Saturday, December 8, 2018

Islami Pengembara Yang Ditemani Malaikat

Kisah dongeng anak wacana persahabatan, dan rukun kepada saudara-saudara nya. Karena Allah SWT menyayangi orang yang dekat dan Allah SWT sangat membenci orang yang suka bermusuhan. Adik-adik niscaya tidak mau kan Dibenci oleh Allah, Oleh alasannya yakni itu adik-adik jauhi ya permusuhan dan rukun ya terhadap teman-teman disekolah. Mari adik-adik baca dongeng nya yuk...

Kisah Persahabatan Karena Allah

Pada suatu hari diceritakan ada sang pengembara berangkat untuk mengunjungi saudaranya di perkampungan. Jarak tempuh kerumah saudaranya cukup jauh sekali, harus melewati bukit-bukit. Tanpa disadari oleh sang pengembara, Allah telah mengirimkan malaikat berbentuk insan untuk menemaninya dalam perjalanan.

 Karena Allah SWT menyayangi orang yang dekat dan Allah SWT sangat membenci orang yang  Islami  Pengembara Yang Ditemani Malaikat
Sang Pengembara

Singkat cerita, Sesampainya sang pengembara di depan pintu gerbang perkampungan, malaikat yang berwujud insan itu bertanya kepada si pengembara
" Hendak Kemana? " tanya malaikat kepada si pengembara
" Aku mau mengunjungi saudara ku di perkampungan ini " jawab si pengembara.

Malaikat pun kembali bertanya, " Adakah utang budinya saudaramu, sehingga engkau jauh - jauh tiba untuk mengunjunginya? "
" Tidak, bukan alasannya yakni utang kebijaksanaan saya mengunjunginya, dan bukan juga alasannya yakni yang lainnya. Aku mengunjunginya alasannya yakni saya mencintainya alasannya yakni Allah, alasannya yakni itu saja. " jawab si pengembara.

" Aku yakni malaikat Allah Yang Maha Pengasih, yang diperintahkan untuk menemanimu dalam perjalananmu, sungguh Allah mencintaimu. Sebab cintamu kepada kawanmu alasannya yakni Allah " Ujar sang malaikat.

Makna dongeng persahabatan

Nah, adik - adik dirumah. Ternyata Allah sangat menyayangi orang-orang yang hidupnya saling dekat alasannya yakni Allah. jikalau kita dekat jangan pilih-pilih ya adik - adik, mau ia orang miskin atau pun kaya, cakep atau pun jelek, kita tetap mau dekat karena. Sebab selain kita memiliki banyak teman, Allah SWT pun akan menyayangi kita. Karena kita dekat bukan alasannya yakni melihat derajat ataupun rupa, tapi kita bersahabat alasannya yakni Allah SWT.

Search Term : cerpen anak, persahabatan, dongeng wacana persahabatan, dongeng pengembara ditemani malaikat

Friday, December 7, 2018

Islami | Cerpen Sang Penggembala Dan Serigala

cerpen singkat bergambar penuh edukatif dengan dongeng sipenggembala  kambing yang suka berbohong kepada penduduk desa, dan ia pun menerima hukuman, domba - domba gembalaannya habis di makan oleh serigala. Kali ini adik - adik dirumah ataupun sedang dimana saja harus baca nih cerita sipenggembala dan serigala, Ayo kita baca cerpen nya yuk...

Canda Sang Sipenggembala Kepada Penduduk Desa

Awal cerita, seorang pengembala yang sedang menggiring dombanya menuju padang rumput di erat desa. Ketika si penggembala domba sedang duduk santai sambil menggembala dombanya, terlintas dibenak sipenggembala untuk mempermainkan para penduduk desa.

" Serigala..! Serigala...! " teriak sipenggembala sekeras-kerasnya. Dan para penduduk desa pun berhamburan lari dari rumah dengan membawa tongkat untuk menolong si penggembala. Tapi penduduk desa tidak menemukan apa - apa, yang ada hanya penggembala yang sedang mentertawakan kebodohan mereka.

 singkat bergambar penuh edukatif dengan dongeng sipenggembala  Islami | Cerpen Sang Penggembala Dan Serigala
Dongeng anak Islami

Singkat cerita, di hari kedua, Sipengembala mengulangi kembali perbuatannya. Ia berteriak " Serigala...! Serigala...! ". Orang - orang desa pun kembali berhamburan berlarian ingin menolong sipenggembala. Tapi penduduk desa tidak menemukan apa - apa yang ada hanya sipenggembala yang dengan girangnya ia menertawakan mereka.

Dihari yang ke tiga, seekor serigala benar - benar datang, sipenggembala pun terlihat ketakutan. Karena ketakutannya terhadap serigala ia pun berteriak - teriak memenggil penduduk desa, " Serigala! Serigala...!"

Domba gembalaannya diterkam serigala, namun tak satu pun penduduk desa tiba menolongnya. Karena menyangka penggembala hanya mau membohongi mereka lagi.

Makna dongeng sipenggembala

Nah, adik - adik yang baik. Dari cerita diatas sanggup kita simpulkan bantu-membantu apabila kita sudah melaksanakan kebohongan maka orang yang pernah kita bohongi tidak akan percaya lagi kepada kita, walaupun apa yang kita katakan itu benar kejadiannya tapi mereka tidak akan percaya.
Makanya adik - adik yang baik kita dilarang berbohong kepada sobat - teman, guru, orang tua, ataupun kepada orang lain. Karena sipembohong niscaya tidak akan selamat dari hukuman.

Search Terms : dongeng anak, kisah anak islami, dongeng anak, penggembala dan serigala

Thursday, December 6, 2018

Cerita Legenda Gunung Merapi | Kisah Rakyat Yogyakarta

legenda Gunung merapi, babad tanah jawa

Diceritakan dalam Babad Tanah Jawa, ada seorang Panembahan Senopati yang sedang bertapa di Nglipura, bersahabat Bantul. Setelah Panembahan Senopati selesai bertapa, kemudian Ki Juru mertani bertanya kepadanya, " apakah yang Kau Dapatkan di dalam tapamu?"

Panembahan Senopati menjawab, " saya mendapat Lintang Johar di Nglipura."
Segera Ki Juru mertani bertanya kembali kepada senopati " apakah lintang Johar itu bisa sanggup menghilangkan mara bahaya?"
" tidak paman," ujar Panembahan Senopati.
" jika begitu, bertapa lah lagi kamu Senopati," kata ki Juru mertani.

Ki Juru mertani melanjutkan perkataannya " hanyutkan lah sebatang kayu di sungai, naiklah engkau di atas kayu yang hanyut itu. Setelah kamu hingga di Laut Kidul, kamu akan menjumpai Ratu Kidul."

Panembahan Senopati menjalankan apa yang dikatakan Ki Juru mertani. Di dalam Babad Tanah Jawa disebutkan perihal pertemuan panembahan Senopati dan Ratu Laut Kidul. Ratu Laut Kidul bersedia membantu Panembahan senapati dengan bala tentara makhluk halus.

Panembahan Senopati kemudian menemui Ki Juru mertani.
" nah, kini apa yang kamu dapatkan dari tapamu?"
" benar Kata paman, saya sanggup bertemu dengan Ratu Kidul."
" lantas, apa yang engkau dapatkan?" tanya Ki Juru mertani
" saya diberi minyak jayang katong dan telur degan," jawab Panembahan Senopati.
" telur yang engkau dapatkan itu berikanlah pada juru taman," kata Ki Juru mertani.

Singkat ceritera, sehabis Ki Juru taman memakan telur yang diberikan oleh Panembahan senopati. Terjadi kecacatan dalam diri ki Juru taman. Tubuhnya seketika berubah wujud menjadi raksasa yang besar dan sangat mengerikan.

 ada seorang Panembahan Senopati yang sedang bertapa di Nglipura Cerita Legenda Gunung Merapi | Cerita Rakyat Yogyakarta
Cerita Gunung Merapi

Selanjutnya, raksasa itu ditugaskan menjaga Gunung Merapi. Adapun tempat penjagaannya ialah plawangan. Maka, apabila terjadi peristiwa yang diakibatkan oleh gunung merapi, raksasa itulah yang menjaga dan menahan semoga peristiwa tidak menjalar ke arah selatan, khususnya keraton yogyakarta. Sebab itulah, lahar yang keluar disemburkan oleh Gunung Merapi tidak pernah mengalir ke arah selatan. Dengan demikian tempat sebelah selatan senantiasa terhindar dari bencana.

Sedangkan minyak jayang ketong diperintahkan semoga dibuang, namun sebelumnya dibuka dahulu dan diusapkan pada dua anak pria dan wanita yang ada di sana. Setelah terkena jayang katong, raga keduanya tidak kelihatan. Anak pria tidak tampak itu dijuluki kyai panggung, sedangkan si anak wanita menjadi nyai koso.

Sampai sekarang, mereka dipercayai masih setia menjaga beringin putih di utara masjid yang ada di sebelah Selatan jalan.

" jangan takut! Memang saya buaya, tapi asalku insan sepertimu juga. Aku dikutuk alasannya perbuatanku yang tercela. Oleh orang-orang saya biasa dipanggil Somad, pekerjaan sehari-hari ku merampok di sungai Tulang Bawang. Semua harta dan benda yang telah ku rampok, semua tersimpan dalam gua ini. Selain itu, di gua ini terdapat terowongan diam-diam yang menembus pribadi ke desa mu. Tak ada yang mengetahui Terowongan itu."

Dalam keadaan terkejut dan ketakutan, Aminah berusaha menyimak seluruh perkataan sibuaya. Dan tanpa disadarinya, Aminah telah mendengar Sebuah Rahasia yang sanggup memberinya jalan keluar dari gua itu. Walaupun si buaya selalu bersikap baik kepadanya dan selalu memberinya hadiah-hadiah perhiasan, ia tetap tidak kerasan, Dia ingin kembali ke desanya. Aminah berharap untuk sanggup meninggalkan sibuaya yang kesepian itu sendiri didalam gua dan segera kembali ke kampung halamannya.

Pada suatu ketika, si buaya perompak tertidur dan membiarkan pintu buahnya terbuka. Aminah segera memakai kesempatan itu untuk keluar melalui terowongan sempit itu. Ketika menyusuri cukup lama, tiba-tiba ia melihat sinar matahari. Betapa gembiranya Aminah sanggup keluar dari gua itu. Aminah, sigadis yang rupawan itu kesudahannya bisa kembali ke desanya dengan selamat. Ya hidup tentram dan senang bersama keluarganya.

Harta berlimpah tidak menjamin hidup bahagia, buaya itu kaya raya tapi ia Kesepian dan menderita akhir perbuatannya itu.
Terms Tag :
cerita rakyat, cerita legenda, dongeng anak, dongeng dongeng, kumpulan dongeng rakyat, dongeng pendek, dongeng cerita, dongeng pendek, dongeng bergambar,

Tuesday, December 4, 2018

Cerita Dongeng Asal Permintaan Guntur Dilangit

Cerita dongeng anak asal mula Guntur atau petir dilangit

Pada jaman dahulu kala, insan dan peri hidup rukun berdampingan, Si peri Mekhala yaitu peri yang cantik dan juga pandai, ia mencar ilmu pada Shie. Selain simekhala, Shie juga memiliki murid pria yang berjulukan Ramasaur. Ramasaur kalah pintar dengan Mekhala dan ia pun selelu iri pada kepandaian mekhala. Akan tetapi Guru Shie tetap sayang kepada kedua muridnya dan tidak pernah membeda-bedakan kedua muridnya.

 insan dan peri hidup rukun berdampingan Cerita Dongeng Asal Usul Guntur Dilangit
Dongeng anak asal mula petir (guntur)

Dongeng Lainnya :

Pada suatu hari Guru Shie memanggil kedua muridnya dan berkata
"Besok... berikanlah kepadaku secawan penuh air embun, barang siapa yang lebih cepat mendapatkan secawan penuh air embun, beruntunglah ia. Karena dari secawan penuh air embun itu akan ku ubah menjadi permata yang sanggup mengabulkan permintaan apapun."

Kedua muridnya tertegun mendengar perintah dari gurunya. Ramasaur membayangkan ia akan meminta harta benda dan kemewahan sehingga dalam bayangannya ia akan menjadi orang terkaya di negrinya. Akan tetapi Si Mekhala malah sebaliknya, Ia berfikir dengan keras, sebab untuk mendapatkan secawan penuh air embun tentu sangat tidak mudah.

Esok hari nya, pagi-pagi sekali mereka pun pergi kehutan untuk mengumpulkan secawan air embun. Ramasaur yang serakah dan ceroboh mencabuti rumput dan tanaman-tanaman kecil lain nya. Akan tetapi hasil yang di sanggup si Ramasaur sangat mengecewakan, air embun selalu saja tumpah sebelum dituangkan kecawan.

Sebaliknya, Mekhala dengan sangat hati-hati menyerap embun di antara dedaunan dengan memakai sehelai kain. Perlahan-lahan diperasnya kemudian di masukan cawan. Dan kesudahannya pun sangat menggembirakan. dan tak usang kemudian cawan si Mekhala telah penuh. Ia pun pulang dan memperlihatkan cawan yang sudah di penuhi air embun kepada Gurunya.

Mekhala memang murid yang cerdik, gurunya pun mendapatkan secawan air embun dengan gembira.Dan sesuai kesepakatan gurunya, air embun itu pun di ubah menjadi permata sebesar ibu jari. "Mekhala, bila kamu menginginkan sesuatu, kamu angkat permata ini sejajar dengan kening mu. Lalu kamu ucapkan impian mu." Kata Guru Shie.

Mekhala pun mengerjakan apa yang di katakan oleh gurunya tersebut, kemudian menyebutkan keinginannya dan dalam sekejap mekhala telah berada di langit biru, melayang layang seperti burung rajawali.

Baca Juga Islami :

Sementara Ramashur gres berhasil mendapatkan secawan penuh air embun hingga senja hari. Hasil air embun yang di bawa Ramashur tidak sebening yang didapatkan oleh Mekhala. Ramashur pun menyerahkan cawan itu ke pada gurunya. "Ramasaur, meskipun engkau kalah cepat dari Mekhala, kamu akan tetap mendapatkan hadiah dari ku atas jerih payah mu. Ambil Kapak sakti ini, kamu gunakan kapak ini untuk membela diri bila kamu dalam bahaya, bila kamu lemparkan kapak ini kesasaran, gunung pun sanggup hancur terkena kapak ini." Kata Guru Shie sambil menyerahkan sebuah kapak sakti yang terbuat dari perak.

Ternyata Ramasaur menyalah gunakan kapak yang di beri oleh Guru Shie. Ramasaur iri melihat Mekhala yang sanggup terbang melayang layang di langit. Karena iri dan menjadi benci terhadap Mekhala, Ramasaur melemparkan kapak itu ke arah Mekhala yang sedang terbang melayang layang di langit. Mekhala pun memakai permatanya untuk menangkis kapak Ramasaur. Akibatnya terjadilah benturan dahsyat dengan cahaya yang sangat menyilaukan.

Nah adik-adik yang baik itulah dongeng dongeng asal usul guntur atau petir yang suka kita lihat di atas langit.

Tag:
cerpen, dongeng anak, dongeng anak, dongeng untuk anak, dongeng asal usul, dongeng rakyat, dongeng legenda, legenda rakyat, si peri mekhala

Monday, December 3, 2018

- Anak Katak Sombong Dengan Anak Lembu

Pada suatu hari, ditengah padang rumput yang luas, ada sebuah bak yang di huni oleh berpuluh puluh ekor anak katak yang berjulukan Kethus.

Si kethus yaitu anak katak yang berbadan beasr dan paling kuat, dan alasannya kelebihannya itu. Si kethus pun hidup nya sangat sombong sekali, Karena ia merasa ia lah yang paling besar dan besar lengan berkuasa diantara bawah umur katak lainnya, dan tidak ada anak katak seumuran ia yang sanggup mengalahkannya.

 ada sebuah bak yang di huni oleh berpuluh puluh ekor   - Anak Katak Sombong dengan Anak Lembu
: Anak Katak Sombong dengan Anak Lembu

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Sebenarnya abang nya si kethus sudah sering kali menasehati nya, biar kethus tidak bersikap besar kepala dan sombong terhadap sobat temannya. Akan tetapi si kethus tidak pernah menghiraukan nasehat-nasehat dari kakaknya.

Karena kesombongannya, teman-teman si kethus pun mulai menghindarinya, dan pada balasannya si kethus pun tidak memiliki sobat lagi.

Singkat cerita pada suatu pagi hari, si kethus sedang berlatih melompat, ketika ia sedang berlatih melompat ia situ juga ada seekor anak lembu yang sedang bermain disitu.

Terlihat sesekali anak lembu itu mendekati ibunya untuk menyedot susu. Si anak lembu itu terlihat gembira sekali, Ia berlari lari sambil se sekali menyegok rumput yang segar, dan dengan tidak sengaja pengecap si anak sapi itu terkena tubuh si kethus.

Si kethus pun murka sambil menggumam di dalam hatinya "Huh,, Berani sekali makhluk ini mengusik ku", sikethus pun menjauhi anak lembu itu. Sebenarnya si anak lembu itu tidak berniat untuk mengganggu si kethus, namun alasannya kebetulan pergerakan si anak sapi dan si kethus sama sehingga menyebabkan kethus menjadi cemas dan melompat menyelamatkan diri.

Dengan nafas yang terengah-engah, sikethus hingga di tepi kolam. Melihat si kethus sangat kecapean, mitra kawannya pun nampak heran. "Hei kethus,,, kau tampak nya lelah sekali hingga terengah-engah, dan muka kau juga terlihat sangat pucat sekali." tanya salah satu temannya.

"Tidak,, saya tidak apa apa. Aku hanya cemas saja, kau lihat makhluk di tengah padang rumput itu, saya tidak tahu makhluk apa itu, tapi makhluk itu sangat sombong dan hendak menelanku." kata si kethus kepada sobat temannya.

Tak usang kakaknya si kethus tiba menghampiri dan berkata, "makhluk itu anak lembu, kethus. dan sepengetahuan abang anak lembu itu tidak jahat. Mereka memang biasa di lepaskan dipadang rumput ini setiap pagi."

"Kenapa abang sanggup bilang makhluk itu tidak jahat, saya hampir hampir saja ditelannya tadi," kata si kethus.

"Tidak mungkin kethus, alasannya lembu hanya makan rumput saja. Dia tidak makan katak ataupun ikan." jawab si abang nya kethus.

"kakak, saya tidak percaya bila makhluk itu tidak makan katak. Tadi saja saya dikejarnya dan hampir ditendang olehnya." celah si kethus.

Kemudian sifat sombong si kethus pun muncul dan berkata kepada kawan-kawan nya, "Hey kawan-kawan, sebetulnya saya sanggup saja melawan makhluk itu dengan menggembungkan diriku." sombongnya dengan bangga.

"Lawan saja kethus... lawan makhluk itu, kau niscaya menang." teriak kawan-kawan si kethus.

Mendengar itu kakaknya si kethus pun mengingatkan kepada si kethus, "Sudah lah kethus, kau tidak akan sanggup menandingi lembu itu. itu sangat berbahaya, bisa-bisa kau akan menerima celaka, sudah hentikan."

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Akan tetapi si kethus tidak memperdulikan omongan dari kakaknya. Si kethus terus saja menggembungkan dirinya alasannya menerima dorongan dari sobat temannya. Sebenarnya temen-temannya sengaja hendak memberi pelajaran kepada si kethus yang sombong itu.

"Ayo kethus...ayo sedikit lagi kethus...teruskan..." teriak teman-temannya seolah-olah menyemangati si kethus.

Tiba-tiba si kethus jatuh lemas, alasannya di menggembung terlalu sangat besar. Si kethus pun mencicipi perutnya sangat sakit dan perlahan lahan dikempiskannya.

Melihat keadaan adiknya yang jatuh alasannya lemas, kakaknya pun kemudian membantu.
"Sukurlah kau kethus, kau tidak apa-apa" kata kakaknya.

Singkat cerita si kethus pun telah sembuh dari sakitnya, dan ia mengerti ia jatuh sakit alasannya kesombongannya.

Tag:
dongeng anak, dongeng anak, dongeng anak terbaru, dongeng sebelum tidur, dongeng bergambar, dongeng dongeng, guru cerita, dongeng anak terbaru, fairy tales

Sunday, December 2, 2018

Cerpen Untuk Anak - Kisah Kuda Dan Keledai

Adik-adik yang baik, kali ini cerita fabel bergambar  penuh edukatif untuk anak-anak. Yuk! adik-adik kita baca cerpen fabel ini.

Diceritakan, seekor kuda dan keledai. Pada dongeng ini sikeledai yang iri dengan keidupan sikuda yang selalu dirawat dengan baik oleh pemiliknya.

Sikeledai sangat iri alasannya sikuda ditempatkan dikandang yang selalu bersih, diberi makanan enak, selalu di mandikan, dan si kuda juga tidak pernah disuruh bekerja.

Iri nya sikeledai, ia harus selalu bekerja keras setiap hari mengangkat barang bawaan, harus menarik gerobak yang berat, ia tak pernah dimandikan oleh tuannya, diberi makan seadanya, dan ia juga ditempatkan disebuah sangkar yang kotor alasannya jarang sekali sangkar si keledai dibersihkan.

 Pada dongeng ini sikeledai yang iri dengan keidupan sikuda yang selalu dirawat dengan baik Cerpen Untuk Anak - Dongeng Kuda Dan Keledai
Dongeng anak

Di hari yang penuh kesempatan, sikeledai menghampiri sikuda dikandangnya. Sikeledai mengeluh dan berkata kepada sikuda.
"Hey kuda, hidupmu sangat enak, penuh kasih sayang dari situan kepadamu. Kau ditempatkan dikandang yang higienis dan diberi makan yang enak. Sedangkan saya Diberi makan seadanya dan ditempatkan dikandang yang kotor. Selain itu pula setiap hari saya harus berkerja keras. Sebetulnya saya sangat iri kepada mu kuda!!!"

"Keledai, bekerjsama kamu tidak tahu. Kamu lah yang paling beruntung didunia ini daibandaingkan dengan ku. kamu hanya melihat kehidupan ku disini saja, kamu tidak melihat kehidupanku yang penuh resiko" jawab sikuda.

Sikeledai pun menjadi heran apakah benar sikuda memiliki beban resiko yang berat, yang ia ketahui yaitu sikuda selalu dirawat dengan sangat baik oleh Situan.

"Maksudmu sangat beresiko bagaimana kuda, saya tidak mengerti yang kamu katakan kuda" si keledai bertanya kembali kepada sikuda

"Iya keledai hidupku penuh resiko bahkan saya sanggup terluka parah dan sanggup mati kapan saja. Saat terjadi perang, tuan naik diatas punggungku dengan bersenjatakan lengkap. Apa kalau musuh lebih kuat, saya sanggup saja terluka parah dan bahkan mati di medan perang." Jawab sikuda.

Mendengar semua itu sikeledai mulai menyadari bahwa selama ini beliau sudah salah. Ternyata nasibnya jauh lebih beruntung di bandingkan si kuda.

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Nah adik-adik yang baik, makna dari dongeng tersebut adalah, kadang kita melihat kehidupan orang lain jauh lebih beruntung dibandingkan dengan kehidupan kita. Padahal kenyataannya belum tentu apa yang kita sangkakan. Dan selain itu, niscaya ada banyak orang yang nasibnya tidak sebaik kita. Marilah kita bersyukur dengan apa pun yang kita dapatkan dan kita miliki.

Cerita ini disesuaikan dan dikembangkan dari dongeng pendek karya Aesop berjudul "The Ass and the Charger."

Tag:
Cerpen, dongeng, kisah, cerpen anak, dongeng pendek, dongeng fabel, cerpen edukatif, kisah anak, dongeng untuk anak-anak, cerpen untuk anak, cerpen bergambar, dongeng anak bergambar