kembali.

Pada Esok harinya si petani malang itu menjual semua miliknya untuk membeli sebuah sampan. Untuk di gunakan menyusuri sungai menuju daerah yang diyakininya sebagai daerah persemayaman para dewa-dewa. "Pasti para yang kuasa mau menghidupkan kembali istriku", begitu yang ada dipikiran nya. Walau pun beliau tidak begitu tahu persis dimana daerah persemayaman para yang kuasa itu, petani itu terus saja mengayuh sampannya hingga risikonya sampan itu pun tersangkut alasannya kabut tebal yang menghalangi pandangannya.

Ketika kabut menguap, terlihat samar dihadapannya bangun sebuah gunung yang sangat tinggi, yang puncak gunung itu hingga menembus awan. Dia berpikir disinilah tempat tinggal para yang kuasa dewa. Dan beliau pun kemudian mendaki gunung yang sangat tinggi itu dengan membawa jasad istrinya.

Didalam perjalanannya si petani itu bertemu dengan seorang lelaki tua.
"Kau pasti yang kuasa penghuni khayangan ini," seru sipetani kepada si lelaki renta itu. Dan Dia pun menjelaskan panjang lebar wacana maksud kedatangannya ketempat itu. Lelaki renta menjawab sambil tersenyum " sungguh, kamu ialah suami yang baik sekali. Akan tetapi, apa gunanya kalau meng hidupkan kembali istrimu? " tanya lelaki renta itu.
"Dia sangat berarti bagiku, dan beliau lah yang menciptakan saya bersemangat. Maka tolong hidupkan lah istriku kembali," Jawab sipetani dengan penuh harap.

Lalu lelaki renta itu menganggukan kepalanya dan berkata, "Baiklah kalu itu kemauan mu, akan saya turuti undangan mu itu. Sebagaimana sebagai jawaban atas kerjakeras mu selamaini, saya akan memberimu diam-diam bagaimana caranya menghidupkan kembali istri mu. Sekarang kamu tusuk ujung jarimu, kemudian kamu teteskan 3 tetes darah mu ke mulutnya. Dan pasti istrimu akan hidup kembali, dan kalau istri mu macam-macam, kamu ingatkan beliau bahwa beliau hidup dari tiga tetes darah mu."

Dan sipetani pun pribadi dengan segera melakukan pesan dari lelaki renta tadi. Dan ajaib, istrinya benar - benar hidup kembali. Dan tanpa berpikir panjang, sipetani pun membawa pulang istrinya. Tapi sang istri tahu , bahwa selain sampan yang dinaiki mereka berdua, sekarang si suaminya pun tidak punya apa-apa lagi alasannya semuanya sudah ia jual. Lalu bagaimana dan dengan apa suaminya dapat memenuhi untuk merawat kecantikannya.

Setelah usang perjalanan menyusuri sungai, kemudian hingga lah si petani dan istrinya itu disebuah pelabuhan yang begitu ramai. Sipetani pun turun dari sampannya dan pergi kepasar untuk membeli bekal perjalanan mereka. Kebetulan disebelah sampan mereka bersandar sebuah bahtera yang sangat indah milik saudagar kaya yang sedang bersinggah juga di daerah itu. Si saudagar pun melihat kecantikan si istri sipetani itu, si saudagar pun jatuh cinta dan membujuk perempuan anggun itu semoga ikut bersamanya.

"Seandainya kalau kamu mau ikut bersamaku, saya berjanji apa pun yang kamu minta akan saya berikan," kata sang saudagar.
Dan siistri petani itu tergoda, risikonya Dia pun pergi ikut dengan sang saudagar kaya itu. Sepulangnya daripasar si petani terkejut bukan main, alasannya istrinya tidak ada di sampannya. Dia pun mencari istrinya kesana kemari, akan tetapi sia-sia.

Dongeng Lainnya :

Singkat cerita, Setahun sudah berlalu. Sipetani pun risikonya bertemu dengan istrinya. Akan tetapi istrinya menolak untuk kembali kepadanya. Sipetani pun kemudian teringat kepada yang kuasa di gunung khayangan itu. Sipetani pun berkata kepada istrinya, "Sungguh, sungguh kamu tidak tahu berterima kasih. Asal kamu tahu, bahwa kamu dapat hidup kembali alasannya kamu minum tiga tetes darah ku."

Istrinya pun tertawa mengejek, "Jadi, saya harus mengembalikan tiga tetes darah mu? baiklah...." Sang istri pun menusuk salah stu ujung jarinya dengan maksud memberi tiga tets darahnya kepada suaminya. Namun, begitu tetes darah ketiga menitik dari jari nya, tiba-tiba wajah nya menjadi pucat, dan tubuhnya pun menjadi lemas, dan hingga risikonya jatuh mati tak berdaya.

Setelah si istri mati, beliau pun berubah menjadi menjadi seekor nyamuk. Nah semenjak itu, disetiap malam nyamuk jelmaan perempuan anggun itu berusaha menghisap darah manusia, dengan impian semoga Dia dapat kembali ke wujudnya semula.
Tag :
cerita dongeng, kisah dongeng anak, dongeng anak, dongeng anak terbaru, dongeng anak sebelum tidur, kisah nyamuk, dongeng nyamuk, cerpen nyamuk, dongeng nyamuk pertama, asal usul nyamuk pertama kali, kisah rakyat, dongeng bergambar

Thursday, November 8, 2018

Cerita Dongeng Asal Seruan Nama Tokek

Dongeng anak - cerita, kisah, cerpen, dongeng hikayat asal seruan nama dari tokek pertama kali

Pada jaman dahulu, ditepi Hutan Jati Suci disebuah gubuk hidup seorang kakek yang sudah amat renta dengan satu muridnya. Kakek renta itu berjulukan Mpu Kirli dan satu-satu nya murid si kakek itu berjulukan Toka. Umur Sitoka sekitaran 15 tahun, toka pun begitu sangat patuh sekali akan petuah maupun petunjuk dari gurunya Mpu Kirli yang sudah mengasuh Toka semenjak beliau masih kecil.

Sebenarnya Gurunya itu mempunyai sifat yang kikir, pemarah dan sangat pemalas, dan gurunya pun si Mpu Kirli merupakan sosok yang hanya mementingkan diri sendiri saja. Dan bersama-sama Mpu kirli tidak menyukai si toka, tapi beliau tidak punya pilihan lain sebab si toka bisa disuruh suruh untuk melaksanakan pe kerjaan apa pun dari mpu kirli.

 dongeng hikayat asal seruan nama dari tokek pertama kali Cerita Dongeng Asal Usul Nama Tokek
cerita dongeng

Dongeng Lainnya :

Kerjaan gurunya setiap hari hanya bermalas malasan saja dberanda rumahnya tanpa melaksanakan aktivitas apa pun yang berartti. Dan semua aktivitas dan pekerjaan baik di dalam rumah maupun di luar semua dikerjakan oleh si Toka. Kesombongan mpu kirli telah memnguasai dirinya, menciptakan hatinya tertutup untuk sedikit ikut mencicipi dan menghargai apa yang sudah dilakukan dan dikerjakan oleh si toka.

Disuatu pagi Mpu kirli memanggil manggil si toka sambil beliau duduk di kursinya. "Toka, toka ... kemarilah kamu nak ... " panggil si Mpu kirli. Toka pun berlari mengampiri gurunya walau pun ia masih sibuk menjemur kayu bakar dihalaman.
"Ada apa guru ?" Jawab sitoka sambil duduk bersimpuh didepan Mpu kirli.
"Beberapa hari ini jikalau saya amati, hujan sering sekali turun. Coba kamu mencari jamur didalam hutan sana, niscaya banyak tumbuh jamur jamur didalam hutan sana." perintah Mpu kirli kepada si toka.

"Baiklah guru, toka akan berangkat kini kehutan." tukas si toka sambil bergegas mempersiapkan keranjang bambu kecil.
"Toka, toka kemarilah sebentar" panggil Mpu kirli kembali
"Ada apa guru?" jawab si toka sambil menghampiri Mpu kirli
"Setelah kamu mendapat jamur, kamu jangan pribadi menjualnya ke pasar, kamu bawa kepadaku dahulu, biar saya yang menentukan mana jamur beracun dan yang tidak beracun. kamu paam toka?" titahn gurunya
"baik guru" jawab toka sambil mengangguk tanpa prasangka.

Sitoka pun segera berangkat pergi ke dalam hutan. Sebenarnya alasan mpu kirli menyuruh si toka membawa jamur kepadanya ialah biar Mpu Kirli bisa melihat seberapa banyak jamur yang telah dibawa oleh Toka, sehingga uang hasil penjualan bisa ia perkirakan terlebih dahulu. Mpu Kirli takut kalau-kalau Toka membohonginya sewaktu menjual jamur itu ke pasar.

Waktu terus berlalu, dan tak hingga siang hari Toka telah kembali ke gubug dan pribadi menemui gurunya. Sambil berlari-lari kecil Toka segera menemui gurunya
“Guru, benar kata Guru. Toka menemukan aneka macam jamur di hutan Guru, ini keranjangnya hingga penuh” Ujar Toka meluapkan kegembiraannya sambil terengah-engah menahan lelah.
“hhhmmh, cepat segera kamu basuh ya jamur nya toka, apakah masih banyak jamur nya ya di hutan, toka?” tanya Mpu Kirli dingin.
“Baik Guru, Emmh ... betul sekali Guru. masih aneka macam jamur didalam hutan sana“ Jawab Toka berbinar.

“kalau begitu, jamur ini kamu letakkan saja didapur, ayo toka kita kembali lagi ke hutan sana untuk mencari jamur mumpung lagi musim”. Mpu Kirli takut jikalau jamur-jamur yang ada di hutan tersebut akan diambil orang.
“Baik guru.“ Toka segera bergegas menuju dapur.
Setelah selesai menyimpan jamur itu, Toka hendak memasak untuk sang Guru dan dirinya.
“Toka, apa yang kamu lakukan? Ayo kita berangkat nanti keburu malam” Ajak Mpu Kirli.
“Guru tidak makan dahulu?” Tanya si Toka.
“Tidak usah toka, sekalian saja nanti seusai mencari jamur dihutan, Ayo kita segera berangkat.” Jawab Mpu Kirli sedikit kesal.
“Baik Guru ... ” Toka membatalkan niatnya memasak, dan segera menyusul langkah gurunya menuju hutan.

Selama pencarian Toka hanya diijinkan untuk mengambil jamur jamur yang kecil saja, sedang yang besar dimasukan ke keranjang yang dibawa oleh Mpu Kirli. Sitoka tidak mengeluh, meski perutnya perih menahan lapar yang kian menyerang. Tak terasa waktu terus berjalan, hari menjelang senja dan malam pun akan segera tiba, Mpu Kirli tak peduli meskipun malam semakin mendekat, ia terus asik memungut jamur jamur yang bertebaran di hadapannya.

Dongeng Lainnya :

Saking asik nya, hari pun tak terasa telah berganti malam, Mpu Kirli pun tak menyadari bahwa Toka sudah meninggalkannya. Mpu Kirli kebingungan mencari muridnya.
“Toka ... Toka ... di mana kamu Toka ...?” “Dasar kamu anak tak tau diuntung, Toka ...” Mpu Kirli terus berteriak-teriak memanggil nama Toka.
Karena suasana gelap, Mpu Kirli tidak menyadari bahwa langkahnya semakin masuk ke dalam hutan. Dalam keputusasaan nya, Mpu Kirli karenanya menemukan sebuah bangunan renta yang berlapiskan dinding kayu yang tebal. Meski gelap, Mpu Kirli mengerti bahwa bangunan itu niscaya megah dan mahal. Dengan langkah kaki terseok, Mpu Kirli mendekati bangunan itu dan masuk ke dalamnya.

Di dalam ruangan ternyata ada lampu minyak yang menyala, namun suasana sepi sekali.
“Hmmmh, besar dan higienis juga rumah ini, andaikan saya yang memilikinya ... hhhmmh ...” Mpu Kirli sejenak mengamat-amati kondisi di dalam ruangan yang besar dan terlihat sepi itu.
Belum habis keheranan Mpu Kirli, tiba-tiba (BBRRakkkk) pintu kawasan ia masuk tadi tertutup dengan keras sehingga menciptakan Mpu Kirli melompat sebab kaget.
“Kurang ajar, ” Mpu Kirli mengumpat dan mencoba membuka pintu itu kembali. Sekian usang Mpu Kirli mencoba membuka pintu itu, namun sia-sia, pintu itu tak bisa dibuka. Pintu itu seakan-akan bermetamorfosis dinding baja yang tak bisa ditembus dengan kekuatan apapun. Ia menendang, menggedor-nggedor pintu itu, namun usahanya sia-sia saja. Karena sudah lemas dan kehabisan akal, Mpu Kirli berteriak-teriak memanggil muridnya, berharap ia akan tiba dan menyelamatkannya, namun sia-sia saja sebab Toka tidak pernah datang.

“Toka ... Toka ... Toka ... tolonglah saya Toka ... Toka ...” Mpu Kirli terus berteriak sambil menangis. Mpu Kirli mulai terkulai lemas di sudut ruangan, matanya membengkak sebab terlalu banyak menangis. Didalam kesedihan nya simpu Kirli mendongakan kepalanya keatas, Mpu kirli melihatada se ekor cicak yang merayap per lahan dan keluar dari bangunan itu melalui celah sempit daun pintu yang tertutup.
“Akh, andaikan saya menjadi cicak, niscaya saya akan bisa keluar dari kawasan terkutuk ini” gerutu Mpu Kirli yang sudah putus harapan.

Rupanya bunyi gerutuan dan keinginan Mpu Kirli tadi dikabulkan oleh Tuhan, seketika ia bermetamorfosis seekor cicak namun berukuran besar, sehingga Mpu Kirli tetap tak bisa keluar dari bangunan itu.

Dalam segala keputusasannya ia terus berteriak memanggil nama muridnya. “Toka ... toka ... toka ...!” Mpu Kirli terus berteriak hingga suaranya berubah, bukan Toka lagi yang terucap, tapi bunyi yang keluar ialah “Tokek ... tokek ... tokek ... tokek ... tokek”. Sejak itulah muncul nama Tokek untuk menyebut nama cicak dengan ukuran besar.

Tag :
cerita anak, kisah anak, kisah dongeng anak, hikayat tokek, asal seruan nama tokek, sejarah tokek, dongeng tokek, bunyi tokek, tokek mp3, cerpen tokek, anak tokek, mpu kirli, si kakek, si toka

Saturday, November 3, 2018

Cerpen Dongeng Persahabatan Bajing Dan Ikan Gabus

kisah persahabatan yang sangat berpengaruh antara tupai dan Ikan Gabus. Sahabat yang slalu siap berkorban untuk sahabatnya walaupun itu beresiko. Cerpen Ikan gabus dan bajing ini di angkat dari kumpulan dongeng Kalimantan Barat.

Awal cerita, pada zaman dulu kala, hiduplah dua sahabat di suatu  telaga yaitu Ikan gabus dan tupai. persahabatan mereka yang berpengaruh itu sudah mereka jalin sudah sangat usang dan penuh dengan kesetiaan. Apabila salah satu sahabat mereka sedang dalam kesusahan mereka saling membantu, menyerupai itulah persahabatan Ikan dan tupai terjalin selama bertahun-tahun.

 Sahabat yang slalu siap berkorban untuk sahabatnya walaupun itu beresiko Cerpen Kisah Persahabatan Tupai Dan Ikan Gabus
dongeng anak terbaru
Dongeng anak Lainnya :


Singkat cerita, suatu hari si ikan gabus pun jatuh sakit, kondisi badannya sungguh sangat memprihatinkan. Si ikan gabus sangat terlihat lemah dan tidak sanggup berbuat apa - apa. Situpai pun dengan setia menemani sahabatnya itu yang sedang sakit.

"Gabus, saya akan menemani hingga kamu sembuh wahai sahabatku," ucap situpai kepada si ikan gabus
"terima kasih sahabat, engkau memang terbaik ku tupai....," Jawab si gabus dengan nada lemah

"Gabus, kini kamu harus makan dahulu, biar kamu sanggup cepat sembuh," si bajing membujuk biar si ikan gabus mau makan alasannya yakni dari tadi si ikan tidak mau makan. Namun tetap si ikan gabus menggelengkan kepalanya sambil berkata "Aku tidak ingin makan, rasanya semua masakan tidak lezat di ekspresi ku tupai," ucap ikan sambil menolak si suapi oleh si tupai.

"Apakah kamu ingin makan masakan yang lain, yang penting kamu mau makan? katakan lah sahabatku, saya akan mencarikannya untuk mu," tawaran si bajing kepada si ikan gabus.

"Benarkah wahai sahabat ku, kamu mau mencarikannya untuk ku?" tanya si ikan gabus.

"Benar sahabatku, saya akan mencarikannya untuk mu, yang penting kamu mau makan biar kamu cepat sembuh dan kita sanggup bermain bersama lagi," jawab si bajing dengan meyakinkan

"Tupai, saya hanya ingin makan jikalau makananku hati ikan Hiu," ucap si ikan gabus
Mendengar undangan si ikan gabus si bajing pun kaget dan terperanjat. Si bajing menyadaria sangat sukar bekerjsama memenuhi impian sahabat karib nya itu. Ikan Hiu merupakan ikan yang sangat buas dan besar mengerikan pula, dan beliau hidup di lautan lepas.

Akan tetapi Si bajing sudah terlanjur menyanggupi undangan dari sahabatnya itu.
"Baiklah gabus, saya akan berusaha mendapatkannya untuk mu." jawab si tupai

Situpai pun berpikir keras untuk bis mendapatkan hati Hiu, dan pada hasilnya si bajing pun mendapatkan inspirasi untuk memenuhi impian dari sahabat baiknya itu

Si bajing pun mulai melompat dari satu pohon ke pohon lainnya, melaksanakan inspirasi rencanannya. Hingga beliau tiba di satu pohon kelapa dengan btang menjrok kearah laut. Dalam aksinya si bajing pun mulai melubangi sebuah biji kelapa dengan sangat hati-hati. dikeluarkan nya air dari dalam kelapa itu. dan ia pun kemudian masuk ke dalam biji kelapa itu. Dari dalam kelapa ia sanggup menggerogoti buah kelapa untuk mengisi perut nya.

"Dengan cara ini saya sanggup bertahan hidup di lautan lepas" pikir si tupai

Tidak usang buah kelapa yang di masuki si bajing pun terlepas dari tangkainya dan tercebur ke laut, terlihat ombak di maritim itu sangat besar sehingga tidak usang kemudian buah kelapa itu sudah hingga di tengah lautan lepas.

 Sahabat yang slalu siap berkorban untuk sahabatnya walaupun itu beresiko Cerpen Kisah Persahabatan Tupai Dan Ikan Gabus
cerita anak
Dongeng anak Lainnya :


Tiba - tiba se ekor ikan hiu besar tiba dan menelan  biji kelapa itu utuh-utuh. Ketika si bajing sudah berada di dalam perut ikan hiu itu, situpai pun mulai menggigiti hati si ikan Hiu. Si ikan hiu pun mengglepar-glepar hingga ke pesisir pantai.

sesampainya di pantai tak usang kemudian ikan hiu itu pun mati alasannya yakni kehabisan kekuatannya.
Kemudian dengan senang hati si bajing pun hasilnya sanggup membawa hati ikan Hiu itu untuk di berikan kepada sahabatnya si ikan gabus.

"Gabus, ini hati ikan Hiu undangan mu, saya bawakan untuk mu gabus. cepatlah kamu makan sahabatku" kata si bajing pada si ikan gabus

Si ikan gabus pun dengan suka cita mendapatkan nya kemudian ia pun memakannya. Kajadian menakjubkan pun terjadi sehabis si gabus memakan hati ikan hiu itu. Si ikan gabus menjadi sembuh total, ia meloncat - loncat dengan gembiranya
"Tupai sahabat ku, terimakasih oh sahabatku......., terimakasih... dan kini saya sudah sembuh tupai...!" seru si ikan gabus dengan gembira.

 Sahabat yang slalu siap berkorban untuk sahabatnya walaupun itu beresiko Cerpen Kisah Persahabatan Tupai Dan Ikan Gabus
dongeng sebelum tidur
Dongeng anak Lainnya :

Mendengar itu si bajing un ikut turut senang. Dan si ikan gabus pun berkata kepada si bajing "Tupai jikalau kamu di kemudian hari menerima kesulitan dan butuh sumbangan ku, silakan kamu katakan tupai" kata si ikan gabus kepada tupai. Dan mereka pun akrab dalam senang dan penuh kedamaian.

Tag :
Dongeng anak, kumpulan dongeng, dongeng pendek, dongeng sebelum tidur, dongeng anak sebelum tidur, cerpen anak anak, dongeng singkat,