Mari kita baca content nya sama-sama ya adik adik
Search suggest peramal yang pintar dan bijak
Karena Berbicara Cerdik Dan Bijak Peramal di Berikan Hadiah Emas
Pada suatu malam, seorang raja kaget dan terbangun dari tidurnya. sang raja tersebut gres saja bermimpi buruk. dengan nafas yang terengah-engah, Sang raja berteriak memanggil seorang hulubalang kerajaan, "Panggil peramal istana kini juga, cepat" perintah sang raja kepada hulubalang.![]() |
| Sang Peramal Cerdik |
Tak usang kemudian, seorang peramal kerajaan menghadap. dan raja pribadi menceritakan mimpi buruknya kepada si peramal.
"Aku bermimpi abnormal sekali, didalam mimpiku saya melihat semua gigiku tanggal. menunjukan apakah itu peramal?" tanya sang raja.
"Mohon ampun baginda, dari pengetahuan hamba, mimpi itu berarti kesialan akan menimpa Baginda. Karena berdasarkan pengetahuan hamba, setiap gigi yang tanggal itu berarti seorang anggota keluarga akan meninggal dunia, Baginda. Dan bila semua gigi tanggal, berarti kemalangan besar bagi paduka yang mulia. Semua anggota keluarga kerajaan akan meninggal dunia."
Pertanda jelek dari si peramal itu menciptakan Raja marah. Ia pribadi langsung memerintahkan si peramal itu dieksekusi cambuk tubuh dua puluh kali. Walau begitu kegelisahan hati sang raja tidak berhenti. Raja merasa tidak puas, dan raja pun memerintahkan hulubalang untuk memanggil peramal yang lain. Seorang peramal yang gres tiba pun pribadi menghadap raja. Kali ini, sesudah mendengar dongeng mimpi sang raja peramal itu hanya tersenyum.
"Baginda raja, dari pengetahuan hamba, mimpi itu berarti baginda yaitu orang yang paling beruntung didunia ini. Paduka akan tetap hidup usang dari semua anggota keluarga Baginda." Kata si peramal
Mendengar perkataan peramal itu, tampak senyum mengembang di wajah sang raja. Tampaknya Raja sangat bahagia dengan pedoman peramal tadi.
"Kamu memang peramal pintar dan hebat. Dan sebagai hadiah atas kehebatanmu itu, saya hadiahkan lima keping emas untukmu. Terimalah..." Puji sang raja.
Hikmah dongeng :
Adik-adik, kedua peramal tadi dalam dongeng diatas memberikan hal yang sama kan. Tetapi bedanya hanya dari cara berbicara nya saja diantara dua peramal tadi. Peramal yang pertama berbicara apa adanya tanpa memikirkan akibatnya. Sedangkan peramal yang kedua menjawab dengan cerdik dan bijak, sehingga raja merasa bahagia dan memberikannya hadiah.
Karena itu Adik-adik, bila kita hendak berbicara atau berkata sesuatu, alangkah baiknya pikirkan matang-matang akibatnya.
















