Showing posts with label Cerita Anak. Show all posts
Showing posts with label Cerita Anak. Show all posts

Friday, December 21, 2018

Dengan Cerita-Cerita Bergambar Dan Edukatif


Buku Adalah Jendela Dunia

Tapi bagaimana kalau si buah hati Ayah & Bunda malas membaca? jangan khawatir Ayah & Bunda ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

๐Ÿ‘จ Be Ann Younker, beliau ialah seorang Kepala sekolah di Battle Ground Middle School(BGMS, Amerika Serikat), "Salah satu cara yang palinga ampuh biar si anak suka membaca ialah dengan membacakan mereka cerita - cerita. Semakin sering Anak anda di bacakan cerita, akan semakin tinggi minat si anak untuk membaca."

๐Ÿ‘จ Matsumoto, Dia ialah Anggota dewan pendidikan Di Tokyo (Japan), "Membacakan anak dengan buku cerita bergambar bukan saja meningkatkan perkembangan bahasa dan kreativitas anak, tetapi juga sebagai pendekatan diri secara moral sebagai orang bau tanah terhadap anak untuk saling menyebarkan perasaan."

Cerita-cerita di ๐Ÿ’— Cerita Anak, dongeng-dongeng anak dengan gambar menarik. Tidak hanya menghibur dan wawasan si kecil, sekaligus memanamkan nilai - nilai kehidupan dan moral.
Untuk sajian Dongeng anak silahkan  ๐Ÿ‘จ๐Ÿ‘ฉAyah & Bunda Klik Tombol kumpulan dongeng anak Dibawah Ini.



 beliau ialah seorang Kepala sekolah di Battle Ground Middle School  Dengan Cerita-Cerita Bergambar Dan Edukatif
Kumpulan

Kata Buku ialah jendela ๐ŸŒdunia, Tentu kalimat itu sangat dekat ditelinga kita. Makna dari "Buku ialah jendela dunia" ialah dengan kita membaca merupakan langkah pertama kita untuk menambah ilmu pengetahuan. Semakin sering kita ๐Ÿ“–membaca , semakin bertambah pula pengetahuan dan ๐Ÿ‘€wawasan kita.

Berdasarkan kutipan dari " ๐ŸŽ’student.cnnindonesia.com, bahwa membaca bukudapat meningkatkan kulitas hidup insan dan serta sanggup menjauhkan dari jurang kebodohan." Dengan membiasakkan diri membaca buku ,koran, ataupun media-media lain, berarti kita telah berlatih memusatkan pikiran dan merangsang saraf-saraf otak kita untuk bekerja.

Dan selain itu juga dengan membaca, sanggup menambahwawasan kita perihal hal apapun. Misalkan, ketika kita ingin tahu apa yang terdapat di dalam tanah, kita tidak harus hingga menggali tanah. Dengan membaca bacaan perihal geografi kita sanggup menerima gosip yang lengkap perihal hal itu. Misalkan kita ingin tahu palnet-planet dan bintang-bintang di galaxy, ๐Ÿ“—buku astronomi lah yang sempurna harus kita baca.

Oleh sebab nya dengan kita rajin membaca buku, kita sanggup mampu berbagai gosip tanpa kita harus menanggung resiko untuk kita sanggup mendapatkkan gosip itu. Maksudnya kita tidak harus masuk kedalam perut ikan hiu untuk sekedar melihat organ badan ikan hiu, tentunya sangat beresiko kan ? nah dengan kita membaca anatomi ikan hiu kita sanggup tahu isi organ si ikan iu bahkan bagaimana kehidupannya pun kita sanggup tahu dengan kita rajin mambaca.

Di jaman ๐ŸŒEra Digital sekarang, Kita sudah tidak susah payah pergi keluar rumah untuk sekedar membeli buku. Karena buku tidak hanya dalam bentuk cetak di kertas, tetapi dalam bentuk ๐Ÿ”–E-book dan Blog menyerupai pada blog ini. Guruceritaku.blogspot.co.id akan selalu setia menemani anda selama 24 jam nonstop dengan dongeng kisah dongeng yang sangat menarik untuk di baca.

Selain Dongeng untuk anak, situs Guru dongeng juga menyediakan bacaan yang sanggup dan menambah  ๐Ÿ‘€wawasan perihal legenda atau sejarah menyerupai Cerita rakyat.

Media elektronik Dongeng untuk anak sangat manis lho untuk mengembangkan potensi si anak untuk menjadi anak yang berpotensi. tentunya ๐Ÿ‘จ๐Ÿ‘ฉAyah & Bunda menginginkannya kan. Kisah- kisah cerita yang di berikan benar-benar tidak mengandung unsur ataupun kata-kata negatif. Karena kami selalu memfilter cerita-cerita yang masuk.

Cerita Anak hanya menyediakan Kisah - kisah dongeng yang seru dan syarat edukatif dan menghibur Si ๐Ÿ‘ฆ๐Ÿ‘งBuah hati.


Tag :
kumpulan dongeng, dongeng pendek, dongeng sebelum tidur, cerpen anak, dongeng anak bergambar, pola dongeng, dongeng singkat, dongeng binatang, dongeng fabel, buku dongeng, cerpen anak sd, buku dongeng anak, buku cerita, dongeng anak muslim, kisah dongeng anak, mencari dongeng anak, dongeng anak dunia, guru cerita, guru ceritaku, aink made'in gandaria, fans page dongeng anak, kisah dongeng rakyat, dongeng bahasa indonesia singkat, kumpulan dongeng princess, dongeng dongeng anak, dongeng dongeng pendek, dongeng anak muslim, dongeng anak indonesia, dongeng indonesia, dongeng anak islami, dongeng anak islami, buku dongeng anak-anak, dongeng dongeng, kumpulan dongeng rakyat

Tuesday, December 18, 2018

13 Kumpulan Dongeng Dan Cerpen Anak, Bergambar Lucu Dan Edukatif

buku dongeng dongeng untuk anak anak. Dan untuk menambahkan edukasi dan minat membaca untuk anak http://guruceritaku.blogspot.co.id sengaja membungkus dongeng dan dongeng anak anak dengan sebuah blog Dongeng anak.

 Dijaman yang semakin maju dan modern kini ini 13 Kumpulan Cerita Dan Cerpen Anak, Bergambar Lucu Dan Edukatif
Manfaat membaca dongeng dongeng anak anak

Membaca buku dongeng merupakan media yang sangat efektif untuk menanamkan nilai, abjad dan adat untuk anak di mulai dari usia dini. Dengan dongeng kita memberikan beberapa pembelajaran dan memberikan pesan pesan sopan santun kepada si anak. Walaupun dalam bentuk dongeng cerita pendek.

Dongeng anak kali ini akan membagikan 13 cerita dongeng anak anak sebelum tidur dengan tema dongeng dongeng hewan yang lucu lucu dan penuh makna edukatif baik untuk bacaan atau untuk mendongeng anak sebelum tidur.













Monday, December 3, 2018

- Anak Katak Sombong Dengan Anak Lembu

Pada suatu hari, ditengah padang rumput yang luas, ada sebuah bak yang di huni oleh berpuluh puluh ekor anak katak yang berjulukan Kethus.

Si kethus yaitu anak katak yang berbadan beasr dan paling kuat, dan alasannya kelebihannya itu. Si kethus pun hidup nya sangat sombong sekali, Karena ia merasa ia lah yang paling besar dan besar lengan berkuasa diantara bawah umur katak lainnya, dan tidak ada anak katak seumuran ia yang sanggup mengalahkannya.

 ada sebuah bak yang di huni oleh berpuluh puluh ekor   - Anak Katak Sombong dengan Anak Lembu
: Anak Katak Sombong dengan Anak Lembu

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Sebenarnya abang nya si kethus sudah sering kali menasehati nya, biar kethus tidak bersikap besar kepala dan sombong terhadap sobat temannya. Akan tetapi si kethus tidak pernah menghiraukan nasehat-nasehat dari kakaknya.

Karena kesombongannya, teman-teman si kethus pun mulai menghindarinya, dan pada balasannya si kethus pun tidak memiliki sobat lagi.

Singkat cerita pada suatu pagi hari, si kethus sedang berlatih melompat, ketika ia sedang berlatih melompat ia situ juga ada seekor anak lembu yang sedang bermain disitu.

Terlihat sesekali anak lembu itu mendekati ibunya untuk menyedot susu. Si anak lembu itu terlihat gembira sekali, Ia berlari lari sambil se sekali menyegok rumput yang segar, dan dengan tidak sengaja pengecap si anak sapi itu terkena tubuh si kethus.

Si kethus pun murka sambil menggumam di dalam hatinya "Huh,, Berani sekali makhluk ini mengusik ku", sikethus pun menjauhi anak lembu itu. Sebenarnya si anak lembu itu tidak berniat untuk mengganggu si kethus, namun alasannya kebetulan pergerakan si anak sapi dan si kethus sama sehingga menyebabkan kethus menjadi cemas dan melompat menyelamatkan diri.

Dengan nafas yang terengah-engah, sikethus hingga di tepi kolam. Melihat si kethus sangat kecapean, mitra kawannya pun nampak heran. "Hei kethus,,, kau tampak nya lelah sekali hingga terengah-engah, dan muka kau juga terlihat sangat pucat sekali." tanya salah satu temannya.

"Tidak,, saya tidak apa apa. Aku hanya cemas saja, kau lihat makhluk di tengah padang rumput itu, saya tidak tahu makhluk apa itu, tapi makhluk itu sangat sombong dan hendak menelanku." kata si kethus kepada sobat temannya.

Tak usang kakaknya si kethus tiba menghampiri dan berkata, "makhluk itu anak lembu, kethus. dan sepengetahuan abang anak lembu itu tidak jahat. Mereka memang biasa di lepaskan dipadang rumput ini setiap pagi."

"Kenapa abang sanggup bilang makhluk itu tidak jahat, saya hampir hampir saja ditelannya tadi," kata si kethus.

"Tidak mungkin kethus, alasannya lembu hanya makan rumput saja. Dia tidak makan katak ataupun ikan." jawab si abang nya kethus.

"kakak, saya tidak percaya bila makhluk itu tidak makan katak. Tadi saja saya dikejarnya dan hampir ditendang olehnya." celah si kethus.

Kemudian sifat sombong si kethus pun muncul dan berkata kepada kawan-kawan nya, "Hey kawan-kawan, sebetulnya saya sanggup saja melawan makhluk itu dengan menggembungkan diriku." sombongnya dengan bangga.

"Lawan saja kethus... lawan makhluk itu, kau niscaya menang." teriak kawan-kawan si kethus.

Mendengar itu kakaknya si kethus pun mengingatkan kepada si kethus, "Sudah lah kethus, kau tidak akan sanggup menandingi lembu itu. itu sangat berbahaya, bisa-bisa kau akan menerima celaka, sudah hentikan."

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Akan tetapi si kethus tidak memperdulikan omongan dari kakaknya. Si kethus terus saja menggembungkan dirinya alasannya menerima dorongan dari sobat temannya. Sebenarnya temen-temannya sengaja hendak memberi pelajaran kepada si kethus yang sombong itu.

"Ayo kethus...ayo sedikit lagi kethus...teruskan..." teriak teman-temannya seolah-olah menyemangati si kethus.

Tiba-tiba si kethus jatuh lemas, alasannya di menggembung terlalu sangat besar. Si kethus pun mencicipi perutnya sangat sakit dan perlahan lahan dikempiskannya.

Melihat keadaan adiknya yang jatuh alasannya lemas, kakaknya pun kemudian membantu.
"Sukurlah kau kethus, kau tidak apa-apa" kata kakaknya.

Singkat cerita si kethus pun telah sembuh dari sakitnya, dan ia mengerti ia jatuh sakit alasannya kesombongannya.

Tag:
dongeng anak, dongeng anak, dongeng anak terbaru, dongeng sebelum tidur, dongeng bergambar, dongeng dongeng, guru cerita, dongeng anak terbaru, fairy tales

Sunday, December 2, 2018

Cerpen Untuk Anak - Kisah Kuda Dan Keledai

Adik-adik yang baik, kali ini cerita fabel bergambar  penuh edukatif untuk anak-anak. Yuk! adik-adik kita baca cerpen fabel ini.

Diceritakan, seekor kuda dan keledai. Pada dongeng ini sikeledai yang iri dengan keidupan sikuda yang selalu dirawat dengan baik oleh pemiliknya.

Sikeledai sangat iri alasannya sikuda ditempatkan dikandang yang selalu bersih, diberi makanan enak, selalu di mandikan, dan si kuda juga tidak pernah disuruh bekerja.

Iri nya sikeledai, ia harus selalu bekerja keras setiap hari mengangkat barang bawaan, harus menarik gerobak yang berat, ia tak pernah dimandikan oleh tuannya, diberi makan seadanya, dan ia juga ditempatkan disebuah sangkar yang kotor alasannya jarang sekali sangkar si keledai dibersihkan.

 Pada dongeng ini sikeledai yang iri dengan keidupan sikuda yang selalu dirawat dengan baik Cerpen Untuk Anak - Dongeng Kuda Dan Keledai
Dongeng anak

Di hari yang penuh kesempatan, sikeledai menghampiri sikuda dikandangnya. Sikeledai mengeluh dan berkata kepada sikuda.
"Hey kuda, hidupmu sangat enak, penuh kasih sayang dari situan kepadamu. Kau ditempatkan dikandang yang higienis dan diberi makan yang enak. Sedangkan saya Diberi makan seadanya dan ditempatkan dikandang yang kotor. Selain itu pula setiap hari saya harus berkerja keras. Sebetulnya saya sangat iri kepada mu kuda!!!"

"Keledai, bekerjsama kamu tidak tahu. Kamu lah yang paling beruntung didunia ini daibandaingkan dengan ku. kamu hanya melihat kehidupan ku disini saja, kamu tidak melihat kehidupanku yang penuh resiko" jawab sikuda.

Sikeledai pun menjadi heran apakah benar sikuda memiliki beban resiko yang berat, yang ia ketahui yaitu sikuda selalu dirawat dengan sangat baik oleh Situan.

"Maksudmu sangat beresiko bagaimana kuda, saya tidak mengerti yang kamu katakan kuda" si keledai bertanya kembali kepada sikuda

"Iya keledai hidupku penuh resiko bahkan saya sanggup terluka parah dan sanggup mati kapan saja. Saat terjadi perang, tuan naik diatas punggungku dengan bersenjatakan lengkap. Apa kalau musuh lebih kuat, saya sanggup saja terluka parah dan bahkan mati di medan perang." Jawab sikuda.

Mendengar semua itu sikeledai mulai menyadari bahwa selama ini beliau sudah salah. Ternyata nasibnya jauh lebih beruntung di bandingkan si kuda.

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Nah adik-adik yang baik, makna dari dongeng tersebut adalah, kadang kita melihat kehidupan orang lain jauh lebih beruntung dibandingkan dengan kehidupan kita. Padahal kenyataannya belum tentu apa yang kita sangkakan. Dan selain itu, niscaya ada banyak orang yang nasibnya tidak sebaik kita. Marilah kita bersyukur dengan apa pun yang kita dapatkan dan kita miliki.

Cerita ini disesuaikan dan dikembangkan dari dongeng pendek karya Aesop berjudul "The Ass and the Charger."

Tag:
Cerpen, dongeng, kisah, cerpen anak, dongeng pendek, dongeng fabel, cerpen edukatif, kisah anak, dongeng untuk anak-anak, cerpen untuk anak, cerpen bergambar, dongeng anak bergambar

Tuesday, November 27, 2018

Dongeng Pendek Lucu - Dongeng Kera Dan Kelinci

Monyet dan kelinci yang berlomba untuk menghilangkan kebiasaan jelek mereka. terlihat kelakuan yang sangat lucu dari mereka ketika mereka berusaha untuk tidak melaksanakan kebiasaan buruknya. Simak saja yu dongeng anak lucu nya

Awal dongeng pada suatu hari, terlihat di pinggir sungai ada seekor monyat dan seekor kelinci. Biasanya si kelinci suka mendengar kebiasaan jelek si monyet yang suka menggaruk-garuk hampir semua bab tubuhnya ia garuk-garuk.

Dan begitupun sebaliknya, Si monyetpun suka apabila mengobrol dengan si kelinci, akan tetapi si simpanse pun merasa terganggu dengan kebiasaan jelek si kelinci yang suka mengendus-endus dan suka menggerakan kuping nya kesisi kanan dan kesisi kiri.

 yang berlomba untuk menghilangkan kebiasaan jelek mereka Dongeng Pendek Lucu - Cerita Monyet Dan Kelinci
Lucu

Dongeng anak Lainnya :

Dan pada hasilnya simonyet pun memberanikan diri berkata dengan maksud menegur kepada si kelinci. "Hei kamu kelinci, apakah kamu sanggup menghentikan kebiasaan jelek mu itu ?" tegur si simpanse kepada si kelinci

"Menghentikan apa monyet?" si kelinci balik bertanya
"Berhenti mengendus-endus, berhenti menggerak-gerakan hidung, dan berhenti menggerak-gerakan indera pendengaran mu yang panjang itu kelinci..., Betapa buruknya kebiasaan kamu kelinci ..." Jawab si monyet

"Hei kamu monyet, kamu hanya sanggup menilai kebiasaan jelek ku saja, bagimana dengan kebiasaan jelek mu? di setiap kita lagi asik ngobrol kamu selalu saja menggeruk-garuk. Sungguh sangat jelek kebiasan mu itu monyet" Tegur si kelinci membalas teguran si simpanse tadi

"kelinci, saya tidak sanggup menghentika nya," kata si monyet
"Monyet, saya tidak selalu harus mengendus, menggerakan indera pendengaran dan hidung ku." kata si kelinci membalas perkataan yang di lontarkan si simpanse kepadanya tadi. Akhirnya mereka pun saling membalas pembicaraan itu. Dan si simpanse pun alasannya yakni tidak terima di tegur menyerupai itu oleh si kelinci, akhiranya si simpanse pun menantang kelinci untuk bertanding.

Si simpanse meminta si kelinci mulai ketika ini ia dihentikan lagi mengendus-endus dan menggerak-gerakan hidung dan telinganya lagi. dan si simpanse pun sama, ia tidak akan lagi menggaruk-garuk lagi.

Singkat cerita, keesokan harinya mereka berdua pun bertemu kembali di pinggir sungai ditempat biasanya mereka berdua bertemu. Mereka berdua sedang menjalankan misi tantangan yang susah, si simpanse jangan menggeruk-garuk lagi, begitupun si kelinci dihentikan mengendus-endus, atau menggerak-gerakan hidung dan telinganya.

Akhirnya sesuai dengan hasil keputusan komitmen mereka berdua, kelinci dan simpanse pun hanya duduk melamun saja. si simpanse tetap membisu tapi ia membisu sedang menahan ingin menggaruk mencicipi kulitnya yang sangat gatal, ia ingin menggaruk dagunya, dan lengan kiri dan kanan nya pun angat terasa gatal. Akan tetapi si simpanse tetap mencoba bertahan dan tetap terdiam.

Begitu pun halnya, si kelinci pun sedang berusaha menahan kebiasaan buruknya itu. Sebenarnya Ia ingin sekali mengendus-enduskan hidungnya, ingin sekali menggerakan kupingnya, tapi ia tetap terlihat duduk diam.

"Monyet, saya punya ide, Kita duduk membisu di sini sudah sangat lama, dan saya pun sudah mulai bosan. Bagaimana jikalau kita mengobrol dan bercerita untuk menghabiskan waktu." Kata si kelinci

"Itu inspirasi yang sangat anggun kelinci, silahkan kamu kelinci bercerita terlebih dahulu " Kata si monyet

Si kelinci pun mulai bercerita. "Monyet, ketika kemarin saya akan tiba kesini untuk menemui mu, saya mencium menyerupai ada singa di balik rerumputan. Oleh alasannya yakni itu, saya pun mengendus-endus udara, tetapi singa itu tidak ada disana. Tapi saya belum yakin di balik rumput itu tidak ada singa, Nah untuk memastikannya saya pun menggerakan hidung ku beberapa kali, tapi tidak ada wangi singa disana. Kemudian saya menggerak-gerakan indera pendengaran ku ke kiri dan kekanan untuk mendengarkan, tetapi memang tidak ada singa di sana. Dan hasilnya saya pun yakin bahwa di balik rumput itu memang tidak ada singa. Kemudian akupun melanjutkan perjalanan ke sini untuk menemuimu temanku."

Simonyet pun mendengarkan dongeng si kelinci itu yang bercerita sambil menggerak-gerakan hidung dan telinganya.

Kemudian si simpanse pun mulai bercerita. "temanku, kemarin pun sama. Saat saya akan menemuimu disini di tengah jalan saya berpapasan dengan beberapa anak-anak, mereka jahil sekali kepadaku kelinci. pertama salah satu diantara mereka melemparkan kelapa dan mengenai kepalaku sempurna disini, dan sianak satunya melemparkan batok kelapa dan sempurna sekali mengenai daguku disini kelinci. Dan dua anak wanita itu melempar ku dengan batok kelapa juga sempurna mengenai tangan kiri dan asisten ku. Kemudian akupun lari secepat-cepatnya ketepi sungai ini untuk menemui mu sahabat ku."

Sikelinci pun mendengarkan dan melihat gerakan simonyet ketika bercerita. Dan sikancil pun tertawa cekikikan, dan si monyetpun tertawa lebar. Sebenarnya sikelinci tahu apa yang dilakukan oleh simonyet, dan sebaliknya si simpanse pun tahu apa yang dilakukan si kelinci.

Dongeng anak Lainnya :

"ya...ya..ya monyet, dongeng mu memang sangat anggun monyet. tapi kamu kalah dalam pertandingan ini monyet, alasannya yakni kamu menggeruk ketika bercerita." kata sikelinci

"Iya kelinci, dongeng mu juga benar-benar anggun kelinci. Tetapi ketika kamu bercerita kamu mengendus-endus dan menggerakan indera pendengaran mu." balas si monyet

"aku pikir kita berdua tidak ada yang sanggup menghilangkan kebiasan jelek kita ini. Karena saya sendiri tidak sanggup menghilangkan kebiasaan ini " kata sikelinci sambil mengendus-endus dan mengerak-gerakan telinganya

"Aku pun sama kelinci, saya pun tidak sanggup menghilangkan kebiasaan jelek ini." Kata si simpanse sambil menggaruk-garuk kepala, dagu dan menggeruk asisten kirinya.

Akhirnya keduanya setuju, bahwa kebiasaan jelek mereka berdua susah dihilangkan. dan mereka pun oke untuk tidak merasa terganggu dengan kebiasaan mereka masing-masing.

Pesan moral dari Dongeng pendek ini yakni Bahwa setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan, Dan kita sebagai makhluk sosial harus sanggup mendapatkan kekurangan orang lain dan tidak memaksakan kehendak kita.
Tag:
dongeng pendek, dongeng anak, dongeng lucu, cerpen lucu, dongeng anak lucu, dongeng lucu untuk anak, dongeng sebelum tidur, dongeng fabel lucu, dongeng hewan lucu, cerpen monyet, cerpen kelinci, buku, cerpen simpanse yang rakus, cerpen simpanse serakah, dongeng simpanse dan kelinci

Monday, November 26, 2018

Dongeng Pendek - Asal Mula Nyamuk Pertama Kali

dongeng bergambar untuk anak sebelum tidur. Mari kita baca kisah dongengnya.

Dahulu kala, di sebuah perkampungan ada seorang petani yang sedehana dengan bersama istrinya yang sangat cantik. Mereka ber dua tingal di rumah yang sedehana dan hidup mereka pun bergantung kepada hasil tani. Sipetani selalu bekerja keras setiap hari di ladang, akan tetapi siistri kerjanya hanya bersolek saja bahkan siistri tidak mempedulikan akan rumah tangganya.

Cerita dongeng wacana asal usul nyamuk pertama kali Dongeng Pendek - Asal Mula Nyamuk Pertama Kali
Dongeng anak

Dongeng Lainnya :

Dalam hidup yang serba sederhana, rupanya sang istri tidak puas dengan keadaan hidup mereka. Dia merasa selayaknya suaminya itu berpenghasilan besar semoga supaya Ia dapat merawat kecantikannya. Karena si Petani sangat mencintai istrinya ia pun bekerja lebih keras untuk memnuhi tuntutan si istri. Akan tetapi sekeras apapun ia bekerja, tetap saja si petani itu tidak dapat memenuhi kebutuhan istrinya, alasannya selain istrinya suka minta di belikan obat-obat kecantikan yang harganya mahal, Si istri juga suka minta di belikan pakaian yang bagus - bagus yang berharga mahal juga.

Si istri petani pun risikonya jatuh sakit alasannya Dia hanya sibuk mengurusi penampilan dan kecantikannya saja, dan tidak memperhatikan kesehatannya. hari demi hari siistri sakitnya makin parah saja dan pada risikonya Siistri petani itu meningal dunia. Terlihat si suami sangat begitu sedih, sepanjang hari ia terus saja menangisi istrinya yang sekarang sudah terbujur kaku tanpa daya. Karena ia sangat menyayanginya, si petani pun tidak mau menguburkan badan istri yang sangat dicintainya itu. Dan beliau pun berfikir dan berniat untuk menghidupkan nya kembali.

Pada Esok harinya si petani malang itu menjual semua miliknya untuk membeli sebuah sampan. Untuk di gunakan menyusuri sungai menuju daerah yang diyakininya sebagai daerah persemayaman para dewa-dewa. "Pasti para yang kuasa mau menghidupkan kembali istriku", begitu yang ada dipikiran nya. Walau pun beliau tidak begitu tahu persis dimana daerah persemayaman para yang kuasa itu, petani itu terus saja mengayuh sampannya hingga risikonya sampan itu pun tersangkut alasannya kabut tebal yang menghalangi pandangannya.

Ketika kabut menguap, terlihat samar dihadapannya bangun sebuah gunung yang sangat tinggi, yang puncak gunung itu hingga menembus awan. Dia berpikir disinilah tempat tinggal para yang kuasa dewa. Dan beliau pun kemudian mendaki gunung yang sangat tinggi itu dengan membawa jasad istrinya.

Didalam perjalanannya si petani itu bertemu dengan seorang lelaki tua.
"Kau pasti yang kuasa penghuni khayangan ini," seru sipetani kepada si lelaki renta itu. Dan Dia pun menjelaskan panjang lebar wacana maksud kedatangannya ketempat itu. Lelaki renta menjawab sambil tersenyum " sungguh, kamu ialah suami yang baik sekali. Akan tetapi, apa gunanya kalau meng hidupkan kembali istrimu? " tanya lelaki renta itu.
"Dia sangat berarti bagiku, dan beliau lah yang menciptakan saya bersemangat. Maka tolong hidupkan lah istriku kembali," Jawab sipetani dengan penuh harap.

Lalu lelaki renta itu menganggukan kepalanya dan berkata, "Baiklah kalu itu kemauan mu, akan saya turuti undangan mu itu. Sebagaimana sebagai jawaban atas kerjakeras mu selamaini, saya akan memberimu diam-diam bagaimana caranya menghidupkan kembali istri mu. Sekarang kamu tusuk ujung jarimu, kemudian kamu teteskan 3 tetes darah mu ke mulutnya. Dan pasti istrimu akan hidup kembali, dan kalau istri mu macam-macam, kamu ingatkan beliau bahwa beliau hidup dari tiga tetes darah mu."

Dan sipetani pun pribadi dengan segera melakukan pesan dari lelaki renta tadi. Dan ajaib, istrinya benar - benar hidup kembali. Dan tanpa berpikir panjang, sipetani pun membawa pulang istrinya. Tapi sang istri tahu , bahwa selain sampan yang dinaiki mereka berdua, sekarang si suaminya pun tidak punya apa-apa lagi alasannya semuanya sudah ia jual. Lalu bagaimana dan dengan apa suaminya dapat memenuhi untuk merawat kecantikannya.

Setelah usang perjalanan menyusuri sungai, kemudian hingga lah si petani dan istrinya itu disebuah pelabuhan yang begitu ramai. Sipetani pun turun dari sampannya dan pergi kepasar untuk membeli bekal perjalanan mereka. Kebetulan disebelah sampan mereka bersandar sebuah bahtera yang sangat indah milik saudagar kaya yang sedang bersinggah juga di daerah itu. Si saudagar pun melihat kecantikan si istri sipetani itu, si saudagar pun jatuh cinta dan membujuk perempuan anggun itu semoga ikut bersamanya.

"Seandainya kalau kamu mau ikut bersamaku, saya berjanji apa pun yang kamu minta akan saya berikan," kata sang saudagar.
Dan siistri petani itu tergoda, risikonya Dia pun pergi ikut dengan sang saudagar kaya itu. Sepulangnya daripasar si petani terkejut bukan main, alasannya istrinya tidak ada di sampannya. Dia pun mencari istrinya kesana kemari, akan tetapi sia-sia.

Dongeng Lainnya :

Singkat cerita, Setahun sudah berlalu. Sipetani pun risikonya bertemu dengan istrinya. Akan tetapi istrinya menolak untuk kembali kepadanya. Sipetani pun kemudian teringat kepada yang kuasa di gunung khayangan itu. Sipetani pun berkata kepada istrinya, "Sungguh, sungguh kamu tidak tahu berterima kasih. Asal kamu tahu, bahwa kamu dapat hidup kembali alasannya kamu minum tiga tetes darah ku."

Istrinya pun tertawa mengejek, "Jadi, saya harus mengembalikan tiga tetes darah mu? baiklah...." Sang istri pun menusuk salah stu ujung jarinya dengan maksud memberi tiga tets darahnya kepada suaminya. Namun, begitu tetes darah ketiga menitik dari jari nya, tiba-tiba wajah nya menjadi pucat, dan tubuhnya pun menjadi lemas, dan hingga risikonya jatuh mati tak berdaya.

Setelah si istri mati, beliau pun berubah menjadi menjadi seekor nyamuk. Nah semenjak itu, disetiap malam nyamuk jelmaan perempuan anggun itu berusaha menghisap darah manusia, dengan impian semoga Dia dapat kembali ke wujudnya semula.
Tag :
cerita dongeng, kisah dongeng anak, dongeng anak, dongeng anak terbaru, dongeng anak sebelum tidur, kisah nyamuk, dongeng nyamuk, cerpen nyamuk, dongeng nyamuk pertama, asal usul nyamuk pertama kali, kisah rakyat, dongeng bergambar

Saturday, November 24, 2018

Bergambar - Kisah Kupu-Kupu Dan Semut

cerita anak-anak. Maaf yah adik-adik. Nah kali ini abang akan menceritakan kisah semut yang sombong dan kupu-kupu. Seru lho dongeng nya. Yuk kita baca dongeng bersama-sama.

 Nah kali ini abang akan menceritakan kisah   Bergambar - Cerita Kupu-kupu dan Semut

Pada suatu hari, di kisahkan didalam hutan yang sangat lebat, didalamnya tinggal majemuk binatang, ada semut, ada gajah, harimau, burung, kupu-kupu dan sebagainya.

Satu malam datanglah topan yang sangat dahsyat, topan yang menciptakan seluruh penghuni hutan itu menjadi panik. Semua para binatang berlarian ketakutan dan berusaha berlindung dari topan yang dahsyat itu.

Keesokan harinya matahari muncul dengan sangat cerah, sesudah semalam diporak porandakan oleh badai. Terdengar bunyi kicauan-kicauan burung yang merdu. Akan tetapi aneka macam pepohonan yang tumbang dan terlihat awut-awutan jawaban topan semalam.

Di salah satu dahan pohon yang tumbang tersebut melekat satu kepompong. Ia tampak duka alasannya ketika semalam topan datang, ia tidak dapat lari untuk berlindung.

Tak usang lalu keluar seekor semut yang muncul dari balik tanah. Semut yang memiliki sifat sombong dan arogan seakan tidak perduli melihat keadaan kepompong.

Baca dongeng anak lainnya :
Anak katak yang sombong dan anak lembu
Dongeng asal mula rumah siput
Kisah persahabatan bajing dan ikan gabus
Dongeng kancil yang arif dan harimau
Dongeng bangau bau tanah yang licik
Dongeng merak dan bangau

Dengan sombongnya si semut berkata "Hey, kamu kepompong. Coba kamu lihat aku, saya dapat berlindung dari serangan topan semalam. Aku tidak menyerupai kamu kepompong, lihat badan mu yang hampir rusak dan lembap kuyup jawaban badai, ha..ha...ha.... " ucap sisemut dengan sombongnya.

Tak hanya sombong dihadapan kepompong saja, ternyata si semut pun menyombongkan dirinya kepada hewan lain didalam hutan yang sedang bersedih alasannya kerusakan topan semalam.

Sampai ke esokan harinya, ketika sisemut berjalan-jalan, si semut tidak sadar kalau ia telah menginjak lumpur hidup. Tak usang semut pun terjebak dan hampir terhisap oleh lumpur itu.

"Toolooonggg... toloooooongggg... saya terjebak dilumpur ini... tolong lah aku," teriak si semut.

Tak usang muncul lah seekor kupu-kupu terbang diatas si semut.

"Hey, kamu kupu-kupu. tolong lah aku," pinta si semut

"Kenapa saya harus menolong mu semut, bukankah kamu itu ahli dapat selamat dari apapun," jawab kupu-kupu.

"aku masih ingat perkataan mu semut, dengan sombongnya kamu menghina dan tertawa diatas penderitaan ku kemarin. Apakah kamu masih ingat saya semut? saya kepompong yang kamu tertawakan disaat saya sedang duka alasannya topan kemarin," lanjut kata sikupu-kupu.

Sisemut mendengar itu merasa aib sekali atas kesombongannya dan atas sikapnya yang mentertawakan hewan lain yang sedang kesusahan.

"Maafkan saya kupu-kupu, memang kemarin saya telah salah kepada mu. Tapi jikalau kamu jikalau kamu mau menolongku, saya sangat berhutang kebijaksanaan kepada mu. Dan jikalau kamu tidak mau menolong ku, saya tidak akan menyalahkan mu, agar lah saya mati bersama kesombongan ku terhisap oleh lumpur ini," kata si semut.

Kupu-kupu yang melihat bencana itu tentu saja tidak tega melihat semut yang sedang kesulitan bertaruh nyawa dengan lumpur. Dan kesudahannya si kupu-kupu menolong sisemut keluar dari lumpur itu.

Sisemut pun berjanji tidak akan menghina dan mentertawakan binatang-binatang didalam hutan yang sedang kesusahan.

Nah adik-adik yang baik, hikmah yang dapat kita petik dari Dongeng anak diatas bahwa kita sebagai makhluk yang kuasa memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Makara janganlah kita menyombongkan diri atas apa yang kita punya. Apalagi kita mentertawakan sobat kita yang sedang dalam kesulitan dan kesusahan.

Thursday, November 22, 2018

Monyet Yang Rakus Dan Licik Tipu Seekor Kerbau

Adik-adik yang baik kali ini baca dongeng nya yuk...

Monyet Yang rakus dan licik tipu seekor kerbau Monyet Yang Rakus Dan Licik Tipu Seekor Kerbau

Pada suatu hari, ada seekor monyet yang sangat bandel sekali, selain bandel kera tersebut rakus dan suka mencuri buah-buahan para petani.

Perbuatannya menciptakan para petani resah dan para petani pun menjaga ladang mereka dengan ketat.

Dan tentu saja hal itu menciptakan si kera kebingungan, alasannya yakni kalau hingga tertangkap, nyawanya sanggup melayang.

Suatu hari si monyet meringis menahan lapar, beliau melihat burung gagak sedang membawa buah anggur. Melihat itu air liur si kera mulai berjatuhan.

Si kera berteriak kepada si gagak, "Hai gagak,"

Merasa di panggil gagak pun berhenti dan bertengger didekat monyet.

"Gagak, dari mana kamu sanggup buah anggur yang ranum itu?" tanya si monyet

"Aku mendapat buah ini dari kebun diseberang sungai, para petaninya baik hati, mereka tidak akan mengusir dan melukai kalau hanya mengambil buah yang sudah terjatuh ke tanah. Asal jangan makan buah-buahan yang masih ada dipohonnya." jawab si gagak.

Mendengar balasan si gagak, kera pun menjadi sangat girang. Dia pun segera menuju kebun diseberang sungai yang diceritakan si gagak.

Tapi sial, ia tidak sanggup menyebrangi sungai alasannya yakni airnya sedang meluap. Hal tersebut menciptakan si Monyet menjadi kebingungan, alasannya yakni ia tidak sanggup berenang untuk menyebrangi sungai.

Monyet pun melamun berfikir untuk sanggup menyebrangi sungai tersebut. Akhirnya si kera teringat kepada sahabatnya si kerbau. Si kera pun segera mencari si kerbau.

"Hai, kerbau sahabatku," sapa si monyet

"Ada apa monyet? wah kera kamu kini terlihat gemuk," kata si kerbau.

"Hehe... bagaimana saya tidak gemuk kerbau, saya makan lezat setiap hari, petani disebrang sungai sana selalu menunjukkan masakan lezat kepada ku. Dan saya diperbolehkan menghabiskan buah-buahan di kebunnya," kata si kera mulai merayu dan berbohong kepada si kerbau.

"Waahh... benarkah itu monyet? beruntung sekali kau, pantas saja kamu terlihat tambah gemuk." kata sikerbau tanpa sedikit pun curiga kepada si monyet.

"Apakah kamu mau ikut dengan ku sahabatku, kita makan sama-sama disana...!" kera mulai menipu si kerbau.

"Kau baik sekali monyet, sepakat saya ikut dengan mu, ayo kita kesana monyet," kata kerbau sangat girang.

"Tapi tunggu sebentar kerbau sahabatku, dikala ini untuk kesana agak susah alasannya yakni air sungai sedang meluap dan saya tidak sanggup berenang," kata si monyet.

"Itu problem simpel monyet, saya sanggup berenang. Nanti kamu sanggup naik kepunggung ku," jawab si kerbau tanpa curiga.

Merasa rayu tipunya berhasil, si kera merasa sanagt senang, kesudahannya si kera dan si kerbau pun segera pergi menuju kebun di sebrang sungai. Dan dikala menyebrangi sungai si kera naik di punggung si kerbau.

Setelah hingga di kebun, kera pun si kera yang rakus segera makan buah-buahan dengan lahapnya. Ia tidak memperdulikan buah yang masih ada di pohon, semuanya di makan.

Begitu pula si kerbau, ia pun makan dengan lahap. Karena si kerbau merasa buah-buahan memang sengaja diberikan kepada si monyet.

Tanpa mereka sadari, gerak-gerik mereka telah diperhatikan oleh para petani. Setelah si kerbau dan si kera tengah kekenyangan, para petani eksklusif menyergap kera dan kerbau.

Monyet yang sadar akan ancaman yang datang, segera berlari menyelamatkan diri meninggalkan kerbau yang kebingungan alasannya yakni tidak tahu problem yang sebenarnya.

Para petani melempari kerikil dan mengusir mereka, si kerbau pun berlari menyelamatkan diri dan badan sikerbau pun penuh dengan luka. Sedangkan si kera sudah tidak kelihatan batang hidung nya. Si kerbau mulai sadar bahwa dirinya telah di tipu oleh monyet.

Akhirnya sehabis berlari dari kejaran para petani, si kerbau pun hingga ditepi sungai. Dengan segera si kerbau terjun ke sungai untuk menyebrang.

Tiba-tiba si kera muncul, "Hai... kerbau sahabatku, tunggu aku... Apa kamu tega meninggalkan sahabat mu disini," teriak si kera memanggil si kerbau.

Melihat kemunculan si monyet, si kerbau bekerjsama sangat dongkol, "Jika kamu mau ikut menyebrang, cepatlah kamu melompat ke punggung ku," jawab si kerbau dengan nada ketus.

Si kera pun berlari dengan sekuat tenaga, kera semakin takut dan panik ketika mendengar bunyi para petani yang mengejar ada dibelakangnya.

Setelah hingga di pinggir sungai si kera pun segera melompat ke punggung si kerbau. Tapi naas, alasannya yakni perut si kera terlalu kenyang, menciptakan tubuhnya bertambah berat dan kurang lincah.

Lompatan si kera tidak hingga di punggung si kerbau, dan kesudahannya si kera pun tercebur ke sungai dan hanyut terbawa arus.

Wednesday, November 21, 2018

Dongeng Gajah Yang Baik Hati Dan Harimau

Adik-adik yang baik, kali ini dongeng gajah yang baik hati. Dongeng untuk anak ini dibagi menjadi Dua Seri, dan ini ialah cuilan dongeng seri pertama. Yuk adik-adik kita baca ceritanya.

Pada suatu hari, ada seekor gajah yang sangat baik hatinya. Ia bertubuh tinggi, besar dan juga sangat kuat. Memiliki gading yang besar dan belalai yang sangat panjang pula. Ia pun suka membantu dan memberi makan kepada binatang lain yang sedang kelaparan. Bukan hanya itu Si Gajah pun suka menawarkan pinjaman kepada binatang-binatang lain yang sedang kesusahan.

 dan ini ialah cuilan dongeng seri pertama Dongeng Gajah Yang Baik Hati Dan Harimau
Dongeng anak judul gajah dan harimau
Dalam dongeng ini sigajah melaksanakan perjalanan yang sangat jauh, melewati sungai dan hutan rimba. Ketika Ia melewati hutan ia bertemu dengan seekor harimau yang malang. Tubuh siharimau itu tertindih dahan pohon, melihat sigajah lewat harimau pun meminta pinjaman kepada si gajah.

"Gajah... oh gajah, tolonglah saya gajah," teriak siharimau

Dan sigajah pun menghampiri siharimau yang malang itu dan dengan sigap mengangkat dahan pohon yang menindih siharimau dengan belalainya yang kuat.

"Terimakasih oh gajah, jikalau kamu tidak segera tiba dan menolongku, mungkin saya sudah mati sebab tertindih batang pohon yang besar itu. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih gajah." Ucap siharimau

"Iya.. harimau, kamu harus bersyukur sebab dapat selamat dan kamu hanya mengalami luka yang ringan." Sahut gajah

"Benar sekali gajah, untung kamu lewat sini. kalu hewan lain yang lewat belum tentu dapat mengangkat batang pohon yang besar itu. Sekali lagi saya benar-benar berterima kasih kepada mu gajah" Kata harimau

"Sudahlah harimau, memang kita hidup harus saling tolong menolong" Kata si gajah

Meskipun si gajah ialah hewan yang sangat kuat, akan tetapi ia tidak sombong dan tetap rendah hati. Dan gajah pun meneruskan perjalanannya.

Didalam perjalanannya gajah lalu bertemu dengan seekor kancil yang sedang asik menikmati mentimun.

"Perutku kini sudah sangat kenyang, dan saya ingin minum. Aku harus segera mencari air untuk minum." kata kancil berbicara sendiri sehabis menghabiskan mentimun yang ia petik

Sikancil pun beranjak pergi ke arah sungai untuk minum. Akan tetapi sehabis hingga ditujuan, sungai itu kering tidak ada air sedikit pun untuk membasahi tenggoorokannya yang sudah mulai kering.

Sikancil pun berkeliling hutan untuk mencari air minum. Tetapi ia merasa kecewa sebab sehabis ia berkeliling ke sungai-sungai, rawa dan danau semuanya kering, tidak ada air sedikit pun.

Ia pun berpikir sejenak, "Dimana lagi saya dapat mendapat air untuk minum," gerutu sikancil sendiri. Ia teringat masih ada satu daerah lagi yang belum ia kunjungi yaitu sebuah bak besar yang terletak ditengah hutan.
"Sekarang saya harus segera pergi kekolam besar itu, mungkin saja saya disana dapat mendapat air untuk ku minum." gerutu sikancil didalam hati

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Sikancil pun mulai berjalan ketengah hutan, daerah dimana bak besar itu berada. Sesampainya di bak yang dimaksud ternyata benar saja dugaan sikancil, masih ada air dikolam tersebut.
"Ternyata benar dugaan ku, masih ada air dikolam ini," gumam sikancil

Sebenar nya bak itu sangat kecil. Tetapi sebab ekspresi dominan kemarau air dikolam itu pun surut dan hanya tinggal setengahnya, hingga menyerupai terlihat bak yang besar.

Karena sikancil merasa bangga dapat mendapat air minum, tanpa pikir panjang lagi ia pun eksklusif terjun kedalam bak tersebut dan meminum air sepuas-puasnya. tenggorokannya yang tadinya kering kini sudah berair kembali, tenaganya pun sudah mulai pulih dan badannya sudah menjadi segar kembali.

Kancil tidak menyadari bahwa tindakannya masuk kedalam bak itu ialah sangat ceroboh, Ia tidak berfikir bagaimana caranya ia dapat naik kembali ke atas daratan. Sudah beberapa kali sikancil berusaha memanjat dari dalam bak tersebut, tetapi ia tidak dapat hingga keatas.


Tag:
Dongeng anak, dongeng anak bergambar, dongeng gajah, dongeng kancil, dongeng harimau, dongeng fabel, cerpen, cerpen fabel, dongeng pendek, dongeng edukatif

Tuesday, November 20, 2018

Bagian 2 : Cerita Gajah Yang Baik Hati

Adik-adik Gajah yang baik hati dan Harimau , Nah menolong kancil yang sedang terjebak di dalam kolam besar ditengah hutan, Bagaimana caranya sigajah menolong sikancil, yuk kita baca dongeng lanjutannya ya adik-adik.

Sampai akhirnya sikancil mengalah dan tidak sanggup berbuat apa-apa, yang sanggup ia lakukan kini yaitu minta pemberian dengan berteriak sekuat-kuatnya. Berharap ada binatang lain yang sanggup menolongnya.
"Tolooonggggg.... toloooonnnngggg.....!!!" teriak sikancil

Gajah yang sedang melewati daerah itu pun mendengar bunyi teriakan minta tolong sikancil. Dan segera sigajah mendatangi arah bunyi teriakan tersebut.

 ini yaitu lanjutan dari dongeng yang berjudul  Bagian 2 : Dongeng Gajah Yang Baik Hati

"Hai,,, siapa yang berada didalam kolam itu??" tanya gajah
"Tolong aku... saya sikancil..." jawab sikancil
"mengapa kamu sanggup berada didalam kolam itu kancil?" gajah bertanya kembali kepada kancil

Sejenak sikancil termangu dan mencari nalar semoga sigajah mau menolongnya keluar dari dalam kolam tersebut

"Tolong gajah, saya tidak sanggup mengangkat ikan ini." Akal sikancil
"Yang benar kancil, kamu mendapat ikan?" tanya gajah
"Benar gajah, sungguh..! saya mendapat ikan yang sangat besar." Tipu sikancil kepada gajah

"Tapi bagaimana caranya kancil saya sanggup turun kebawah?"
"Sebaiknya kamu pribadi saja gajah turun kebawah sini, alasannya yaitu kalau kamu tidak cepat ikan ini sanggup lepas kembali" jawab si kancil

Si gajah berpikir sejenak, sanggup saja ia pribadi turun kebawah dengan mudah, akan tetapi bagaimana caranya ia sanggup naik keatas lagi nanti. Sigajah pun bertanya kembali kepada sikancil, " kancil, coba saya liaht mana ikan yang kamu dapatkan?"

"Ikannya ada disepasang kaki ku gajah," kata kancil
"Kalau saya menolong mu dan harus kebawah sana, kemudian bagaimana caranya saya sanggup naik dari kolam ini..?" kata sigajah

Kancil pun terdiam, ia tidak menyangka gajah sanggup berfikir sejauh itu. Tidak menyerupai dirinya yang ceroboh pribadi terjun kedalam kolam tanpa berfikir akibatnya.

"Kancil, kamu mau memanfaatkan ku ya kancil? kamu bermaksud menipuku untuk kepentingan dan keselamatan mu sendiri. Sekali-kali kamu harus diberi pelajaran kancil..." kata gajah sambil meninggalkan daerah itu.

Sikancil pun hanya terdiam, mendengar perkataan sigajah yang tampaknya tahu bahwa itu hanya nalar akalan nya saja semoga sigajah mau masuk kedalam kolam, dan ia sanggup naik keatas.

"Waduuuhhhh...Pak gajah... tolonglah aku... Aku mohon pa gajah" teriak sikancil

Gajah pun tak mendengarkan teriakan sikancil, dan ia terus saja menjauh pergi dari kolam tersebut.
Sikancil pun mulai putus asa, ia mulai merasa kedinginan berada didalam kolam itu. Dan hinga menjelang sore hari, tidak ada seekor binatang pun yang mendengar teriakannya.

"Gawat!! kalau saya terus didalam kolam ini, saya sanggup mati kaku." gumam sikancil didalam hati. Sikancil mulai membayangkan selesai hidupnya didalam kolam itu. Dalam keputusasaan sikancil berteriak dengan sangat keras dengan kepala menengadah keatas

"Wahai langit dan bumi..., dan seluruh binatang-binatang didalam hutan. Aku kancil bersumpah tidak akan menipu lagi untuk kepentingan ku dan keselamatanku sendiri. Kecuali.....!!!!"

Ketika kancil mengucapka kata kecuali, sikancil sengaja mengecilkan suaranya hampir tak terdengar. Tak disangaka, gajah tiba-tiba muncul kembali ditepi kolam. Ternyata gajah tidak benar-benar meninggalkan kancil sendiri didalam kolam itu. Gajah pun ingin tau ingin mendengar ucapakan kancil yang terakhir.

"Kecuali apa, kancil???" tanya gajah

Kancil pun terkejut mendengar bunyi gajah

Baca Juga Dongeng Lainnya:

"ternyata kamu kembali lagi pak gajah, tolong pak gajah selamatkan aku." kata sikancil

"Jawab dahulu pertanyaanku kancil, kecuali apa?" tanya gajah
"Hmmmmm.... kecuali untuk menyelamatkan diri. Karena saya hanya hewan yang kecil yang sering terancam oleh harimau, singa, serigala, dan hewan lainnya." Jawab sikancil

"Benar begitu kancil?" sahut gajah. "Dan kini apakah kamu sudah sadar dan berjanji tidak akan menipu, menjahili, dan tidak akan berbuat perbuatan yang merugikan binatang-binatang lain??" tanya gajah

"Benar pak gajah, betul. Aku benar-benar berjanji." jawab kancil
"Baiklah kancil, kini saya akan menolong mu keluar dari kolam ini." kata gajah

Kemudian gajah pun menjulurkan belalainya yang panjang intuk menangkap kancil dan mengangkatnya keatas. Sesampainya diatas kancil berkata

"Terima kasih pak gajah, saya tidak akan melupakan kebaikan mu ini pak gajah." Kata kancil.

Sejak insiden itu sikancil pun menjadi hewan yang sangat baik. Ia tidak lagi menipu, jahil, iseng menyerupai yang pernah ia lakukan dahulu kepada binatang-binatang lain dihutan.

Tag:
Dongeng anak, dongeng anak bergambar, dongeng gajah, dongeng kancil, dongeng harimau, dongeng fabel, cerpen, cerpen fabel, dongeng pendek, dongeng edukatif

Friday, November 16, 2018

Dongeng Pendek : Kenapa Unta Hidup Di Gurun Pasir

Adik-adik yang baik, kali ini akan bercerita perihal kenapa unta tinggal digurun pasir bukannya dihutan. Yuk adik-adik kita baca dongengnya.

Suatu hari didalam hutan, Seekor Singa siraja hutan akan menyelenggarakan perayaan ulang tahun. Sang singa pun turut mengundang binatang-binatang yang ada di dalam hutan untuk hadir pada pesta perayaan ulang tahunnya, dan yang ikut diundang termasuk simpanse dan unta.

Semua hewan dihutan hadir, mereka terlihat gembira alasannya selama ini Sang Singa telah menjadi pemimpin yang baik. Termasuk binatang-binatang kecil juga merasa terlindungi.

 akan bercerita perihal kenapa unta tinggal digurun pasir bukannya dihutan Dongeng Pendek : Kenapa Unta Hidup Di Gurun Pasir

Perayaan ulang tahun sang Singa terlihat sangat meriah sekali. Selain para hewan yang ada didalam hutan hampir semua nya hadir, mereka juga beraksi membuktikan diri dengan kebolehannya masing-masing.

Sang Singa memenggil simpanse untuk menari di didepan para tamu, alasannya selama ini simpanse dikenal paling bakir menari. Dan simpanse pun maju kedepan para tamu.

"Inilah Monyet... Penari terbaik yang ada dihutan ini..." ucap Sinoa

Monyet menunjukkan hormat dan senyum termanisnya kepada para tamu yang hadir. Dan simpanse pun mulai menari dengan indah dengan diiringi bunyi nyayian burung yang merdu, dan hewan lainnya yang juga ikut bernyanyi.

"Indah sekali tarian si monyet," ucap gajah
Binatang lain juga tidak memungkirinya, memang simpanse yaitu penari yang paling hebat. Tak hanya para tamu yang hadir yang memuji keindahan tarian si monyet, termasuk Sang Singa pun dibentuk kagum oleh tarian monyet.

Akan tetapi ada salah satu hewan yang merasa iri melihat para tamu semua hampir memuji monyet. Dia yaitu si unta, unta merasa bahwa tarian simpanse biasa-biasa saja, tidak terlihat indah.

"Aaahhh, saya juga sanggup menari, bahkan lebih indah dari tarian si monyet." ucap si unta

Monyet pun final menari dan para hewan bertepuk tangan, kecuali si unta. Unta pun memberanikan diri untuk maju, si unta bertekad akan menari dengan sangat indah bahkan lebih indah dari tarian si monyet.

"Paduka, ijinkan hamba menari. Hamba juga sanggup menari bahkan jauh lebih indah dibandingkan tarian si monyet," Ucap unta meminta ijin kepada sang Singa.

Sang Singa pun mempersilahkan si unta untuk menar. Burung mulai mengiringi dengan nyanyian dan kemudian unta pun mulai menari-nari. Akan tetapi alasannya tubuhnya besar, bukan tarian yang indah yang ia tampilkan. Melainkan gerakan-gerakan yang terlihat konyol, ketika si unta mengengkat satu kakinya dan kemudian ia terjatuh dan mengenai Sang Singa.

Sang singa pun geram dan marah, alasannya ia hampir saja terluka alasannya ulah si unta.
"Tangkap unta ini dan bawa beliau pergi dari sini," Seru sang Singa marah.

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Beberapa hewan kemudian mengusir si unta. Bukannya mendapat kebanggaan si unta malah terusir dari pesta itu, dan bahkan terusir juga dari hutan. Itu semua alasannya sifat iri hati si unta.

Itulah kenapa hingga ketika ini unta tinggal digurun pasir. Si unta bahwasanya sangat menyesal alasannya sudah iri dengan monyet. Akan tetapi sang Singa si raja hutan sudah tidak mau lagi menerimanya dihutan.

Tag:
dongeng unta, dongeng singa, dongeng monyet, dongeng gajah, dongeng sang singa, dongeng raja hutan, dongeng burung, dongeng ulang tahun, si unta, cerpen monyet, cerpen, cerita pendek

Tuesday, November 13, 2018

Anak Katak Hijau Selalu Menangis Jikalau Turun Hujan, Kenapa?!!!

Adik-adik yang baik kali anak katak ini suka melawan dan membantah kepada ibunya, dan ia pun menyesal di kemudian hari. Mari adik-adik kita baca saja dongeng nya yuk...

Pada jaman dahulu, diceritakan di sebuah bak yang tidak mengecewakan luas tingal seekor anak katak hijau bersama ibunya. Sianak katak itu sangat bandel sekali dan Ia tidak pernah menuruti kata kata dari ibunya. Jika Ibunya menyuruh ia untuk ke gunung, Ia malah pergi ke laut. Jika ibunya menyuruh pergi ke arah timur, ia malah pergi ke arah barat. Pokok nya apa pun yang di perintahkan ibunya, ia malah melakukannya dengan sebalikany.

Anak katak hijau yang menangis kalau turun hujan Anak Katak Hijau Selalu Menangis Jika Turun Hujan, Kenapa?!!!
Dongeng asal undangan katak

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Si ibu katak berfikir, "Apa yang harus saya perbuat kepada anak ini. Mengapa beliau tidak menyerupai anak anak yang lainnya, yang selalu menuruti apa kata orang bau tanah mereka."

Pada suatu hari si ibu katak hijau itu berkata, "Anakku, jangan kamu pergi keluar rumah, lantaran di luar sedang turun hujan sangat deras. Kau dapat hanyut terbawa arus."

Belum juga selesai ibunya berbicara, si anak katak itu sudah melompat keluar rumah dan sambil tertawa riang. "Horeee... Banjir... saya dapat bermain dengan sepuasnya...!"

Tak henti henti nya si ibu menasehati bahkan hingga setiap hari si ibu menasehatinya. Akan tetapi kelakuan anaknya malah semakin parah saja kenakalannya. Melihat kelakuan anaknya yang semakin nakal, menciptakan keseharian si ibu menjadi murung dan murung dan karenanya si ibu katak pun jatuh sakit. Semakin hari sakitnya kian parah saja.

Hinga suatu hari ketika si ibu merasa tubuhnya semakin melemah, si ibu pun memanggil anaknya. "Anak ku, saya rasa hidup ibumu ini tidak akan usang lagi. Tolong dengar anak ku, kalau ibu mu ini mati, jangan kamu kuburkan saya diatas gunung, kubur kan lah saya di pingir sungai."

Sebenarnya maksud si ibu ingin dikuburkan di atas gunung, akan tetapi lantaran anak nya selalu melaksanakan sebaliknya, Si ibu pun berpesan kepada anak nya sebaliknya.

Singkat cerita karenanya Ibu katak pun meninggal, anak katak itu menangis dan terus menangis dan meratapi semua kelakuan nya. "Oh ibu ku yang malang , mengapa saya tidak pernah mau mendengarkan kata kata mu. Sekarang engkau telah tiada, saya sudah membunuh nya."

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Si anak katak itu pun teringat pesan terakhir dari Ibunya. "Aku selalu saja melaksanakan apa pun yang tidak boleh oleh ibu ku. Dan kini untuk menebus semua kesalahan ku, saya akan melaksanakan pesan mu yang terakhir itu dengan se baik baiknya."

Sianak katak pun kemudian menguburkan ibunya di tepi Sungai. Pada beberapa ahad kemudian hujan turun dengan sangat lebatnya, menciptakan air sungai di mana anak katak itu menguburkan ibunya meluap. Si anak katak begitu khawatir dengan keadaan kuburan ibunya akan tersapu oleh air sungai yang meluap. Dan selesai nya ia pun memutuskan untuk pergi ke daerah ibunya di kubur dan mengawasi nya.

Sambil mengawasi kuburan ibunya ia selalu memohon dan menangis di tengah tengah hujan yang lebat itu. "Kwooong... kwooong... kwonggg, Wahai sungai jangan bawa ibu ku pergi....!"

Hingga ketika ini katak hijau akan selalu pergi kesungai dan menangis setiap hujan lebat datang. Sejak itu lah kita selslu mendengar katak hijau menagis setiap kali turun hujan lebat.
Tag:
Dongeng anak, dongeng asal usul, cerpen asal usul, dongeng anak, dongeng anak bergambar, dongeng lucu, dongeng asal mula, dongeng,