Wednesday, November 14, 2018

Syekh Yang Jujur Selamat Dari Badai

selamat dari angin ribut yang menghancurkan kapal yang ditumpangi nya.

Kisah Cerita Syekh Al-Bazzaz Yang Selamat Dari Badai

Pada suatu dikala ada seorang syekh yang berjulukan Syekh Al-Bazzaz sedang melakukan ibadah haji. Saat ia berada di Masjidil Haram di Makkah, tiba-tiba ia merasa sangat lapar sekali, tapi ia tidak memiliki kuliner untuk mengganjal perutnya.

Ia pun terus mencari sesuatu yang sanggup dimakan olehnya. namun ia tidak mendapatkan apa - apa. Dalam pencariannya ia menemukan sebuah kantung berbahan sutra, ia pun membawa kantong sutra itu ke rumah tinggalnya di Makkah. Sesampainya dirumah, ia pun membuka kantong dari kain sutra itu, alangkah terkejutnya ia dikala melihat sebuah permata elok yang ada didalam kantung itu. Ia pun buru - buru mengikatnya kembali dan meneruskan mencari makan.

Saat ia sedang mencari makanan, datang - datang ia mendengar seorang renta berteriak - teriak dari kejauhan. "Barang siapa yang menemukan kantong sutra, akan diberi hadiah lima ratus dirham emas."

"Sekarang saya sangat lapar, apakah saya harus mencuri kalung permata ini dan menggembalikan kantung nya saja? Tidak, saya harus mengembalikankepada orang renta itu." ujar syekh Al-bazzaz didalam hati.

"Wahai bapak, kemarilah...! Ayo kerumahku," ajak syekh kepada orang renta itu.
"Aku kehilangan sebuah kantung sutra" orang renta itu menyebutkan ciri-ciri kantung sutra yang hilang.
"Bapak, inilah kantung sutra yang ibarat ciri - ciri yang bapak sebutkan" kata syekh Al-Bazzaz

"Inilah uang lima ratus dirham emas sebagai hadiah dariku untukmu"
"Bapak, saya tidak akan menerimanya, dan tidak akan meminta tanggapan darimu sedikit pun." jawab Syekh Al-Bazzaz
"Sudahlah tidak apa - apa, ambilah ini sebagai hadiah" orang renta itu sedikit memaksa
"Demi Allah, saya tidak akan menerimanya. Aku hanya mengharapkan pahala dari Allah SWT saja," Jawab Syekh Al-Bazzaz

 alasannya kebaikannya Ridho alasannya Allah bukan alasannya mengharapkan imbalan ataupun mengharap Syekh Yang Jujur Selamat Dari Badai
Kisah Syekh

Dan kemudian orang renta itu pun pergi, sesudah orang renta itu pergi Syekh Al-Bazzaz tidak merasa ada penyesalan alasannya ia tidak mengambil hadiah yang ditawarkan oleh orang renta itu.

Setelah ekspresi dominan haji selesai, Ia pun hendak pulang kampung dengan menaiki perahu. Dalam perjalanan pulang, bahtera yang ditumpanginya diterjang angin ribut ombak yang bergulung sangat besar dan angin yang meniup sangat kencang sekali. Perahu yang ia tumpangi pun pecah terbelah dihantam angin ribut dan kemudian tenggelam.

Semua penumpang bahtera itu terlempar ke bahari beserta semua barang yang diangkut dalam perahu. Namun, Syekh Al-Bazzaz selamat, dengan berpegangan pada potongan kayu sisa perahu. Ia pun terapung - apung selama beberapa hari di lautan, hingga karenanya ia terdampar di sebuah pulau.

Didalam pulau itu terdapat warga tidak sanggup membaca dan menulis. Ia pun berhenti dan masuk disebuah Masjid, kemudian ia mengambil sebuah Al-Qur'an dan membacanya. Karena mendengar bunyi Syekh Al-Bazzaz, Orang - orang dipulau itupun melihatnya dan berkumpul disekeliling Syekh Al-Bazzaz.

"Tuan, maukah yuan mengajarkan kami membaca Al-Qur'an" kata mereka satu persatu.
Syekh Al-Bazzaz pun akhirnyamengajarkan mereka satu persatu hingga berilmu membaca Al-Qur'an.

"Di pulau ini ada seorang gadis yatim, ia memiliki kalung permata, dan kami ingin menikahkan mu dengannya" ujar seorang Bapak kepada Syekh Al-Bazzaz
"Tidak, saya harus melanjutkan perjalanan lagi ke kampungku," Balas Syekh AL-Bazzaz
"Engkau harus menikah dengan nya, biar sanggup tinggal di kampung ini dan mengajar kami." Kata sibapak itu sedikit memaksa

Akhirnya Syekh Al-Bazzaz pun mendapatkan proposal itu. Di hari pernikahannya dikala gadis itu berada dihadapannya, tampak olehnya kalung permata melingkardi leher sang gadis. Ia terus memandang dan memandang kalung permata itu.

"Wahai syekh, engkau telah mengecewakan hati gadis ini, engkau hanya melihat kalungnya saja" ujar seorang kerabat
"Aku dan kalung ini punya dongeng sendiri." Syekh Al-Bazzaz pun menceritakan kisah yang terjadi dahulu dengan kalung itu.

Setelah mendengarkan dongeng Syekh Al-Bazzaz, orang- orang disekelilingnya mengucapkan takbir.
"Ada apa dengan kalian, tiba-tiba bertakbir dan bertahlil?" Tanya Syekh Al-Bazzaz
"Orang renta yang dahulu kehilangan kalung itu yakni ayah si gadis yatim ini. Selama perjalanan pulang dari ibadah Haji, Ia tidak henti - hentinya berdo'a, "Ya Allah, saya tidak pernah bertemu dengan seorang muslim sebaik pria yang telah menemukan kalung permataku. Ya Allah pertemukan saya dengannya Sekali lagi, biar sanggup ku nikahkan putriku dengannya," Dan kini doa itu dikabulkan."
Search Term : Cerita kisah, kisah motivasikisah inspiratifkisah syekh al-bazzaz

Hikmah Isi Cerita Syekh Al-Bazzaz

Allah akan membalas yang terbaik dari apa yang sudah kita lakukan. Lihatlah dongeng diatas, Syekh Al-Bazzaz tidak mau mendapatkan imbalan apa-apa dari kalung permata itu. Dia hanya mengharapkan Ridho Allah SWT.
Dan sebagai balasannya, Syekh selamat dari angin ribut dan Ia pun menikah dengan putrinya dan mendapatkan kembali kalung permata itu.

Tuesday, November 13, 2018

Anak Katak Hijau Selalu Menangis Jikalau Turun Hujan, Kenapa?!!!

Adik-adik yang baik kali anak katak ini suka melawan dan membantah kepada ibunya, dan ia pun menyesal di kemudian hari. Mari adik-adik kita baca saja dongeng nya yuk...

Pada jaman dahulu, diceritakan di sebuah bak yang tidak mengecewakan luas tingal seekor anak katak hijau bersama ibunya. Sianak katak itu sangat bandel sekali dan Ia tidak pernah menuruti kata kata dari ibunya. Jika Ibunya menyuruh ia untuk ke gunung, Ia malah pergi ke laut. Jika ibunya menyuruh pergi ke arah timur, ia malah pergi ke arah barat. Pokok nya apa pun yang di perintahkan ibunya, ia malah melakukannya dengan sebalikany.

Anak katak hijau yang menangis kalau turun hujan Anak Katak Hijau Selalu Menangis Jika Turun Hujan, Kenapa?!!!
Dongeng asal undangan katak

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Si ibu katak berfikir, "Apa yang harus saya perbuat kepada anak ini. Mengapa beliau tidak menyerupai anak anak yang lainnya, yang selalu menuruti apa kata orang bau tanah mereka."

Pada suatu hari si ibu katak hijau itu berkata, "Anakku, jangan kamu pergi keluar rumah, lantaran di luar sedang turun hujan sangat deras. Kau dapat hanyut terbawa arus."

Belum juga selesai ibunya berbicara, si anak katak itu sudah melompat keluar rumah dan sambil tertawa riang. "Horeee... Banjir... saya dapat bermain dengan sepuasnya...!"

Tak henti henti nya si ibu menasehati bahkan hingga setiap hari si ibu menasehatinya. Akan tetapi kelakuan anaknya malah semakin parah saja kenakalannya. Melihat kelakuan anaknya yang semakin nakal, menciptakan keseharian si ibu menjadi murung dan murung dan karenanya si ibu katak pun jatuh sakit. Semakin hari sakitnya kian parah saja.

Hinga suatu hari ketika si ibu merasa tubuhnya semakin melemah, si ibu pun memanggil anaknya. "Anak ku, saya rasa hidup ibumu ini tidak akan usang lagi. Tolong dengar anak ku, kalau ibu mu ini mati, jangan kamu kuburkan saya diatas gunung, kubur kan lah saya di pingir sungai."

Sebenarnya maksud si ibu ingin dikuburkan di atas gunung, akan tetapi lantaran anak nya selalu melaksanakan sebaliknya, Si ibu pun berpesan kepada anak nya sebaliknya.

Singkat cerita karenanya Ibu katak pun meninggal, anak katak itu menangis dan terus menangis dan meratapi semua kelakuan nya. "Oh ibu ku yang malang , mengapa saya tidak pernah mau mendengarkan kata kata mu. Sekarang engkau telah tiada, saya sudah membunuh nya."

Baca Juga Dongeng Lainnya:

Si anak katak itu pun teringat pesan terakhir dari Ibunya. "Aku selalu saja melaksanakan apa pun yang tidak boleh oleh ibu ku. Dan kini untuk menebus semua kesalahan ku, saya akan melaksanakan pesan mu yang terakhir itu dengan se baik baiknya."

Sianak katak pun kemudian menguburkan ibunya di tepi Sungai. Pada beberapa ahad kemudian hujan turun dengan sangat lebatnya, menciptakan air sungai di mana anak katak itu menguburkan ibunya meluap. Si anak katak begitu khawatir dengan keadaan kuburan ibunya akan tersapu oleh air sungai yang meluap. Dan selesai nya ia pun memutuskan untuk pergi ke daerah ibunya di kubur dan mengawasi nya.

Sambil mengawasi kuburan ibunya ia selalu memohon dan menangis di tengah tengah hujan yang lebat itu. "Kwooong... kwooong... kwonggg, Wahai sungai jangan bawa ibu ku pergi....!"

Hingga ketika ini katak hijau akan selalu pergi kesungai dan menangis setiap hujan lebat datang. Sejak itu lah kita selslu mendengar katak hijau menagis setiap kali turun hujan lebat.
Tag:
Dongeng anak, dongeng asal usul, cerpen asal usul, dongeng anak, dongeng anak bergambar, dongeng lucu, dongeng asal mula, dongeng,

Monday, November 12, 2018

Kisah Peramal Yang Arif Dan Sang Raja

Adik-adik sudah baca kan cerpen-cerpen yang Kakak bagikan? Semoga bermanfaat ya adik-adik isi content nya. Dan biar adik-adik makin gemar membaca content-content yang kasatmata ya. Dan kali ini abang akan menuliskan cerita islami dengan judul "Peramal yang pintar dan bijak dengan sang Raja", dan dongeng kali ini pun tidak kalah menarik nya lho adik-adik dan yang paling penting adik-adik dirumah perlu di ingat Hikmah dongeng yang abang tulis di bawah content ya.
Mari kita baca content nya sama-sama ya adik adik

Search suggest peramal yang pintar dan bijak

Karena Berbicara Cerdik Dan Bijak Peramal di Berikan Hadiah Emas

Pada suatu malam, seorang raja kaget dan terbangun dari tidurnya. sang raja tersebut gres saja bermimpi buruk. dengan nafas yang terengah-engah, Sang raja berteriak memanggil seorang hulubalang kerajaan, "Panggil peramal istana kini juga, cepat" perintah sang raja kepada hulubalang.

Peramal yang pintar dan bijak dengan sang Raja Kisah Peramal Yang Cerdik Dan Sang Raja
Sang Peramal Cerdik

Tak usang kemudian, seorang peramal kerajaan menghadap. dan raja pribadi menceritakan mimpi buruknya kepada si peramal.
"Aku bermimpi abnormal sekali, didalam mimpiku saya melihat semua gigiku tanggal. menunjukan apakah itu peramal?" tanya sang raja.

"Mohon ampun baginda, dari pengetahuan hamba, mimpi itu berarti kesialan akan menimpa Baginda. Karena berdasarkan pengetahuan hamba, setiap gigi yang tanggal itu berarti seorang anggota keluarga akan meninggal dunia, Baginda. Dan bila semua gigi tanggal, berarti kemalangan besar bagi paduka yang mulia. Semua anggota keluarga kerajaan akan meninggal dunia."

Pertanda jelek dari si peramal itu menciptakan Raja marah. Ia pribadi langsung memerintahkan si peramal itu dieksekusi cambuk tubuh dua puluh kali. Walau begitu kegelisahan hati sang raja tidak berhenti. Raja merasa tidak puas, dan raja pun memerintahkan hulubalang untuk memanggil peramal yang lain. Seorang peramal yang gres tiba pun pribadi menghadap raja. Kali ini, sesudah mendengar dongeng mimpi sang raja peramal itu hanya tersenyum.

"Baginda raja, dari pengetahuan hamba, mimpi itu berarti baginda yaitu orang yang paling beruntung didunia ini. Paduka akan tetap hidup usang dari semua anggota keluarga Baginda." Kata si peramal

Mendengar perkataan peramal itu, tampak senyum mengembang di wajah sang raja. Tampaknya Raja sangat bahagia dengan pedoman peramal tadi.
"Kamu memang peramal pintar dan hebat. Dan sebagai hadiah atas kehebatanmu itu, saya hadiahkan lima keping emas untukmu. Terimalah..." Puji sang raja.

Hikmah dongeng :

Adik-adik, kedua peramal tadi dalam dongeng diatas memberikan hal yang sama kan. Tetapi bedanya hanya dari cara berbicara nya saja diantara dua peramal tadi. Peramal yang pertama berbicara apa adanya tanpa memikirkan akibatnya. Sedangkan peramal yang kedua menjawab dengan cerdik dan bijak, sehingga raja merasa bahagia dan memberikannya hadiah.
Karena itu Adik-adik, bila kita hendak berbicara atau berkata sesuatu, alangkah baiknya pikirkan matang-matang akibatnya.

Sunday, November 11, 2018

Dongeng Burung Bangau Dan Merak Yang Sombong

Adik-adik yang baik, kali ini Burung bangau dan Burung merak yang sombong. Sudah tau kan menyerupai apa burung merak, ia mempunyai keindahan pada bulunya. Nah, Yuk kita baca saja dongeng nya.

Pada suatu hari di di pedalaman hutan ada seekor burung merak yang arogan dan sangat sombong. Ia sangat membanggakan dirinya alasannya yakni mempunyai bulu-bulu yang indah.

Keseharian Merak selain mencari makan Ia lebih sering berjalan-jalan dan menjumpai binatang lainnya hanya sekedar untuk menyombongkan keindahan yang dimilikinya.

 Pada suatu hari di di pedalaman hutan ada seekor  Dongeng Burung Bangau Dan Merak Yang Sombong
Saat Merak sedang berjalan-jalan di tengah hutan, Ia bertemu dengan Bebek, dan menyerupai biasa merak beraksi menyombongkan dirinya. Ia mulai merentangkan bulu indahnya dihadapan si bebek.

"Lihat bebek, lihatlah bulu indahku ini. Apakah kamu punya bulu-bulu yang indah menyerupai diriku," kata Merak

Bebek yang tidak suka berdebat jadinya menentukan membisu dan pergi meninggalkan Merak yang sombong itu.

"Ah, kamu ini memang belibis payah dan jelek." ujar Merak melihat belibis pergi meninggalkannya.

Tidak berapa usang hinggap lah bangau. Dan menyerupai biasa Merak mulai merentangkan bulunya yang indah dibawah sinar matahari.

Baca Juga Dongeng Lainnya:



"Bangau, coba kamu lihat," kata Merak "Dapatkah kamu mengalahkan keindahan ku? Lihat, saya bermandikan kemewahan dan pelangi, sedangkan bulu mu kusam kelabu menyerupai debu."

Bangau pun mulai merentangkan sayapnya dengan lebar-lebar dan lalu ia terbang ke atas. Di atas bangau bicara kepada Merak

"Merak, lihatlah aku. Apakah kamu dapat terbang menyerupai aku, ikutilah saya kalau kamu bisa," kata bangau.

Akan tetapi Merak hanya dapat membisu bangun terpaku alasannya yakni Ia tidak dapat terbang keatas menyerupai bangau.

Nah adik-adik yang baik, dari cerita bangau dan merak diatas kita dapat ambil hikmahnya yaitu Janganlah kita menyombongkan diri terhadap apa yang kita miliki. Karena mungkin saja mereka punya apa yang kita tidak miliki.

Saturday, November 10, 2018

Cerpen Lucu - Kerbau Yang Malas Dan Si Kancil

Adik-adik yang baik dimana pun berada, Nah kali ini Kerbau yang malas dan si kancil yang rajin bekerja. Hikmah edukatif yang dapat kita ambil dari kali ini yakni  jangan lah bermalas-malasan bekerja alasannya yakni kita banyak harta. Karena suatu ketika harta yang kita punya bakal habis. Nah adik-adik yang baik, kita baca dongeng nya saja yuk...

Kerbau yang malas dan si kancil yang rajin bekerja Cerpen Lucu - Kerbau Yang Malas Dan Si Kancil
Dongeng anak bergambar lucu
Satu cerita, suatu hari si kancil tampak terlihat kelelahan sekali, alasannya yakni beliau habis membantu pak tani memanen jagung. Tak berselang usang si kerbau melintas didepan sikancil.

"Hai kancil, kelihatannya kau sibuk sekali," tanya si kerbau.

Kancil yang sedang membereskan hasil panen pun berhenti sejenak dan menghampiri si kerbau didibawah pohon.

Dongeng Bangau dan Merak yang sombong

"Hai kerbau, apakah kau tidak melihat saya sedang bekerja, saya kerja keras menyerupai ini membantu pak tani, alasannya yakni saya tidak ingin pak tani menuduhku lagi sebagai pencuri ketimun, dan dengan kerja membantu pak tani saya dapat mendapat ketimun gratis darinya," jawab si kancil.

"Kasihan sekali ya kau kancil, untuk makan saja kau harus bekerja keras menyerupai itu. Coba kau lihat saya kancil, saya tidak bekerja, akan tetapi rumput masakan ku banyak tumbuh dimana-mana... ha..ha..ha," ujar sikerbau sambil mengunyah rumput.

Mendengar perkataan si kerbau, sikancil pun merasa dilecehkan, dihatinya sikancil ingin marah. Oleh alasannya yakni si kerbau yakni temannya iya menahan amarahnya kepada sikerbau.

Dan sikancil pun pergi melanjutkan pekerjaannya dari pada harus berdebat dengan si kerbau.

Singkat cerita, animo kemarau panjang pun datang. Rumput-rumput yang tadinya tampak hijau, kini bertahap berubah warna dan mati.

Sikancil yang sudah usang selalu membantu pak tani, tidak khawatir kekurangan makan. Karena pak tani sangat sayang kepadanya.

Sedangkan sikerbau yang hidup bermalas-malasan alasannya yakni awalnya banyak makanan, kini mulai mencicipi kekurangan makanan.

Saat si kancil sedang bekerja membantu pak tani, si kerbau pun muncul dan menyapa si kancil.

"Hai kancil, bisakah kau berikan saya sedikit masakan untuk ku kancil, perutku ini sangat lapar sekali," kata si kerbau kepada si kancil.

"Kau kenapa kerbau, dulu kau bilang kau tidak usah bekerja alasannya yakni masakan mu banyak, tapi kini kau memintaku untuk menunjukkan mu makanan," jawab sikancil masih menaruh kesal kepada si kerbau.

Dongeng persahabatan Tupai dan Ikan Gabus

"Memang kancil dahulu saya suka malas-malasan, alasannya yakni saya pikir masakan ku banyak terhampar dan tak akan pernah habis. Tapi alasannya yakni animo kering menyerupai ini, sumber masakan ku semuanya mati kekeringan," ujar si kerbau

Melihat keadaan si kerbau menyerupai itu, sikancil pun tidak tega. Walaupun hati sikancil masih menyimpan kesal, si kancil pun hasilnya menolong dan menunjukkan jatah makanannya kepada si kerbau.

Friday, November 9, 2018

Cerpen - Dongeng Raja Yang Bijaksana Menguji Rakyatnya

Cerpen - Adik-adik dirumah atau dimana saja yang sedang membuka situs guru cerita . Kali ini Kakak akan memperlihatkan kisah inspiratif dengan impian adik-adik menerapkannya di lingkungan rumah atau pun di lingkungan masyarakat. Bahwa lapang dada dan perduli terhadap orang lain ialah sifat yang sangat disayang oleh Allah SWT. Selain itu kita juga sanggup menerima imbalan yang tidak diduga-duga suatu dikala nanti. Mari adik-adik kita baca kisah nya yuk...

Search kisah islami, kisah mempunyai kegunaan anak, raja menguji rakyatnya

Raja Yang Bijak Menguji Kepedulian Rakyatnya

Awal cerita, Ada seorang raja bijak ingin menguji kerajinan dan kepedulian rakyatnya. Pada sore harinya sang raja belakang layar menaruh watu ditengah- tengah jalan yang sering dilewati orang. Sebuah watu itu diletakan persis di tengah jalan, sehingga sangat tidak yummy dipandang dan menghalangi langkah orang.

adik dirumah atau dimana saja yang sedang membuka situs  Cerpen - Kisah Raja Yang Bijaksana Menguji Rakyatnya
Kisah Sang Raja
Sang Raja sengaja sengaja ingin mengetahui perilaku rakyatnya yang sedang berlalu -lalang di jalan tadi. Tampak seorang petani melintas membawa gerobak barang yang penuh dengan barang bawaan. Ketika melihat watu menghalangi jalannya, Ia pribadi mengomel dan Ia pun marah-marah.

"Dasar memang orang-orang disini malas-malas..! Batu di tengah jalan didiamkan saja...!" sambil terus menggerutu, ia membelokan gerobaknya untuk menghindari watu tadi dan Ia pun meneruskan perjalannya.

Setelah itu lewatlah seorang prajurit sambil bernyanyi-nyanyi ihwal keberaniannya di medan perang. Karena kurang memperhatikan jalanan, siprajurit tersandung watu itu dan hampir tersungkur.
"Aduh...! kenapa orang malas menyingkirkan Batu keparat ini?" teriak si prajurit geram sambil mengacungkan pedang. Meski marah-marah si prajurit itu tidak melaksanakan tindakan apapun terhadap watu itu. Sebaliknya Ia hanya melangkahi watu tersebut dan berlalu begitu saja.

Tidak usang kemudian, seorang cowok miskin sambil membawa gerobak melewati jalan itu. Ketika melihat watu tadi, Ia berkata didalam hati, "Hari sudah akan beranjak mulai gelap, jika orang melintas dijalan ini dan orang tidak berhati-hati melintas, niscaya akan tersandung. Batu ini sanggup mencelakai orang."

adik dirumah atau dimana saja yang sedang membuka situs  Cerpen - Kisah Raja Yang Bijaksana Menguji Rakyatnya
Cerita Rakyat
Walaupun Ia lelah sesudah bekerja keras selama seharian, dengan susah payah cowok itu memindahkan watu itu kepinggir jalan. Setelah memindahkan batu, cowok itu terkejut melihat sebuah benda tertanam dibawah watu yang di pindahkannya. Sebuah kotak berisi sepucuk surat berbunyi "Untuk rakyat ku yang rela memindahkan watu penghalang ini. Karena engkau rajin dan peduli kepada orang lain, maka terimalah lima keping emas yang ada di dalam kotak ini sebagai hadiah dari raja mu."

Pemuda miskin itu pribadi bersujud syukur dan memuji kedermawanan rajanya. Peristiwa itu pun menggemparkan seluruh negri. Raja telah mengajran pentingnya nilai kerajinan dan kepedulian terhadap sesama, serta keberanian dalam menghadapi rintangan.

Hikmah kisah raja bijaksana

Adik-adik, pemimpin yang baik ialah yang perhatian kepada rakyatnya. Ia ingin mengetahui keadaan rakyatnya. Apakah mereka pemalas atau rajin. Seorang Pemimpin yang baik juga harus ingin tahu apakah rakyatnya punya cukup masakan atau tidak.
Dari cerita ini juga, kita sanggup berguru menjadi orang yang rajin dan lapang dada memikirkan kepentingan orang banyak. Karena orang yang demikian akan dicintai Allh SWT dan di senangi banyak orang.
Baca cerita kisah islami lainya yuk dibawah

Thursday, November 8, 2018

Cerita Dongeng Asal Seruan Nama Tokek

Dongeng anak - cerita, kisah, cerpen, dongeng hikayat asal seruan nama dari tokek pertama kali

Pada jaman dahulu, ditepi Hutan Jati Suci disebuah gubuk hidup seorang kakek yang sudah amat renta dengan satu muridnya. Kakek renta itu berjulukan Mpu Kirli dan satu-satu nya murid si kakek itu berjulukan Toka. Umur Sitoka sekitaran 15 tahun, toka pun begitu sangat patuh sekali akan petuah maupun petunjuk dari gurunya Mpu Kirli yang sudah mengasuh Toka semenjak beliau masih kecil.

Sebenarnya Gurunya itu mempunyai sifat yang kikir, pemarah dan sangat pemalas, dan gurunya pun si Mpu Kirli merupakan sosok yang hanya mementingkan diri sendiri saja. Dan bersama-sama Mpu kirli tidak menyukai si toka, tapi beliau tidak punya pilihan lain sebab si toka bisa disuruh suruh untuk melaksanakan pe kerjaan apa pun dari mpu kirli.

 dongeng hikayat asal seruan nama dari tokek pertama kali Cerita Dongeng Asal Usul Nama Tokek
cerita dongeng

Dongeng Lainnya :

Kerjaan gurunya setiap hari hanya bermalas malasan saja dberanda rumahnya tanpa melaksanakan aktivitas apa pun yang berartti. Dan semua aktivitas dan pekerjaan baik di dalam rumah maupun di luar semua dikerjakan oleh si Toka. Kesombongan mpu kirli telah memnguasai dirinya, menciptakan hatinya tertutup untuk sedikit ikut mencicipi dan menghargai apa yang sudah dilakukan dan dikerjakan oleh si toka.

Disuatu pagi Mpu kirli memanggil manggil si toka sambil beliau duduk di kursinya. "Toka, toka ... kemarilah kamu nak ... " panggil si Mpu kirli. Toka pun berlari mengampiri gurunya walau pun ia masih sibuk menjemur kayu bakar dihalaman.
"Ada apa guru ?" Jawab sitoka sambil duduk bersimpuh didepan Mpu kirli.
"Beberapa hari ini jikalau saya amati, hujan sering sekali turun. Coba kamu mencari jamur didalam hutan sana, niscaya banyak tumbuh jamur jamur didalam hutan sana." perintah Mpu kirli kepada si toka.

"Baiklah guru, toka akan berangkat kini kehutan." tukas si toka sambil bergegas mempersiapkan keranjang bambu kecil.
"Toka, toka kemarilah sebentar" panggil Mpu kirli kembali
"Ada apa guru?" jawab si toka sambil menghampiri Mpu kirli
"Setelah kamu mendapat jamur, kamu jangan pribadi menjualnya ke pasar, kamu bawa kepadaku dahulu, biar saya yang menentukan mana jamur beracun dan yang tidak beracun. kamu paam toka?" titahn gurunya
"baik guru" jawab toka sambil mengangguk tanpa prasangka.

Sitoka pun segera berangkat pergi ke dalam hutan. Sebenarnya alasan mpu kirli menyuruh si toka membawa jamur kepadanya ialah biar Mpu Kirli bisa melihat seberapa banyak jamur yang telah dibawa oleh Toka, sehingga uang hasil penjualan bisa ia perkirakan terlebih dahulu. Mpu Kirli takut kalau-kalau Toka membohonginya sewaktu menjual jamur itu ke pasar.

Waktu terus berlalu, dan tak hingga siang hari Toka telah kembali ke gubug dan pribadi menemui gurunya. Sambil berlari-lari kecil Toka segera menemui gurunya
“Guru, benar kata Guru. Toka menemukan aneka macam jamur di hutan Guru, ini keranjangnya hingga penuh” Ujar Toka meluapkan kegembiraannya sambil terengah-engah menahan lelah.
“hhhmmh, cepat segera kamu basuh ya jamur nya toka, apakah masih banyak jamur nya ya di hutan, toka?” tanya Mpu Kirli dingin.
“Baik Guru, Emmh ... betul sekali Guru. masih aneka macam jamur didalam hutan sana“ Jawab Toka berbinar.

“kalau begitu, jamur ini kamu letakkan saja didapur, ayo toka kita kembali lagi ke hutan sana untuk mencari jamur mumpung lagi musim”. Mpu Kirli takut jikalau jamur-jamur yang ada di hutan tersebut akan diambil orang.
“Baik guru.“ Toka segera bergegas menuju dapur.
Setelah selesai menyimpan jamur itu, Toka hendak memasak untuk sang Guru dan dirinya.
“Toka, apa yang kamu lakukan? Ayo kita berangkat nanti keburu malam” Ajak Mpu Kirli.
“Guru tidak makan dahulu?” Tanya si Toka.
“Tidak usah toka, sekalian saja nanti seusai mencari jamur dihutan, Ayo kita segera berangkat.” Jawab Mpu Kirli sedikit kesal.
“Baik Guru ... ” Toka membatalkan niatnya memasak, dan segera menyusul langkah gurunya menuju hutan.

Selama pencarian Toka hanya diijinkan untuk mengambil jamur jamur yang kecil saja, sedang yang besar dimasukan ke keranjang yang dibawa oleh Mpu Kirli. Sitoka tidak mengeluh, meski perutnya perih menahan lapar yang kian menyerang. Tak terasa waktu terus berjalan, hari menjelang senja dan malam pun akan segera tiba, Mpu Kirli tak peduli meskipun malam semakin mendekat, ia terus asik memungut jamur jamur yang bertebaran di hadapannya.

Dongeng Lainnya :

Saking asik nya, hari pun tak terasa telah berganti malam, Mpu Kirli pun tak menyadari bahwa Toka sudah meninggalkannya. Mpu Kirli kebingungan mencari muridnya.
“Toka ... Toka ... di mana kamu Toka ...?” “Dasar kamu anak tak tau diuntung, Toka ...” Mpu Kirli terus berteriak-teriak memanggil nama Toka.
Karena suasana gelap, Mpu Kirli tidak menyadari bahwa langkahnya semakin masuk ke dalam hutan. Dalam keputusasaan nya, Mpu Kirli karenanya menemukan sebuah bangunan renta yang berlapiskan dinding kayu yang tebal. Meski gelap, Mpu Kirli mengerti bahwa bangunan itu niscaya megah dan mahal. Dengan langkah kaki terseok, Mpu Kirli mendekati bangunan itu dan masuk ke dalamnya.

Di dalam ruangan ternyata ada lampu minyak yang menyala, namun suasana sepi sekali.
“Hmmmh, besar dan higienis juga rumah ini, andaikan saya yang memilikinya ... hhhmmh ...” Mpu Kirli sejenak mengamat-amati kondisi di dalam ruangan yang besar dan terlihat sepi itu.
Belum habis keheranan Mpu Kirli, tiba-tiba (BBRRakkkk) pintu kawasan ia masuk tadi tertutup dengan keras sehingga menciptakan Mpu Kirli melompat sebab kaget.
“Kurang ajar, ” Mpu Kirli mengumpat dan mencoba membuka pintu itu kembali. Sekian usang Mpu Kirli mencoba membuka pintu itu, namun sia-sia, pintu itu tak bisa dibuka. Pintu itu seakan-akan bermetamorfosis dinding baja yang tak bisa ditembus dengan kekuatan apapun. Ia menendang, menggedor-nggedor pintu itu, namun usahanya sia-sia saja. Karena sudah lemas dan kehabisan akal, Mpu Kirli berteriak-teriak memanggil muridnya, berharap ia akan tiba dan menyelamatkannya, namun sia-sia saja sebab Toka tidak pernah datang.

“Toka ... Toka ... Toka ... tolonglah saya Toka ... Toka ...” Mpu Kirli terus berteriak sambil menangis. Mpu Kirli mulai terkulai lemas di sudut ruangan, matanya membengkak sebab terlalu banyak menangis. Didalam kesedihan nya simpu Kirli mendongakan kepalanya keatas, Mpu kirli melihatada se ekor cicak yang merayap per lahan dan keluar dari bangunan itu melalui celah sempit daun pintu yang tertutup.
“Akh, andaikan saya menjadi cicak, niscaya saya akan bisa keluar dari kawasan terkutuk ini” gerutu Mpu Kirli yang sudah putus harapan.

Rupanya bunyi gerutuan dan keinginan Mpu Kirli tadi dikabulkan oleh Tuhan, seketika ia bermetamorfosis seekor cicak namun berukuran besar, sehingga Mpu Kirli tetap tak bisa keluar dari bangunan itu.

Dalam segala keputusasannya ia terus berteriak memanggil nama muridnya. “Toka ... toka ... toka ...!” Mpu Kirli terus berteriak hingga suaranya berubah, bukan Toka lagi yang terucap, tapi bunyi yang keluar ialah “Tokek ... tokek ... tokek ... tokek ... tokek”. Sejak itulah muncul nama Tokek untuk menyebut nama cicak dengan ukuran besar.

Tag :
cerita anak, kisah anak, kisah dongeng anak, hikayat tokek, asal seruan nama tokek, sejarah tokek, dongeng tokek, bunyi tokek, tokek mp3, cerpen tokek, anak tokek, mpu kirli, si kakek, si toka